Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook
Tangkapan layar pemberitaan palsu di media sosial. Foto: Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Viral Foto Jenazah Positif Covid-19 Dikuburkan Masih Mengenakan Daster dan Tidak Sesuai Syariat Islam

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 28 Juli 2020 18:00
Beredar sebuah foto yang memperlihatkan jenazah tengah disemayamkan di liang kubur. Diklaim, jenazah pada foto yang beredar positif virus korona (covid-19) masih menggunakan daster dan tidak sesuai syariat Islam.
 
Foto itu beredar melalui media sosial dan pesan berantai WhatsApp. Akun Facebook Muh Taufiq Hidayat membagikan foto itu pada Minggu, 26 Juli 2020. Pula, terdapat narasi yang menyertai foto tersebut:

"Seorang ibu yang awalnya segar bugar, sekedar ingin mengecek kesehatan apakah terbebas dari corona. Justru setelah melewati tes kesehatan. Setelah 10 hari di ruang isolasi, dan oleh rumah sakit Meninggal jadi pasien postif covid 19 di RSU Sembiring, Medan. Di kuburkan di perkuburan suka maju stm sesuai protokol kesehatan."

"Ternyata ketika di kuburkan. Alloh memperlihatkan bukti rekayasa kebohongan virus korona. Dengan cara peti jenazah tidak muat ketika hendak di masukan kubur, pihak keluarga yang awalnya keluarga hanya boleh melihat dari jauh, kemudian mendekati paksa dan coba membuka peti, dan ternyata si mayat di kuburkan pihak rumah sakit seperti binatang masih menggunakan daster (tidak sesuai dgn syariat fardhu kifayah islam)."


 
[Cek Fakta] Viral Foto Jenazah Positif Covid-19 Dikuburkan Masih Mengenakan Daster dan Tidak Sesuai Syariat Islam

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim foto seorang jenazah postif covid-19 dimakamkan masih mengenakan daster dan tidak sesuai syariat fardu kifayah Islam di Medan adalah salah. Faktanya, rumah sakit telah memastikan jenazah tersebut dimandikan sebelum dikafani dan dimasukkan ke peti. Dilansir Detik.com, melalui artikel berjudul "Geger Jenazah Suspek Corona Berdaster dalam Kafan di Medan" Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumatera Utara, Aris Yudhariansyah, menjelaskan protokol pengurusan jenazah pasien terkait covid-19. Aris mengatakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa soal hal itu. Berdasarkan Fatwa MUI Nomor 18 Tahun 2020 tentang pedoman pengurusan jenazah, muslim yang terpapar covid-19 dapat dimandikan tanpa harus dibuka pakaiannya.

“Fatwa MUI Nomor 18 Tahun 2020 bagi jenazah yang menurut medis dapat dimandikan, jenazah dimandikan tanpa harus dibuka pakaiannya,” katanya. Selain itu, menurut fatwa tersebut, jenazah bisa hanya ditayamumkan. “Jika petugas yang memandikan tidak ada yang berjenis kelamin sama (dengan jenazah), dimandikan oleh petugas yang ada dengan syarat jenazah tetap memakai pakaian. Jika tidak, ditayamumkan,” kata Aris.


 
[Cek Fakta] Viral Foto Jenazah Positif Covid-19 Dikuburkan Masih Mengenakan Daster dan Tidak Sesuai Syariat Islam
 

Dilansir dari IDN Times, jenazah perempuan itu dikuburkan dengan protokol covid-19 di Pemakaman Suka Maju, Jalan STM Medan, Sumatera Utara. Tapi masalah muncul saat pemakaman, di mana peti jenazah tidak muat masuk ke liang lahat. Akhirnya, keluarga membuka peti dan melihat jenazah perempuan itu masih menggunakan daster di balik kain kafan.
 
Lurah Suka Maju, Harry Agus Perdana, membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan bahwa pasien perempuan tersebut masuk ke RSU Sembiring pada 23 Juli dengan catatan penyakit jantung. Namun, pada 24 Juli subuh, pasien perempuan itu dinyatakan meninggal.

“Ketika saya hadir di lokasi, kondisi peti jenazah sudah terbuka. Tidak tahu pasti siapa yang membuka. Ada info di lapangan bahwa pihak keluarga yang membuka peti. Tapi (memang) itu belum dipastikan covid-19 atau tidak. Informasi yang kami terima dari rumah sakit, warga kita yang meninggal hasil rapid test-nya reaktif,” kata Harry.

Karena hasil rapid test pasien itu reaktif, rumah sakit mengarahkan keluarga agar pemakaman dilakukan sesuai protokol covid-19. Meski sempat ada penolakan, akhirnya keluarga menerima dengan kesepakatan jenazah dimakamkan di pemakaman covid-19 dan tetap dilakukan sesuai protokol covid-19.

“Waktu proses pemakaman awal, tidak ada masalah. Tapi info yang diterima dari keluarga, petinya tidak muat. Lalu, oleh keluarga, petinya dibongkar sehingga nampaklah jenazah yang masih berdaster itu,” tuturnya.


Keluarga pun menuding rumah sakit belum memandikan jenazah. Namun, Harry menyebut rumah sakit telah memastikan jenazah dimandikan sebelum dikafani dan dimasukkan ke peti. Harry menyebut pihaknya pun berupaya memediasi keluarga dengan rumah sakit yang terlibat keributan. Akhirnya, pemakaman dilanjutkan dengan protokol covid-19.
 

[Cek Fakta] Viral Foto Jenazah Positif Covid-19 Dikuburkan Masih Mengenakan Daster dan Tidak Sesuai Syariat Islam
 

Kesimpulan:
Klaim foto seorang jenazah postif covid-19 dimakamkan masih mengenakan daster dan tidak sesuai syariat fardu kifayah Islam di Medan adalah salah. Faktanya, rumah sakit telah memastikan jenazah tersebut dimandikan sebelum dikafani dan dimasukkan ke peti.
 
Informasi ini masuk kategori hoaks jenis misleading content (konten menyesatkan). Misleading terjadi akibat sebuah konten dibentuk dengan nuansa pelintiran untuk menjelekkan seseorang maupun kelompok. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
 
Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya.
 

[Cek Fakta] Viral Foto Jenazah Positif Covid-19 Dikuburkan Masih Mengenakan Daster dan Tidak Sesuai Syariat Islam
 

Referensi:
https://news.detik.com/berita/d-5109035/geger-jenazah-suspek-corona-berdaster-dalam-kafan-di-medan/2
https://www.idntimes.com/news/indonesia/indah-permatasari-lubis/viral-jenazah-pasien-covid-19-dikubur-masih-pakai-baju-daster-nasional/3
https://turnbackhoax.id/2020/07/28/salah-mayat-positif-covid-19-dikuburkan-masih-menggunakan-daster-tidak-sesuai-dgn-syariat-fardhu-kifayah-islam/
https://archive.md/EY8GJ
 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id
 

 

(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif