Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook
Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Seorang Siswi di Karawang Meninggal Usai Diberi Vaksin? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Whisnu Mardiansyah • 13 Januari 2021 14:06
Beredar sebuah video berita Kompas TV seorang siswi meninggal usai diberikan vaksin. Kejadian tersebut terjadi di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
 
Unggahan ini mendapatkan respon cukup banyak dari warganet. Banyak dari mereka terkecoh mengira siswi itu meninggal setelah menerima vaksin covid-19.
 
Video dibagikan akun facebook bernama Steven Yawan pada 7 Januari 2021. Unggahan ini mendapatkan respon dari 12 warganet. Serta 25 komentar dan 25 kali dibagikan ulang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
"Yg percaya silahkan mau dvaksin yg tak sedia tolong jgn dipaksa dan didenda atau dipenjara," tulis komentar akun bernama Alex Brond. "takut aja kalau di vaksin, karna saya selama pandemi ini mengalami sesak nafas, takut nya tamba parah. sesak sya sihh dari keturunan bukan karna covid," tulis komentar akun bernama Abdul Basith.
 
[Cek Fakta] Seorang Siswi di Karawang Meninggal Usai Diberi Vaksin? Ini Faktanya

 
Penelusuran:
Dari hasil tim cek fakta medcom, klaim seorang siswi meninggal usai disuntik vaksin covid-19 adalah salah. Faktanya, video tersebut adalah kejadian siswi yang meninggal usai diberikan vaksin difteri pada 2018 lalu.
 
Dari penelusuran kami, video tersebut diungal kanal youtube Kompas TV pada 11 Januari 2018. Video berjudul "Polisi Menyelidiki Kasus Kematian Siswi SD Seusai Vaksin" telah ditonton 60 ribu orang.
 
[Cek Fakta] Seorang Siswi di Karawang Meninggal Usai Diberi Vaksin? Ini Faktanya
 
Dilansir kompas.com, Tearysa,10, warga Dusun Lampiran 2, Desa Kedawung, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang, diduga meninggal setelah divaksin difteri di sekolahnya. Hanya saja, pihak keluarga menolak jasad Tearysa diotopsi.
 
Ayah Tearysa, Sardi, mengatakan pada Sabtu, 6 Januari 2018, putrinya mendapat imunisasi yang dilakukan petugas Puskesmas Lemahabang di sekolahnya, SDN Kedawung 1. Karena Tearysa mengalami demam tinggi, Sardi kemudian membawanya ke Puskesmas Lemahabang.
 
Akan tetapi, kata dia, pihak Puskesmas Lemahabang mengaku tidak sanggup. Saat dia hendak membawa Tearysa ke Klinik Medika, petugas puskesmas menyarankan Tearysa dirujuk ke RSUD Karawang.
 
"Pada Senin pagi saya membawa anak saya ke RSUD Karawang. Setelah mendapat perawatan selama 24 jam, nyawa anak saya tidak tertolong dan meninggal dunia pada Selasa siang, 9 Januari 2018," ungkap Sardi.
 
[Cek Fakta] Seorang Siswi di Karawang Meninggal Usai Diberi Vaksin? Ini Faktanya
 
Vaksin covid-19 sendiri baru tahap pendistribusian kepada masyarakat. Dilansir detik.com, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi mengeluarkan izin penggunaan darurat atau EUA bagi vaksin COVID-19 Sinovac. Dalam uji klinis, vaksin COVID-19 Sinovac memiliki efikasi 65,3 persen.
 
"Pada Senin 11 Januari, Badan POM memberikan emergency use authorization pada kondisi emergency untuk vaksin CoronaVac produksi Sinovac yg bekerjasama dengan Bio Farma," kata Kepala BPOM Penny K Lukito.
 
Presiden Joko Widodo beserta seumlah pimpinan lembaga tinggi negara pagi tadi menerima dosis pertama vaksin COVID-19 Sinovac pada 13 Januari. Setelah itu dilanjutkan dengan kelompok penerima lainnya.
 
Pemerintah merencanakan ada sekitar empat kelompok daftar prioritas penerima vaksin yang alur waktunya selama 15 bulan ke depan, dari Januari 2021 hingga Maret 2022.
 
[Cek Fakta] Seorang Siswi di Karawang Meninggal Usai Diberi Vaksin? Ini Faktanya
 
Kesimpulan:
Klaim seorang siswi meninggal usai disuntik vaksin covid-19 adalah salah. Faktanya, video tersebut adalah kejadian siswi yang meninggal usai diberikan vaksin difteri pada 2018 lalu.
 
Informasi ini jenis hoaks false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
[Cek Fakta] Seorang Siswi di Karawang Meninggal Usai Diberi Vaksin? Ini Faktanya
Referensi:
1.https://www.youtube.com/watch?v=YN0W3kilmD0
2.https://regional.kompas.com/berita/11390681-siswi-sd-di-karawang-diduga-meninggal-setelah-divaksin-difteri
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 

"Anda juga bisa bergabung di dalam Hoax Buster Medcom.id, sebuah komunitas yang fokus dalam misi memberantas hoaks. Ada sesuatu dari tim kami untuk kamu yang aktif dalam misi ini. Cara pendaftarannya mudah, tinggal klik link berikut ini: https://bit.ly/2H42ayb"


 
(WHS)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif