Tangkapan layar hoaks Jokowi Menjual Indonesia_Medcom
Tangkapan layar hoaks Jokowi Menjual Indonesia_Medcom

[Cek Fakta] Jokowi Menjual Indonesia? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Sobih AW Adnan • 24 Oktober 2019 17:47
Akun Facebook atas nama Derick HunkCool membagikan postingan berjudul "HANCUR SUDAH.!! JOKOWI MENJUAL INDONESIA". Dalam unggahan tersebut dikabarkan bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi menginstruksikan Dirjen Imigrasi merekrut pegawai negeri sipil (PNS) dari etnis China.
 
Konten yang dibagikan pada 18 Oktober 2019 ini telah mendapatkan 257 reaksi, 44 komentar, dan 385 kali dibagikan ulang. Berikut narasi lengkap unggahan tersebut:
 
*HANCUR SUDAH.!! JOKOWI MENJUAL INDONESIA*

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Jokowi Instruksikan Dirjen Imigrasi Rekrut PNS Baru Dengan Mengutamakan Etnis Cina dan Non Muslim. Ditempatkan Di Pos Pos Guna Memuluskan Kedatangan China RRC Yang Menggunakan ID WNI (e-KTP) Aspal Dengan Atau Tanpa Pasport. Jokowi Serahkan Sertifikat Pulau Reklamasi, Ini Kata Tim Anies-Sandi https://megapolitan.kompas.com/…/jokowi-serahkan-sertifikat-…
 
*JOKOWI MEMPERCEPAT UU DWI-KEWARGANEGARAAN DEMI CHINAISASI INDONESIA*
 
*#Ibu Pertiwi Telah DiPerkosa*
 
Eramuslim.com.
 
Jokowi yang mempercepat UU Dwi Kewarganegaraan menandakan mantan Wali Kota Solo itu melaksanakan Chinanisasi di Indonesia.
 
_“Dengan disahkannya UU Dwi Kewarganegaraan oleh Pemerintah Jokowi, berarti rencana Jokowi melaksanakan Chinanisasi sukses adanya,”_ kata aktivis politik Yudistira kepada suaranasional, Ahad [21/8].
 
Kata Yudistira, rakyat China yang sudah masuk ke Republik ini sebagai tenaga kerja asing, dengan sendirinya akan memiliki paspor kewarganegaraan Indonesia... bahkan KTP.
 
China menganut Dwi Kewarganegaraan [ius sanguinis] dan azas Kewarganegaraan ius solli atau loyalitas pada satu negara di mana dia dilahirkan.
 
_“Lantas apakah kita sadar jika tujuan sebenarnya dari masuknya rakyat China tersebut adalah untuk menguasai Indonesia?! Sebab, secara kuantitatif populasi RRC sudah mencapai 2 miliar manusia... Sehingga, pemerintah China bukannya sudah tak mampu mengurus rakyatnya, tapi justru dengan hal itu memunculkan strategi dan upaya licik untuk mengkoloni atau membuat wilayah jajahan baru bernama Indonesia,”_ ungkap Yudistira.
 
Yudistira mengatakan, China menutup mata memberikan utang atau menggelontorkan yuan sampai tembus 650 Trilliun lebih ke Jokowi atas nama NKRI. Tapi tentunya ada syarat mutlak yang wajib dipenuhi Jokowi... dan itu disepakati lewat MoU antara RI dengan China.
 
_“Yang paling tragis China kasih duit tapi status berutang dengan *Bunga 2,5%/Bulan,* sementara Jepang bisa memberi juga utang dengan *Bunga hanya 1 s/d 1,5%/Bulan.* Lalu proyek-proyek infrastruktur, rel kereta api dan lokomotifnya, ruas jalan Tol, tambang dan lain-lain, dalam hal ini yang mengerjakan harus China._
 
Itulah mengapa rakyat China didatangkan ke Indonesia secara bertahap.
 
_“Sebab, sekarang saja China sudah menjajah umat Islam. Lihat Jokowi, lihat Ahok, lihat konglomerat yang menguasai hampir semua lini bisnis mulai BRI, BNI dan Mandiri semua berhutang dengan China... Televisi swasta, media cetak, media online, pabrik dan produk... semua buatan China,”_ jelas Yudistira.
 
_*“Apalagi yang tersisa buat Rakyat Bangsa* *Indonesia Kecuali Menjadi Kacung Baru Di Negeri Sendiri..."*_
 
_"Jadi marilah kita sadar dan menginsafi kondisi bangsa ini yang berada dalam *Penguasaan Dan Pengawasan Asing,”*_ pungkas Yudistira.
[jk/suaranasional]
 
[Cek Fakta] Jokowi Menjual Indonesia? Ini Faktanya
 
[Cek Fakta] Jokowi Menjual Indonesia? Ini Faktanya
 
[Cek Fakta] Jokowi Menjual Indonesia? Ini Faktanya

 
Penelusuran:
 
Dari penelusuran tim Cek Fakta Medcom.id, diketahui bahwa unggahan berjudul "HANCUR SUDAH.!! JOKOWI MENJUAL INDONESIA"pernah diunggah dan viral pada 2018 dan Juni 2019 lalu.
 
Kabar perekrutan PNS dari etnis China tersebut merupakan kabar hoaks alias palsu. Hal ini bisa dibandingkan dengan klarifikasi dan bantahan dari situs resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika, kominfo.go.id berjudul '[HOAKS] Jokowi Instruksikan Rekrut PNS Baru Diutamakan Etnis Cina dan Non Muslim'.
 
Di dalamnya dijelaskan bahwa sesuai Ayat (1) Pasal 23 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor: 11 Tahun 2017, pada prinsipnya setiap warga Negara Indonesia (WNI) mempunyai kesempatan yang sama untuk menjadi PNS sepanjang memenuhi Persyaratan yang telah ditentukan jadi semua Warga Negara Indonesia sama perlakuannya.
 
Syarat dasar untuk melamar menjadi CPNS juga bisa dilihat di situs Badan Kepegawaian Negara (BKN), bkn.go.id. Dalam situs itu disebut 9 syarat untuk mendaftar sebagai CPNS, syarat yang paling utama adalah para pelamar harus Warga Negara Indonesia (WNI).
 
Narasi unggahan tidak memiliki kaitan sama sekali dengan isi tautan berita yang disematkan. Tautan yang mengantarkan ke berita Kompas.com berjudul "Jokowi Serahkan Sertifikat Pulau Reklamasi, Ini Kata Tim Anies-Sandi" yang tayang 21 Agustus 2017 tersebut tidak memuat tentang penjelasan perekrutan PNS dari etnis China sebagaimana dipaparkan dalam narasi unggahan.
 
Sementara mengenai UU Dwi Kewarganegaraan, keberadaannya diperlukan demi kepentingan WNI di luar negeri, bukan untuk mempermudah non WNI masuk ke Indonesia.
 
Mengutip berita dari Medcom.id berjudul "Diaspora Indonesia Dorong Revisi UU Dwi Kewarganegaraan" yang ditayangkan pada 12 Agustus 2015 dijelaskan bahwa selama ini, Indonesia tidak mengizinkan warganya memiliki dwi kewarganegaraan. Warga yang tinggal di luar negeri harus memilih untuk menjadi WNI atau negara lain.
 
Terdapat aturan dwi kewarganegaraan terbatas. Anak keturunan WNI boleh memiliki kewarganegaraan ganda, namun harus memilih antara Indonesia dengan negara satunya lagi saat menginjak usia 18.
 
Kepentingan UU ini dibutuhkan dan diajukan warga diaspora di luar negeri sebagaimana berita yang diunggah Tempo.co dengan judul "Bertemu Diaspora di AS, Jokowi Akan Dorong RUU Dwikewarganegaraan" yang tayang pada 26 Oktober 2015.
 
Dalam berita itu diceritakan seorang warga yang tinggal di Philadelphia bernama Hanni mengaku menikah dengan seorang petani di wilayah itu dan memiliki anak berkewarganegaraan Amerika Serikat.
 
"Anak saya orang AS lahir di AS, saya takut anak saya ketika pulang ke Indonesia tidak bisa jadi orang Indonesia lagi. Saya mau anak saya bisa dapat dwikewarganegaraan,” ujar Hanni.
 
Sementara itu, narasi berjudul "Percepat UU Dwi Kewarganegaraan, Rezim Jokowi Chinanisasi Indonesia" yang diklaim bersumber dari situs arrahmah.com sudah tidak bisa ditemukan dan diakses. Artikel serupa hanya bisa dibaca dari forum Kaskus dan situs SuaraNasional.com
 
Kesimpulan:
 
Informasi dalam unggahan berjudul "HANCUR SUDAH.!! JOKOWI MENJUAL INDONESIA" adalah hoaks alias tidak benar. Narasi yang ditulis tidak sesuai dengan fakta sebenarnya.
 
Referensi:
 
- https://www.kominfo.go.id/content/detail/19296/hoaks-jokowi-instruksikan-rekrut-pns-baru-diutamakan-etnis-cina-dan-non-muslim/0/laporan_isu_hoaks
 
- https://www.bkn.go.id/wp-content/uploads/2018/09/9-Sembilan-Syarat-Dasar-Bagi-Pelamar-CPNS-2018.pdf
 
- https://megapolitan.kompas.com/berita/05080051-jokowi-serahkan-sertifikat-pulau-reklamasi-ini-kata-tim-anies-sandi
 
- https://www.medcom.id/internasional/asia/DkqYEjWk-diaspora-indonesia-dorong-revisi-uu-dwi-kewarganegaraan
 
- https://nasional.tempo.co/read/712997/bertemu-diaspora-di-as-jokowi-akan-dorong-ruu-dwikewarganegaraan
 
- https://www.kaskus.co.id/thread/59eaeb119e7404c77e8b458e/jokowi-mempercepat-uu-dwi-kewarganegaraan-demi-chinaisasi-indonesia/
 
- https://suaranasional.com/2016/08/21/percepat-uu-dwi-kewarganegaraan-rezim-jokowi-chinanisasi-indonesia/
 
-https://turnbackhoax.id/2018/06/26/salah-valid-jokowi-menjual-indonesia/
 
-https://cekfakta.com/focus/176
 
Sumber:
 
- https://www.facebook.com/groups/344910483050897/permalink/438264253715519/
 

 

(SBH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif