Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook
Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Beredar Video Kapal Feri Batam-Singapura Dibajak Perompak Lalu Diamankan TNI? Cek Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 18 November 2020 11:31
Beredar kabar yang menyebutkan terjadi pembajakan dan perampokan pada kapal feri tujuan Batam-Singapura. Disebutkan, pelaku diamankan TNI, sedangkan kepala perompak tewas ditembak mati saat melawan.
 
Akun Facebook Tengku Saidmembagikan informasi itu dengan mengunggah sebuah video yang diklaim memperlihatkan sejumlah orang berseragam loreng hijau dan sebagian lain berkaus di atas kapal feri Batam-Singapura. Video berdurasi 1 menit 48 detik itu diunggah pada Senin, 16 November 2020. Akun itu juga membuat narasi pada unggahan videonya, bertuliskan sebagai berikut:
 
"*Kapal feri Batam Singapore di rampok dan mau di bajak di amankan TNI kepala perampok yg melawan ditembak mati di tempat*"

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Benarkah video itu memperlihatkan pembajakan feri Batam-Singapura yang diselamatkan TNI? Berikut penelusurannya:
[Cek Fakta] Beredar Video Kapal Feri Batam-Singapura Dibajak Perompak Lalu Diamankan TNI? Cek Faktanya
 

Penelsuruan:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa video itu memperlihatkan pembajakan feri Batam-Singapura yang diselamatkan TNI adalah salah. Faktanya, video itu memperlihatkan latihan penyelamatan perompakan yang digelar Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun untuk menjaga keamanan perairan.
 
Dilansir Inews.id, melalui artikel berjudul "Operasi VBSS, Lanal Tanjung Balai Karimun Tembak Mati Perompak" dimuat Minggu, 15 November 2020, Danlanal Tanjung Balai Karimun Letkol Laut (P) Maswedi mengatakan, latihan ini merupakan agenda rutin TNI AL yang digelar setiap enam bulan sekali. Latihan ini dinilai penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel khususnya di wilayah perbatasan Indonesia.
 
"Simulasi operasi ini dalam rangka dalam usaha penculikan terhadap objek yang merupakan barang penting di daerah ini”, ucap Maswedi, Sabtu 14 November 2020.
 
Selain simulasi operasi penyelamatan sandera, Lanal Tanjung Balai Karimun juga sebelumnya juga telah melakukan operasi pertahanan pangkalan, simulasi serangan udara dan pengendalian huru-hara.
 
"Kami punya tugas pokok pengamanan logistik di wilayah terbatas, pelaksanakan keamaan laut, melaksanaan potensi pertahanan negara di bidang maritim dan sesuai kebijakan-kebijakan TNI AL", ucapnya.
 
Dalam simulasi ini, diperagakan satu dari tiga kawanan perompak melakukan penyanderaan penumpang di kapal Oceanna 17 tewas ditembak tim Visit Board Search and Seizure (VBSS) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun. Kawanan perompak meminta nahkoda kapal untuk memutar haluan. Perompakn juga mengambil seluruh barang-barang penumpang.
 

[Cek Fakta] Beredar Video Kapal Feri Batam-Singapura Dibajak Perompak Lalu Diamankan TNI? Cek Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa video itu memperlihatkan pembajakan feri Batam-Singapura yang diselamatkan TNI AL adalah salah. Faktanya, video itu memperlihatkan latihan penyelamatan perompakan yang digelar Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun untuk menjaga keamanan di perairan.
 
Informasi ini jenis hoaksFalse context(konteks keliru).False contextadalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
 

Referensi:
https://regional.inews.id/berita/operasi-vbss-lanal-tanjung-balai-karimun-tembak-mati-perompak?_ga=2.78473235.620175023.1605487334-991235108.1605487333
https://turnbackhoax.id/2020/11/17/salah-video-kapal-feri-batam-singapore-di-rampok-dan-mau-di-bajak-di-amankan-tni/
https://archive.md/cKN2H
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 

 
(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif