Tangkapan layar pemberitaan palsu dari pesan berantai WhatsApp
Tangkapan layar pemberitaan palsu dari pesan berantai WhatsApp

[Cek Fakta] Industri Gadget akan Bangkrut dan Digantikan dengan Teknologi Huawei? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 16 Januari 2020 21:04
Beredar informasi dari pesan berantai WhatsApp bahwa semua industri gadget akan bangkrut dan digantikan dengan teknologi Huawei, perusahaan teknologi asal Tiongkok. Kabar itu juga menyebar ke media sosial, terutama Facebook.
 
Pula, kabar itu menyebut Google, perusahaan multinasional asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang jasa dan produk internet pun dikabarkan telah mengalah dan "memberi jalan" kepada Huawei. Presiden AS Donald Trump juga disebut khawatir dengan keluarnya gadget tersebut.
 
Berikut narasi lengkap dari informasi tersebut:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
"Inilah gadget terbaru Huawei..
Google pun terpaksa mengalah dan beri jalan pd huawei. Semua industri HP diperkirakan akan bangkrut bukan saja di China malah dunia. Ribuan pekerja akan kehilangan pekerjaan. Televisi, camera. radio akan pupus.
 
Semua akan tergantikan dgn teknologi Huawei. Ini yg diributkan Donald Trump
".
 

[Cek Fakta] Industri Gadget akan Bangkrut dan Digantikan dengan Teknologi Huawei? Ini Faktanya
 

Penelusuran:
Setelah dilakukan penelusuran tim Cek Fakta Medcom.id, klaim bahwa industri gadget akan bangkrut dan digantikan dengan teknologi Huawei adalah salah. Faktanya, justru raksasa teknologi Tiongkok, Huawei Technologies, sedang menghadapi masalah karena kehilangan afiliasi bisnisnya dari Amerika Serikat.
 
Pula, gadget yang terlihat dalam video viral tersebut bukanlah produk dari Huawei. Melainkan, produk ponsel yang dibuat oleh SHENZHEN VVETIME TECHNOLOGY Co.,Ltd, perusahaan yang banyak memproduksi proyektor asal Shenzen, Tiongkok.
 
Untuk membuktikan klaim gadget yang terdapat dalam video tersebut adalah produksi dari Huawei, tim Cek Fakta Medcom.id memeriksa video berdurasi 3 menit 17 detik itu. Ada dua petunjuk kuat yang membuktikan ponsel tersebut bukan pabrikan Huawei.
 
Pertama, pada menit ke 44, terlihat logo sebuah perusahaan pada bagian belakang ponsel berwarna merah sesaat dibuka dari dalam dus. Kedua, pada detik ke 59, terdapat sebuah tulisan "VVETIME" yang tertera pada dus ponsel tersebut.
 

[Cek Fakta] Industri Gadget akan Bangkrut dan Digantikan dengan Teknologi Huawei? Ini Faktanya
 

[Cek Fakta] Industri Gadget akan Bangkrut dan Digantikan dengan Teknologi Huawei? Ini Faktanya
 

Kami kemudian melacak detail informasi ponsel tersebut melalui kata kunci "VVETIME" pada mesin pencari Google. Hasilnya, kami menemukan foto identik pada situs belanja online Shopee Malaysia, shopee.com.my. Logo pada ponsel juga identik.
 

[Cek Fakta] Industri Gadget akan Bangkrut dan Digantikan dengan Teknologi Huawei? Ini Faktanya
 

Pada situs itu, gadget yang terdapat dalam video viral tersebut adalah jenis VVETIME V1SE 4G. Ponsel tersebut dibanderol dengan harga 2.990 Ringgit Malaysia, setara Rp10 juta.
 
Merujuk situs resmi VVETIME, ponsel dengan seri VVETIME V1SE 4G merupakan produk ponsel yang dibuat oleh SHENZHEN VVETIME TECHNOLOGY Co.,Ltd, perusahaan yang banyak memproduksi proyektor asal Shenzen, Tiongkok.
 

[Cek Fakta] Industri Gadget akan Bangkrut dan Digantikan dengan Teknologi Huawei? Ini Faktanya
 

Klaim berikutnya, bahwa industri gadget akan bangkrut dan digantikan dengan teknologi Huawei juga tidak berdasar. Dilansir dari CNBCIndonesia.com, melalui artikel berjudul "Ini yang Buat Google & Facebook 'Putusin' Huawei" dimuat pada 7 Juni 2019, disebutkan bahwa justru raksasa teknologi Tiongkok, Huawei Technologies, sedang menghadapi masalah pelik. Satu per satu rekan bisnis Huawei dari Amerika Serikat (AS) menangguhkan kerja sama.
 
Berikut penggalan isi artikel tersebut:
 
Terbaru, Facebook Group. Perusahaan media sosial ini melarang Huawei secara otomatis meng-install aplikasi Facebook, WhatsApp, dan Instagram di dalam ponsel Huawei yang belum dijual ke publik. Pengguna yang sudah memiliki Huawei ini masih bisa menggunakan aplikasi Facebook dan mendapatkan pembaruan.
 
Sebelum itu, ada Google yang memutuskan kerja sama dengan Huawei. Google menyatakan tidak akan mengirimkan update (pemutakhiran) ke ponsel Huawei. Google juga tidak akan lagi melisensi sistem operasi Android yang berada di ponsel Huawei. Dampak dari kebijakan ini adalah para pengguna tidak dapat menikmati fitur-fitur baru Huawei dan kemungkinan ponsel mereka akan dipenuhi bug karena tidak diperbaharui.
 
Pangkal masalah ini adalah deklarasi darurat nasional atas ancaman terhadap teknologi AS. Deklarasi ini diterbitkan oleh Presiden Donald Trump pada pertengahan Mei 2019.
 
Langkah tersebut, dilakukan melalui perintah eksekutif, memberi wewenang kepada Menteri Perdagangan Wilbur Ross memblokir transaksi dalam bidang teknologi informasi atau komunikasi yang "menimbulkan risiko keamanan nasional Amerika Serikat."
 
"Presiden Donald Trump mendukung keputusan itu, yang akan mencegah teknologi Amerika digunakan oleh entitas asing dengan cara yang berpotensi merusak keamanan nasional AS atau kepentingan kebijakan luar negeri," kata Menteri Perdagangan Wilbur Ross dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari CNBC International, Kamis (16/5/2019).
 
Sejalan dengan keputusan tersebut, Kementerian Perdagangan AS memasukkan Huawei Technologies Co Ltd dan 70 entitas afiliasi lainnya dalam daftar perusahaan yang dilarang membeli perangkat dan komponen dari perusahaan AS tanpa persetujuan pemerintah. Untuk membeli perangkat dan komponen dari AS, Huawei membutuhkan lisensi.
 

[Cek Fakta] Industri Gadget akan Bangkrut dan Digantikan dengan Teknologi Huawei? Ini Faktanya

 

Disitat pricearea.com, situs yang mengulas banyak seputar perkembangan teknologi, melalui artikel berjudul "5 Handphone Lawas Berkemampuan Proyektor Mini" membuat daftar perusahan-perusahan teknologi yang pernah mengeluarkan produk smartphone dengan build-in proyektor di dalamnya. Berikut daftarnya:
 
1. Samsung Galaxy Beam
2. CSL Blueberry i700
3. Dezzo D938
4. IMO W 909
5. LG Expo GW820
 

[Cek Fakta] Industri Gadget akan Bangkrut dan Digantikan dengan Teknologi Huawei? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim pada video bahwa industri gadget akan bangkrut dan digantikan dengan teknologi Huawei adalah salah. Faktanya, justru raksasa teknologi Tiongkok, Huawei Technologies yang sedang menghadapi masalah karena kehilangan afiliasi bisnisnya dari Amerika Serikat. Pula, gadget yang terlihat dalam video bukanlah produk dari Huawei, Melainkan, produk ponsel yang dibuat oleh SHENZHEN VVETIME TECHNOLOGY Co.,Ltd, perusahaan yang banyak memproduksi proyektor asal Shenzen, Tiongkok.
 

Referensi:
https://www.cnbcindonesia.com/tech/20190607151757-37-77060/ini-yang-buat-google-facebook-putusin-huawei
https://en.vvetime.com.cn/about/show-292.html
https://shopee.com.my/VVETIME-V1SE-4G-Projector-Smartphone-4GB-Plus-64GB-(WP-V1SE64)-i.125458584.2438708274
https://artikel.pricearea.com/5-handphone-lawas-berkemampuan-proyektor-mini/
 

Sumber:
Pesan berantai WhatsApp
 

 

(WAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif