Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook
Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Beredar Link untuk Mengetahui Siapa Saja yang Sering Mengunjungi Facebook Kita? Cek Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 16 Februari 2021 13:41
Beredar sebuah link yang memungkinkan pengguna Facebook dapat mengetahui siapa saja yang melihat profil mereka. Link ini beredar di media sosial.
 
Akun Facebook Muhammad Ghazali Tbr membagikan tautan tersebut pada Jumat, 12 Februari 2021. Akun itu menambahkan keterangan pada unggahannya, bertuliskans ebagai berikut:
 
"Maaf izin tag kakak ganteng & cantik !!
Sekedar ngasih tau ajah nih yang masih penasaran ? soal mantan kita / ada yang suka diem2 sama kita dan selalu ngepoin FACEBOOK PROFIL kita setiap hari
https://bit.ly/3aNkqXk ????< untuk mengetahui siapa saja yang sering ngepoin facebook kita
pasti bkal ketawa deh kalo udh lihat"

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

Benarkah klaim bahwa link tersebut dapat melacak siapa saja yang mengunjungi akun Facebook kita? Berikut cek faktanya.
[Cek Fakta] Beredar <i>Link</i> untuk Mengetahui Siapa Saja yang Sering Mengunjungi Facebook Kita? Cek Faktanya
 

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, link yang memungkinkan pengguna Facebook dapat mengetahui siapa saja yang melihat profil mereka adalah salah. Faktanya, link tersebut adalah penipuan dengan modus phising.
 
"Modus PENIPUAN lawas sejak bertahun-tahun lalu. BUKAN tautan ke halaman masuk (login) ke akun Facebook, jika tautan dibuka akan mengarah ke situs phising untuk mengambil alih kredensial akun (nama pengguna dan kata kunci)." tulisTurnbackhoax.id dalam laporannya.
 
Pula, dilansir Detik.com, melalui artikel berjudul "Waspadai Aplikasi Pengintai di Facebook" dimuat pada Kamis, 9 Mei 2013, Peneliti keamanan internet Zscaler, tautan atau aplikasi ini mengarahkan pengguna ke situs bernama FB Stalker. Saat mengunjungi situs ini, pengguna akan bertemu dengan halaman login Facebook palsu.
 
Selanjutnya, pengguna akan dijebak dengan metode phising. Di sini, pengguna akan diminta mengisi alamat email dan password. Cara phising ini juga dirancang untuk bisa mencuri pertanyaan rahasia dan jawabannya yang umumnya menjadi ‘lapisan pagar keamanan’ berikutnya.
 
Informasi lain yang dirilis Hackers News Bulletin menemukan jenis scam yang mirip. Yakni aplikasi yang mengklaim bisa mengetahui siapa yang melihat profil, mengelabui pengguna agar men-ginstal browser extension Flash Player. Celakanya, browser ini memungkinkan pelaku kejahatan siber meretas akun Facebook dan memonitor aktvitas si korban.
 
Untuk menghindarinya, Anda tak perlu mengakses aplikasi atau website semacam itu. Jika terlanjur menjadiu korban, segera ganti password Facebook Anda. Jangan lupa juga untuk langsung remove browser extension yang diminta aplikasi tersebut jika Anda terlanjur men-ginstalnya.
 

[Cek Fakta] Beredar <i>Link</i> untuk Mengetahui Siapa Saja yang Sering Mengunjungi Facebook Kita? Cek Faktanya
 

Kesimpulan:
Link yang memungkinkan pengguna Facebook dapat mengetahui siapa saja yang melihat profil mereka adalah salah. Faktanya, link tersebut adalah penipuan dengan modus phising.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta. Biasanya, fabricated content berupa informasi lowongan kerja palsu dan lain-lain.
 

[Cek Fakta] Beredar <i>Link</i> untuk Mengetahui Siapa Saja yang Sering Mengunjungi Facebook Kita? Cek Faktanya
 

Referensi:
https://turnbackhoax.id/2021/02/15/salah-tautan-untuk-mengetahui-siapa-saja-yang-sering-ngepoin-facebook-kita/
https://inet.detik.com/security/d-2241973/waspadai-aplikasi-pengintai-di-facebook-
https://archive.md/hVOyx
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel [email protected]atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 

 
(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif