Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Twitter
Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Twitter

[Cek Fakta]

[Cek Fakta] Viral Foto Penampakan Banjir di Ibu Kota Baru Ternyata Hoaks? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 05 Februari 2020 13:34
Beredar foto penampakan banjir di Ibu Kota Baru di Kalimantan Timur. Pada foto yang beredar terlihat banjir yang cukup parah mengakibatkan banyak pemukiman yang terendam sehingga hanya terlihat atap rumahnya saja.
 
Foto ini viral di media sosial Twitter yang diunggah pada Minggu 2 Februari 2020 oleh akun @helmifelis. Terlihat unggahan ini telah di-retweet sebanyak 1.500 kali dan mendapatkan 3.900 tanda like.
 
Berikut narasi pada unggahan tersebut:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
“Banjir Terjang Kawasan di Ibu Kota Baru, Sekolah Diliburkan Jokowi bertobatlah. Jangan rusak KALIMANTAN yang cuma untungkan 1-2 orang saja
 
Lebih baik sejahterakan rakyat dari pada pindah Ibu Kota, jangan boros. Kasian rakyat dibawah ekonomi makin sulit.

 

[Cek Fakta] Viral Foto Penampakan Banjir di Ibu Kota Baru Ternyata Hoaks? Ini Faktanya
 

Penelusuran:
Setelah ditelusuri oleh tim Cek Fakta Medcom.id, foto yang memperlihatkan banjir di Ibu Kota Baru atau di kalimantan ialah hoaks. Faktanya, banjir pada foto tersebut terjadi di Bengkulu pada April 2019.
 
Dilansir antaranews.com, foto tersebut diambil oleh Fotografer kantor berita ANTARA David Muharmansyah pada Sabtu 27 April 2019. Foto diambil melalui udara di kawasan terdampak banjir Kelurahan Rawa Makmur, Bengkulu.
 

[Cek Fakta] Viral Foto Penampakan Banjir di Ibu Kota Baru Ternyata Hoaks? Ini Faktanya
 

Memang terjadi banjir di dekat wilayah Ibu Kota Baru, tepatnya di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, pada Kamis 30 Januari 2020. Dilansir CNN Indonesia, Kepala Desa Bumi Harapan Kastiyar mengatakan banjir menggenangi sawah seluas 3 kilometer persegi yang baru saja selesai ditanami bulan lalu. Banjir juga, merendam pasar desa dan Sekolah Dasar 020.
 
"Di bagian wilayah penduduk sebelah barat Banjir sudah mencapai tinggi 50 sentimeter. Di situ hanya beberapa rumah. Ini banjir tahunan, memang daerah situ tempatnya agak rendah," ujar Kastiyar.
 
Kepala sub Bidang kedaruratan Badan penaggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Samudri, menjelaskan banjir tak seluruhnya merendam desa Bumi Harapan. Namun, hanya beberapa tempat yang lokasinya agak rendah.
 
"Itu kan pegunungan kan. Nah aliran yang lembah itu perlu ada aliran sungai, ada beberapa yang perlu dibesarkan. Mungkin ada penyempitan ada sawah di bawahnya," terang dia.
 

[Cek Fakta] Viral Foto Penampakan Banjir di Ibu Kota Baru Ternyata Hoaks? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Foto yang memperlihatkan banjir di Ibu Kota Baru atau di Kalimantan ialah hoaks. Faktanya, banjir pada foto tersebut terjadi di Bengkulu pada April 2019.
 
Informasi hoaks tersebut masuk dalam kategori false context (konteks keliru). False context adalah sebuah konten yang disajikan dengan narasi dan konteks yang salah. Biasanya, false context memuat pernyataan, foto, atau video peristiwa yang pernah terjadi pada suatu tempat, namun secara konteks yang ditulis tidak sesuai dengan fakta yang ada.
 

Referensi:
1. https://www.antaranews.com/berita/847879/sepuluh-meninggal-delapan-hilang-akibat-banjir-bengkulu
2. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200130170147-20-470216/banjir-rendam-sawah-di-ibu-kota-baru-277-siswa-sd-diliburkan
 

Sumber:
https://twitter.com/helmifelis/status/1223815129835245568
 


 

(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif