Tangkapan layar informasi palsu di media sosial
Tangkapan layar informasi palsu di media sosial

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Iwan Fals akan Gelar Konser dalam Rangka Ultah PKI? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
M Rodhi Aulia • 22 Mei 2020 16:09
Beredar sebuah foto memperlihatkan sebuah baliho bergambar Musisi Iwan Fals akan menggelar konser amal pada Sabtu 23 Mei 2020. Foto itu beredar di media sosial.
 
Adalah akun facebook Arya Kamandanu yang turut mengunggah foto baliho tersebut. Ia membantah Iwan Fals akan menggelar konser amal.
 
"Bukan konser amal
Tapi ulang tahun PKI,"
tulis akun Arya Kamandanu, Jumat 22 Mei 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Unggahan ini ramai direspons warganet. Terdiri dari 54 emotikon, 61 komentar dan 19 kali dibagikan.
[Cek Fakta] Iwan Fals akan Gelar Konser dalam Rangka Ultah PKI? Ini Faktanya
 

Penelusuran:
Dari penelusuran kami, klaim bahwa konser Iwan Fals bukan konser amal tapi dalam rangka ulang tahun (ultah) PKI, adalah salah. Faktanya, konser yang digelar salah satu bank BUMN itu, dimaksudkan untuk penggalangan donasi alias amal.
 
Dilansir bankmandiri.co.id, konser ini merupakan sebuah aksi sosial di tengah masa pandemi covid-19. Konser ini bertajuk "Konser Amal Bersama Mandiri".
 
"Konser amal dan aksi sosial ini secara khusus bertujuan untuk menggalang donasi bagi yang terdampak pandemi COVID-19 di Indonesia, sekaligus juga mendukung himbauan pemerintah untuk tetap dirumah saja," tulis Bank Mandiri dalam keterangannya, seperti yang kami kutip pada Jumat 22 Mei 2020.
 
Konser yang akan ditayangkan melalui kanal Youtube ini, didukung oleh sejumlah musisi. Salah satunya adalah Iwan Fals.
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa konser Iwan Fals bukan konser amal tapi dalam rangka ulang tahun (ultah) PKI, adalah salah. Faktanya, konser yang digelar salah satu bank BUMN itu, dimaksudkan untuk penggalangan donasi alias amal.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

Referensi:
https://www.bankmandiri.co.id/news-detail
primaryKey=42474013&backUrl=https://www.bankmandiri.co.id/web/guest/home?
 

*Jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks dan memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta dapat melaporkan kepada kami melalui surel cekfakta@medcom.id

 

 

(DHI)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif