Salah satu diskusi daring rangkaian kegiatan Indonesia Fact-checking Summit 2021
Salah satu diskusi daring rangkaian kegiatan Indonesia Fact-checking Summit 2021

Ragam Ikhtiar Media Massa Menghalau Laju Konten Hoaks

Medcom Files Cek Fakta Indonesia Fact-checking Summit 2021
M Rodhi Aulia, Wanda Indana • 16 Desember 2021 21:25
Jakarta: Laju kecepatan konten mengandung unsur hoaks menyebar di media sosial perlu dihalau semaksimal mungkin. Media massa diminta memiliki skala prioritas dan strategi distribusi agar hoaks padam seketika.
 
Sejumlah media sudah melakukan berbagai cara. Di antaranya Kabar Makassar melalui program Cek Fakta TV.
 
Sejak tiga bulan terakhir, Kabar Makassar memilih kanal YouTube untuk menangkal peredaran hoaks. Pasalnya Youtube menjadi salah satu platform dengan pengakses tertinggi di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
"Saat ini di newsroom kami hanya ada tujuh orang, jadi nanti ke depan, harapannya bisa lebih banyak (sumber daya)," kata Tim Cek Fakta TV-Kabar Makassar, Fritz V. Wongkar dalam diskusi daring bertajuk, "Format dan Pola Distribusi Konten Cek Fakta: Mengapa Konten Verifikasi Kalah Viral dari Hoaks?"-Indonesia Fact-checking Summit 2021, Kamis, 16 Desember 2021. Sementara itu, kolaborasi Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) dan Radio KBR memilih format suara dalam pembongkaran hoaks setiap Senin dengan durasi 15 menit lewat siniar atau yang populer disebut podcast. Konten yang sama juga disiarkan secara daring via laman KBR.ID.
 
"Saat ini sudah ada 173 episode, setiap episode membahas lima hoaks," kata Producer Podcast Cek Fakta KBR, Wydia Angga.
 
Co-founder and Fact Check Specialist MAFINDO, Aribowo Sasmito mengatakan isu politik menjadi salah satu konten yang sering dibahas melalui siniar ini. Aribowo juga mengungkap tantangan dalam proses periksa fakta.
 
"Konten yang diplintir itu lebih sulit untuk dijelaskan karena terkadang publik menganggap foto atau videonya tidak dimodifikasi," ujar Aribowo.
 
Pula Medcom.id. Media daring ini konsisten menyampaikan ulasan hasil periksa fakta. Tanpa hari libur. Terlebih dalam melawan laju hoaks seputar Covid-19.
 
Selain media massa, seorang dokter juga tertarik menghalau konten hoaks yang marak beredar di tengah pandemi Covid-19. Adalah Dokter spesialis penyakit dalam, Adaninggar Prima Nariswari.
 
"Saya memilih buat meluruskan dari lingkungan terdekat dulu," kayta Adaninggar.
 


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan