Tangkapan layar pemberitaan palsu
Tangkapan layar pemberitaan palsu

[Cek Fakta]

[Cek Fakta] Aa Gym Sebut Indonesia Amburadul di Bawah Jokowi? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 23 Januari 2020 18:08
Beredar narasi bahwa Dai Kondang Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) mengatakan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi amburadul. Hal itu turut dibagikan akun facebook ‎Kersahsiyah Kersah Legawati‎ di grup facebook Keluarga Besar PDI Perjuangan pada Sabtu 18 Januari 2020.
 
Ia mengunggah link pemberitaan dari situs voa-islam.com yang memperlihatkan Aa Gym mengeluarkan sebuah pernyataan "Indonesia Semakin Amburadul di Bawah Jokowi".
 
Atas unggahan akun ‎Kersahsiyah Kersah Legawati‎ itu, warganet banyak yang merespons. Bahkan hingga Kamis 23 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

[Cek Fakta] Aa Gym Sebut Indonesia Amburadul di Bawah Jokowi? Ini Faktanya
Berikut sejumlah tanggapan warganet di kolom komentar unggahan akun ‎Kersahsiyah Kersah Legawati‎:
 
"Yang amburadol siapa gym,, perasaan makin maju di bawah naungan Bpk Jokowi,, ngga bisa lihat apa,,, buka mata lebar2 gym,," kata akun Karya Setia R Sinaga.
 
"Tengoklah dirimu sendiri dan kalahkan dulu dirimu sepanjang sejarah hdomu baru bicara ttg diri org lain," kata akun Eddyw.
 

Penelusuran:
Dari penelusuran tim Cek Fakta Medcom.id, pemberitaan tersebut memang benar ditayangkan situs voa-islam.com dengan judul "AA Gym: Indonesia Semakin Amburadul di Bawah Jokowi".
 
Namun artikel itu tayang pada Selasa 19 Mei 2015. Sementara akun facebook ‎Kersahsiyah Kersah Legawati‎ membagikan pernyataan itu di grup facebook Keluarga Besar PDI Perjuangan pada Sabtu 18 Januari 2020.
 
Muncul banyak tanggapan dari warganet seolah-olah pernyataan itu baru diucapkan Aa Gym. Terbukti dari sejumlah warganet yang terus memberikan tanggapan apakah itu emotikon atau juga komentar.
 
Jika merujuk lebih detail ke artikel tersebut, tidak ada pernyataan langsung dari Aa Gym yang menyatakan bahwa "Indonesia Semakin Amburadul di Bawah Jokowi." Sehingga model judul demikian tak lazim dalam jurnalistik.
 

[Cek Fakta] Aa Gym Sebut Indonesia Amburadul di Bawah Jokowi? Ini Faktanya
 

Dalam artikel itu, Aa Gym hanya menyoroti enam bulan pertama kepemimpinan Jokowi menjadi Presiden RI. Saat itu, kata Aa Gym, banyak partai politik yang pecah dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang lemah.
 
Ia juga menilai kepemimpinan Jokowi lemah. Ia menduga ada kekuatan lain di balik Jokowi.
 
"Kalau presidennya kuat dan memimpin dengan baik, bawahanmya pasti akan mengikuti dengan baik. Sebaliknya, kalau pengikutnya membangkang, kemungkinan pemimpinnya yang tidak baik. Itu rumus dasarnya," kata Aa Gym seperti dikutip situs yang didirikan di Bekasi, Jawa Barat pada April 2009 dan resmi beroperasi pada 1 Juni 2009 ini.
 
Berikut selengkapnya:
 
AA Gym: Indonesia Semakin Amburadul di Bawah Jokowi
 
BANDUNG (voa-islam.com) - Pemimpin 'Daarut Tauhid yang berada di Geger Kalong, Bandung, tak lagi menutupi sikapnya terhadap Jokowi. Menurut AA Gym, tokoh dadakan yang terpilih presiden dengan suara hanya dukungan suara 53 persen, tak dapat memberikan solusi apapun, karena dia hanya 'boneka'.
 
Menurut tokoh yang dikenal dengan 'Aa Gym alias Abdullah Gymnastiar, melihat Indonesia dibawah Jokowi setelah enam bulan, semakin amboradul. Rakyat semakin mlarat dan terkecik dengan berbagai kenaikan harga.
 
Pemimpin pesantren Daarut Tauhhid itu menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi bernegara saat ini. Pria yang akrab disapa Aa Gym ini menilai, kondisi politik dan penegakan hukum di Indonesia tidak stabil dan kacau dalam enam bulan pertama pemerintahan Jokowi dan JK, ujarnya Minggu, 17/5/2015
 
"Banyak partai politik yang pecah. Padahal partai merupakan fondasi untuk membangun negeri. Masyarakat juga pasti merasakan KPK semakin lemah," kata Aa Gym kepada wartawan di Bandung, kemarin.
 
Menurut AA Gym masalah pokok dan menjadi pangkalnya yaitu dua persoalan tadi adalah kepemimpinan yang lemah dan tidak mandiri. Tanpa menuding satu pihak, dia menyebut ada kekuasaan besar yang mengendalikan presiden.
 
"Sekarang memang terasa seperti itu. Tidak ada gebrakan apapun. Ada penguasa lain yang bermain di belakang presiden. Itu yang membuat presiden kita lemah," ujarnya.
 
Perselisihan antara Komisi Pemberantasan Korupsi dan Polri jadi sorotan pengasuh Pesantren Daarut Tauhiid ini. Aa Gym melihat adanya fenomena bawahan yang tidak patuh terhadap atasan. Menurutnya hal tersebut tidak akan terjadi jika presiden memiliki kepemimpinan yang kuat.
 
"Kalau presidennya kuat dan memimpin dengan baik, bawahanmya pasti akan mengikuti dengan baik. Sebaliknya, kalau pengikutnya membangkang, kemungkinan pemimpinnya yang tidak baik. Itu rumus dasarnya," kata Aa Gym.
 
Jadi apa yang bisa diharapkan dari Jokowi? Jokowi oleh Mega disebut sebagai PETUGAS PARTAI, tak akan mampu menentang perintah titah Mega, dan inilah yang menjadi pangkal yang sebenarnya. Jokowi hanyalah bertindak atas perintah Mega dan PDIP. Tidak memiliki kemandirian.
 
Tentu, kelompok yang paling untung dan menikmati segalanya, termasuk asset dan kekayaan Indonesia di zaman Jokowi, tak lain : CINA! Mengapa Cina dibiarkan menguasai dan menjarah negeri ini? (jj/dbs/voa-islam.com).

 

Kesimpulan:
Klaim bahwa Aa Gym mengatakan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi amburadul, adalah salah.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis false connection (koneksi yang salah). Ciri paling gamblang dalam mengamati konten jenis ini adalah ditemukannya judul yang berbeda dengan isi berita. Konten jenis ini biasanya diunggah demi memperoleh keuntungan berupa profit atau publikasi berlebih dari konten sensasional.
 

Sumber:
https://www.facebook.com/groups/3012776678737436/permalink/3382433008438466/
 
Referensi:
https://m.voa-islam.com/news/indonesiana/2015/05/19/37026/aa-gym-indonesia-semakin-amburadul-di-bawah-jokowi/?fbclid=IwAR1JbsvLcLyJdNJ04OPOfYiGsWImqJy5C5qaxnnm9vPNZyGzOELoXBEnosA#sthash.lQsZnAkY.gbpl
 

 

 

(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif