Tangkapan layar berita palsu. Foto: Facebook
Tangkapan layar berita palsu. Foto: Facebook

[Cek Fakta] Wapres Sebut Pemerintah Tidak Sengaja Pakai Dana Haji Jadi Tidak Berdosa? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Whisnu Mardiansyah • 19 Juni 2020 16:42
Beredar tangkapan layar artikel berita dengan judul "Wapres Pemerintah Gak Sengaja Memakai Dana Haji Jadi Gak Berdosa". Artikel berita ini beredar di media sosial facebook.
 
Akun Facebook atas nama Putra Inka mengunggah tangkapan layar berita ini pada 19 Juni 2020. Dalam unggahannya, ia turut memberikan narasi.
 
"Satu Guru Satu Ilmu Mungkin Sama Dengan JAKSA Fredrik Adhar.Kalau JAKSA Fredrik Adhar Dalilnya Dari PASAL KUHP Kalau Mbah Kyai Dari Mana Coba Pemirsa?"

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

[Cek Fakta] Wapres Sebut Pemerintah Tidak Sengaja Pakai Dana Haji Jadi Tidak Berdosa? Ini Faktanya

Penelurusan:
Dari hasil penelusuran kami, klaim bahwa Wapres Ma'ruf Amin menyebut pemerintah tidak sengaja pakai dana haji adalah salah. Faktanya, tangkapan layar judul artikel berita tersebut hasil suntingan dari naskah aslinya.
 
Dari penelusuran kami, foto dalam artikel tersebut ditemukan dalam artikel yang dimuat Okezone.com yang berjudul "Paspampres Grup A Mulai Berdatangan ke Rumah Cawapres Ma'ruf Amin" pada 27 Juni 2019.
 

[Cek Fakta] Wapres Sebut Pemerintah Tidak Sengaja Pakai Dana Haji Jadi Tidak Berdosa? Ini Faktanya
 

Foto serupa pun ditemukan di artikel iNews.id yang berjudul "MUI: Ma'ruf Amin Masih Jabat Ketum Sampai Dilantik Menjadi Wapres" pada tanggal 30 Mei 2019. Pun dalalm artikel di Detik.com dengan judul "Ma'ruf Amin Bicara Khilafah di Harlah ke-46 PPP" pada 7 Januari 2019.
 

[Cek Fakta] Wapres Sebut Pemerintah Tidak Sengaja Pakai Dana Haji Jadi Tidak Berdosa? Ini Faktanya
 

Klarifikasi berita hoaks tentang pengggunaan dana haji oleh pemerintah sebelumnya telah dimuat di artikel Cek Fakta Medcom.id yang berjudul "[Cek Fakta] Jokowi Ternyata Sudah Pakai Rp38,5 Triliun Dana Haji? Simak Faktanya"
 
Dana haji saat ini disimpan di Bank Syariah dan dalam bentuk Surat Berharga. Seperti dilansir dari Kompas.com, Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu mengatakan, tak ada dana haji yang digunakan untuk pembangunan infrastruktur.
 

[Cek Fakta] Wapres Sebut Pemerintah Tidak Sengaja Pakai Dana Haji Jadi Tidak Berdosa? Ini Faktanya
 

Anggito menambahkan, pada 2019 ada perubahan pengelolaan dana haji. 50 persen dana haji akan di tempatkan di bank syariah, 30 persen di surat berharga, 20 persen investasi langsung, dan sisanya investasi lainnya.
 
Keterangan diperkuat pernyataan Presiden Joko Widodo seperti yang dilansir dari BBC.com. Presiden menegaskan pengelolaan dan penggunaan dana haji harus melekat unsur kehati-hatian karena merupakan dana milik umat.
 
"Harus prudent, harus hati-hati, silakan mau dipakai untuk infrastruktur, saya hanya memberikan contoh, silakan dipakai untuk Sukuk, silakan ditaruh di Bank Syariah, banyak sekali macamnya," kata Jokowi.
 
Dilansir dari Medcom.id, per Mei 2020 total dana haji yang terkumpul sebesar Rp135 triliun. Dana tersebut tersimpan dalam bentuk valuta asing dan rupiah yang dikelola secara profesional pada instrumen syariah yang aman dan likuid.
 

[Cek Fakta] Wapres Sebut Pemerintah Tidak Sengaja Pakai Dana Haji Jadi Tidak Berdosa? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa Wapres Ma'ruf Amin menyebut pemerintah tidak sengaja memakai dana haji adalah salah. Faktanya, Faktanya, judul tangkapan layar berita tersebut hasil suntingan dari naskah aslinya yang telah dimuat di beberapa media arus utama nasional.
 
Informasi ini masuk dalam kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

Referensi:
1. https://www.medcom.id/telusur/cek-fakta/4bamJa2b-cek-fakta-jokowi-ternyata-sudah-pakai-rp38-5-triliun-dana-haji-simak-fa
 
2. https://news.okezone.com/berita/605-2071646/paspampres-grup-a-mulai-berdatangan-ke-rumah-cawapres-ma-ruf-amin
 
3. https://www.inews.id/news/nasional/mui-maruf-amin-masih-jabat-ketum-sampai-dilantik-menjadi-wapres
 
4. https://news.detik.com/berita/d-4373191/maruf-amin-bicara-khilafah-di-harlah-ke-46-ppp
 
5. https://www.medcom.id/ekonomi/keuangan/gNQGagqk-bi-bantah-penggunaan-dana-haji-untuk-perkuat-rupiah
 
6. https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-40767439
 
7. https://ekonomi.kompas.com/berita/142008126-bpkh-tidak-ada-satu-rupiah-dana-haji-untuk-infrastruktur
 
*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected]

 
(WHS)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif