Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook
Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Tambahan Covid-19 Kota Surabaya Tembus 11 Ribu Kasus? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Whisnu Mardiansyah • 18 November 2020 15:53
Beredar sebuah pesan berantai berisi informasi terkini tambahan kasus covid-19 di Jawa Timur khususnya di Kota Surabaya ada 11 ribu tambahan kasus. Serta dalam narasi tersebut disebutkan lima dokter meninggal dalam sehari. Data tersebut disebar per tanggal 16 November 2020.

"Breaking News
 
Indonesia berduka
Telah berpulang :
1. Dr.Ananto Prasetya Hadi
(Ka Humas RSCM).
2. Dr. Fuad Mahfuzd, Sp. THT.
3. Kol Ckm Dr. Sjahruddin, Sp. THT-KL .
4. Dr.Oki Alfian bin H.Alamsyah.
5. Dr.Dharma Widya ( Direktur RSUD Aceh Timur )
 
Dalam waktu 24 jam, Indonesia kehilangan 5 Dokter karena COVID-19.
Sungguh kehilangan besar bagi bangsa Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
JATIM MELEDAK
UPDATE DATA HARI INI,
SURABAYA peringkat pertama Ngenes lihatnya
 
1. KOTA BATU positif 210 org
2. JOMBANG positif 195 org
3. MALANG positif 205 org
4. PONOROGO positif 225 org
5. PACITAN positif 188 org????
6. LAMONGAN positif 175 org
7. BOJONEGORO positif 210 org
8. MOJOKERTO Positif 165 org
9. TUBAN positif 215 org
10. SURABAYA positif 11.876 org
11. BLITAR positif 250 org
12. KAB. KEDIRI positif
13. SITUBONDO positif 125org
14. PASURUAN positif 175 org
15. PROBOLINGGO Positif 207 org
16. Kab.jember positif 270 org
17. Kab. Banyuwangi positif 500 org
 
Kementerian Kesehatan memperkirakan, akan terjadi ledakan yg sangat luar biasa.
 
AGAR DIPERHATIKAN
PAKAI MASKER, JAGA JARAK, JAUHI KERUMUNAN, AMAN DIRUMAH.
 
SEMOGA ALLAH SWT SEKALI MENJAGA KITA SEMUA. AAMIIN
SALAM SEHAT"

[Cek Fakta] Tambahan Covid-19 Kota Surabaya Tembus 11 Ribu Kasus? Ini Faktanya
 
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom.id, klaim tambahan 11 ribu kasus covid-19 di Kota Surabaya dan limadokter meninggal dalam sehari dari data 16 November 2020 adalah salah. Faktanya, data tersebut adalah data lama yang disebar ulang.
 
Berdasar data dari jumlah infeksi harian yang muncul dalam pesan tersebut salah. Sebab, data dari infocovid19.jatimprov.go.id, per Senin 16 November 2020, menyebut tambahan infeksi baru Jawa Timur sebanyak 258 kasus. Jauh lebih sedikit dibandingkan klaim yang menyebut tambahan kasus baru di Surabaya mencapai 11 ribu infeksi.
 
Surabaya sendiri, kini memiliki total kasus Covid-19 per 16 November sebanyak 16.465 kasus, dilansir dari laman Info Covid-19 Jawa Timur. Di laman yang sama, diketahui pula jika Jawa Timur melaporkan kasus infeksi baru mencapai 258 kasus, per Senin 16 November 2020, dengan total infeksi mencapai 56.551 kasus.
 
[Cek Fakta] Tambahan Covid-19 Kota Surabaya Tembus 11 Ribu Kasus? Ini Faktanya
 
Dilansir dari Republika.co.id, Wakil Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Mohammad Adib Khumaidi menyebut, dalam 24 jam terakhir ada enam dokter yang meninggal karena Covid-19. Total jumlah dokter yang meninggal karena Covid-19 hingga Sabtu, 12 September 2020 telah mencapai 115 dokter.
 
"Iya, ada tambahan enam orang," kata dia ketika dikonfirmasi Republika.co.id, Sabtu, 12 September 2020.
 
Ketika ditanya kabar yang beredar di media sosial, terkait lima dokter yang meninggal karena Covid-19 ia menampiknya. Ia menjelaskan, almarhum dr Fuad Mahfudz meninggal bukan karena covid-19.
 
Dalam kabar yang beredar di media sosial disebut bahwa lima dokter berpulang karena Covid-19. Mereka adalah dr Ananto Prasetya Hadi (Ka Humas RSCM), dr Fuad Mahfuzd SpTHT, Kol Ckm dr Sjahruddin SpTHT-KL, dr Oki Alfian bin H Alamsyah, dan dr Dharma Widya (Direktur RSUD Aceh Timur).
 
"Data yang resmi dari kami hanya jumlah saja," katanya.
 
[Cek Fakta] Tambahan Covid-19 Kota Surabaya Tembus 11 Ribu Kasus? Ini Faktanya
 
Kesimpulan:
Klaim lima dokter meninggal dalam sehari dan tambahan 11 ribu kasus covid-19 di Kota Surabaya dari data 16 November 2020 adalah salah. Faktanya, data tersebut adalah data lama yang disebar ulang.
 
Informasi ini jenis hoaks False context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
[Cek Fakta] Tambahan Covid-19 Kota Surabaya Tembus 11 Ribu Kasus? Ini Faktanya
Referensi:
1.https://infocovid19.jatimprov.go.id/#peta
2.https://republika.co.id/berita/qgjtnj414/idi-sehari-enam-dokter-meninggal
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 


 
(WHS)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif