Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Twitter
Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Twitter

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Anak Kecil Diberi Vaksin Covid-19 Tanpa Izin Orang Tua di Kanada? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 15 Juni 2021 17:08
Akun Twitter Vaccine Waters (@karen_half) mengunggah sebuah video yang memperlihatkan sejumlah orang sedang melakukan protes. Caption dalam unggahan tersebut menyebut sebuah klinik covid-19 di Toronto memikat anak-anak agar mau menerima vaksinasi dengan imbalan es krim tanpa persetujuan orang tua.
 
Disebutkan, klinik tersebut menawarkan es krim kepada anak-anak sementara petugas kepolisian memastikan orang tua anak tersebut berada di luar klinik. Berikut narasinya:
 
"In Canada offering kids free ice cream in exchange for a vaccine
Terjemahan:
Di Kanada anak-anak diberi es krim gratis dengan imbalan vaksin"

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Pada unggahan video itu tertera tautan sumber video. Video itu bersal dari kanal YouTube Around you diunggah pada 26 Mei 2021. Pada kolom deskripsi video terdapat narasi sebagai berikut: "A pop up vaccine clinic in Canada that is offering kids free ice cream in exchange for a vaccine, no parental permission required. Police are guarding the front to stop parents from intervening."
 
Terjemahan:
 
"Klinik vaksin di Kanada yang menawarkan es krim gratis kepada anak-anak dengan imbalan vaksin, tidak perlu izin orang tua. Polisi menjaga garis depan untuk menghentikan campur tangan orang tua."

 

[Cek Fakta] Anak Kecil Diberi Vaksin Covid-19 Tanpa Izin Orang Tua di Kanada? Ini Faktanya
 

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim bahwa video yang beredar tersebut memperlihatkan orang tua sedang melakukan protes karena klinik di Toronto, Kanada, memberikan es krim gratis kepada anak-anak dengan imbalan vaksin tanpa izin orang tua adalah salah. Faktanya, informasi ini telah diklarifikasi Toronto and the University Health Network pihak penyelenggara vaksinasi.
 
Dilansir AP, video tersebut memperlihatkan pengunjuk rasa di luar klinik vaksinasi di Toronto, bukan orang tua yang dijauhkan dari anak-anak saat mereka menerima vaksin. Pengunjuk rasa di luar klinik vaksin di Balai Kota Toronto sebenarnya adalah para orang tua yang berusaha menghentikan para tenaga kesehatan dan polisi untuk memvaksinasi anak-anak mereka.
 
Pada hari Minggu, Toronto and the University Health Network mengadakan acara vaksinasi keliling di balai kota di mana 2.500 dosis vaksin diberikan. Es krim gratis diberikan sebagai insentif untuk mendapatkan lebih banyak orang Kanada yang divaksinasi.
 
Klinik itu menawarkan vaksin kepada siapa pun yang berusia 12 tahun ke atas. Pejabat kesehatan Kanada menyetujui vaksin Pfizer-BioNTech untuk usia 12-15 pada tanggal 5 Mei , menjadikan Kanada negara pertama yang menyetujui vaksin untuk kelompok usia tersebut. Keputusan itu memang disambut dengan kritik keras dari para pendukung anti-vaksin.
 
Gillian Howard, juru bicara University Health Network, mengatakan staf klinik tidak melihat anak-anak divaksinasi tanpa kehadiran anggota keluarga.
 
“Siapa pun yang menerima vaksinasi akan diambil melalui proses persetujuan oleh staf klinis dan jika ada indikasi bahwa seseorang – berapa pun usianya – tidak memahami proses persetujuan, mereka tidak akan divaksinasi,” tulisnya dalam email kepada AP.
 
Hanya segelintir demonstran yang ambil bagian dalam protes tersebut. Howard mengatakan bahwa polisi hadir karena ancaman terhadap klinik.
 

[Cek Fakta] Anak Kecil Diberi Vaksin Covid-19 Tanpa Izin Orang Tua di Kanada? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa video yang beredar tersebut memperlihatkan orang tua sedang melakukan protes karena klinik di Toronto, Kanada, memberikan es krim gratis kepada anak-anak dengan imbalan vaksin tanpa izin orang tua adalah salah. Faktanya, informasi ini telah diklarifikasi Toronto and the University Health Network pihak penyelenggara vaksinasi.
 
Informasi ini jenis hoaks false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
 

[Cek Fakta] Anak Kecil Diberi Vaksin Covid-19 Tanpa Izin Orang Tua di Kanada? Ini Faktanya
 

Referensi:
1.
https://apnews.com/article/fact-checking-243075072658
2. https://archive.md/GnNaf
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel[email protected]atau WA/SMS ke nomor082113322016
 


 
(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif