Tangkapan layar informasi palsu di media sosial
Tangkapan layar informasi palsu di media sosial

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Megawati Minta Jokowi Pecat Anggota TNI yang Razia Buku Berbau PKI? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 04 Juni 2020 09:33
Beredar narasi bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta Presiden Jokowi memecat Anggota TNI yang merazia buku berbau PKI. Narasi ini beredar di media sosial.
 
Adalah akun facebook Kingson yang mengunggah tangkapan layar artikel berisi narasi tersebut. Artikel yang diterbitkan situs blogspot OPERAIN.BLOGSPOT.COMini berjudul "Megawati Meminta Jokowi Pecat Anggota TNI yang Razia Buku Berbau PKI, Jika Tidak...".
 
Akun ini membuat komentar terkait narasi tersebut. Ia menilai Megawati memiliki kekhawatiran khusus.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
"KENAPA TAKUT KETAUAN YA NEK...?," tulis akun Kingson, Rabu 3 Juni 2020.
[Cek Fakta] Megawati Minta Jokowi Pecat Anggota TNI yang Razia Buku Berbau PKI? Ini Faktanya
 

Unggahan ini ramai direspons warganet. Terdiri dari 72 emotikon, 31 komentar dan 485 kali dibagikan.
 
Berikut sejumlah komentar yang muncul:
 
"Takut terbongkar sering rapat kebangkitan komunis di istana," tulis akun facebook Tafsis Diningrat, Rabu 3 Juni 2020 pukul 08.13.
 
"TNI RAZIA MASALAH PKI ADA DASAR HUKUM NYA..... MEGAWATI INI SUDAH MELANGGAR UNDANG2.... DI PIKIR NEGARA INI PUNYA NENEK MOYANG NYA....," tulis akun facebook Iskandar, Rabu 3 Juni 2020 pukul 10.55.
 
"Sebelumnya ada berita minta pesantren di bubarkan.. Skrg minta pecat TNI yg sweping PKI.. Siapa sebenarnya beliau ini ... Kenapa terlihat sgt membela PKI.. Hg berani melanggar UU... Yg melarang segala bentuk apapun yg berbau PKI..," tulis akun facebook Makmur Erawan, Kamis 4 Juni 2020.
 

Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta Presiden Jokowi memecat Anggota TNI yang merazia buku berbau PKI, adalah salah. Faktanya, klaim ini kabar bohong lama yang kembali muncul di tengah masyarakat.
 
Merujuk pada situs cek fakta Turnbackhoax.id, narasi atau klaim ini sempat beredar pada Januari 2019. Klaim ini dipastikan hoaks alias kabar bohong.
 
"Artikel yang dimuat di situs blogspot tersebut ternyata bukanlah berita yang sebenarnya. Yang ditulis di situs tersebut adalah hasil copy paste, dan disertai pengubahan nama, dari yang seharusnya adalah Dosen Ilmu Politik Fisip Universitas Airlangga (Unair), Airlangga Pribadi menjadi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri," tulis Turnbackhoax.id dalam laporannya pada Senin 21 Januari 2019.
 

[Cek Fakta] Megawati Minta Jokowi Pecat Anggota TNI yang Razia Buku Berbau PKI? Ini Faktanya
 

Dijelaskan bahwa isi artikel dengan narasi tersebut merupakan salinan dari artikel Viva.co.id yang dimuat pada Minggu 15 Mei 2016. Artikel itu berjudul "Jokowi Didesak Pecat Anggota TNI yang Razia Buku Berbau PKI".
 
Kala itu, Dosen UNAIR Airlangga Pribadi menyesalkan maraknya razia buku berbau kiri. Airlangga menilai bahwa oknum TNI saat itu, miskin imajinasi dalam mencari solusi terkait bahaya laten komunis dan sebagainya.
 
"Padahal, Jokowi seharusnya mengambil sikap yang lebih tegas. Misalnya dengan memecat setiap anggota TNI yang nekat melakukan sweeping buku-buku tersebut," kata Airlangga.
 

[Cek Fakta] Megawati Minta Jokowi Pecat Anggota TNI yang Razia Buku Berbau PKI? Ini Faktanya
 

Berikut artikel selengkapnya:
 
Jokowi Didesak Pecat Anggota TNI yang Razia Buku Berbau PKI
 
VIVA.co.id - Maraknya aksi sweeping atau razia buku-buku berbau kiri, dan bersimbol PKI, membuat sejumlah akademisi merasa miris. Salah satunya adalah dosen Ilmu Politik Fisip Universitas Airlangga (Unair), Airlangga Pribadi.
 
Menurut Airlangga, maraknya razia buku berbau PKI hanya merupakan cara bagi sejumlah elite TNI untuk mencari panggung. Sebab, menurutnya, ada beberapa orang yang ingin kembali tampil di panggung politik.
 
"Mereka ini sudah lama menantikan momentum seperti ini, karena sebelum-sebelumnya tidak ada kesempatan untuk tampil," kata Airlangga kepada VIVA.co.id di Surabaya, Minggu, 15 Mei 2016.
 
Oleh karena itu, Airlangga melanjutkan, pola-pola lama untuk menarik minat masyarakat pun dibangkitkan kembali. Di antaranya melalui jargon bahaya laten komunis, ancaman terhadap NKRI, serta gerakan radikal fundamentalisme.
 
"Jelas yang seperti itu tidak bisa dijadikan dalih untuk melakukan sweeping buku-buku berbau kiri, karena hal itu menunjukkan jika aparat negara miskin imajinasi dalam mencari solusi," ungkap Airlangga.
 
Namun sayangnya, kandidat PhD Asia Research Center Murdoch University Australia itu menilai Presiden Joko Widodo cenderung mengambil sikap tidak tegas dalam persoalan tersebut. Karena, hanya meminta aparat TNI agar tidak melakukan tindakan represif.
 
"Padahal, Jokowi seharusnya mengambil sikap yang lebih tegas. Misalnya dengan memecat setiap anggota TNI yang nekat melakukan sweeping buku-buku tersebut," tegas Airlangga.
 
Apabila hal itu tidak segera dilakukan, maka Jokowi terancam kehilangan kepercayaan dari para pemilihnya.
 
"Karena mereka yang memilih Jokowi sebelumnya yakin jika Jokowi akan memberikan kebebasan demokrasi, dan HAM, serta menindak tegas berbagai tindakan fasis dari aparat militer seperti ini," tutur Airlangga.
 

[Cek Fakta] Megawati Minta Jokowi Pecat Anggota TNI yang Razia Buku Berbau PKI? Ini Faktanya

 

Untuk diketahui, situs blogspot OPERAIN.BLOGSPOT.COM, kini sudah dihapus.
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta Presiden Jokowi memecat Anggota TNI yang merazia buku berbau PKI, adalah salah. Faktanya, klaim ini kabar bohong lama yang kembali muncul di tengah masyarakat.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

Referensi:
1. https://turnbackhoax.id/2019/01/21/salah-megawati-minta-jokowi-pecat-anggota-tni-yang-merazia-buku-berbau-komunis/
2. https://www.viva.co.id/berita/nasional/772506-jokowi-didesak-pecat-anggota-tni-yang-razia-buku-berbau-pki
3. https://operain.blogspot.com/2018/12/megawati-meminta-jokowi-pecat-anggota.html?m=1
 

*Jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta dapat melaporkan kepada kami melalui surel cekfakta@medcom.id


 
(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif