Bongkahan batu raksasa yang menimpa rumah warga di Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (9/10/2019). Foto: Antara/M Luthfi Rahman
Bongkahan batu raksasa yang menimpa rumah warga di Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (9/10/2019). Foto: Antara/M Luthfi Rahman

Hujan Meteor Jatuh di Purwakarta? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 11 Oktober 2019 18:05
Sebuah video yang memperlihatkan pemukiman warga rusak parah ketiban bongkahan batu raksasa, viral di media sosial. Orang-orang di dalam video itu berhamburan keluar rumah.
 
Batu-batu raksasa itu terlihat berceceran di segala tempat. Selain merusak rumah, bebatuan itu juga merusak akses jalan.
 
Momen hujan batu raksasa itu diunggah salah satu kanal di situs berbagi video Youtube, "pian channel" pada Kamis, 10 Oktober 2019. Di dalam kotak deskripsi, kanal itu menulis keterangan sebagai berikut:

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
“INALILLAHI WAINAILAIHI RADZIUN..MARI KITA BERDOA SEMOGA TIDAK TERJADI BENCANA ALAM YANG LEBIH BESAR....BARUSAN HUJAN BATU SEBESAR RUMAH DI PURWAKARTA BEBERAPA MENIT LALU, SEPERTINYA SERPIHAN METEOR YANG MENUJU BUMI..MARI ISTIGFAR.BERDOA KEPADA ALLAH SWT..MASIH DI CARI APAKAH TIMBUL BANYAK KORBAN..AMIN”
Hujan Meteor Jatuh di Purwakarta? Ini Faktanya
 

 
Penelusuran Fakta
Setelah ditelusuri, hujan batu tersebut memang terjadi. Akan tetapi bebatuan yang menghujani rumah warga merupakan dampak dari aktivitas blasting atau peledakan batu yang dilakukan oleh perusahaan tambang, PT MANDIRI SEJAHTERA SENTRA (MSS),
 
Bebatuan itu jatuh dari atas tebing akibat ledakan dinamit, bukan berasal dari langit atau sejenis meteor.
 
Merujuk pemberitaan Medcom.id, kejadian itu berlangsung pada siang hari di Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa 8 Oktober 2019. Ledakan dinamit berkekuatan 200 ton itu menghancurkan tujuh rumah warga dan sebuah sekolah yang mengalami rusak berat.
 
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, mengatakan, pihaknya segera mengirim surat ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait perizinan penambangan yang dibawahi langsung oleh pemprov.
 
"Kalau terbukti ada kelalaian, kami minta izin pertambangan perusahaan tersebut untuk dicabut. Karena, ini sangat merugikan masyarakat kami," Kata Anne, Rabu, 9 Oktober 2019.
 
Tak hanya itu, Anne memastikan akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menyelidiki aktivitas tambang. Apalagi selama penambangan dilakukan dengan bahan peledak.
 
"Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi. Kasihan masyarakat yang dirugikan. PT MSS harus bertanggung jawab," tegasnya.
 
Anne pun mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar tambang untuk waspada dan berhati-hati.
 
Sementara, perusahaan penanggung jawab penambangan mengaku akan bertanggung jawab atas insiden ledakan. PT MSS selaku operator siap memberikan ganti rugi.
 
"Kami bertanggung jawab dan siap memberikan ganti rugi serta akan memperbaiki seluruh rumah yang rusak yang terkena nambak musibah yang terjadi," Kata Syarief perwakilan PT Mandiri Sejahtera Sentra (MSS).
 

Kesimpulan:
Peristiwa hujan batu di Purwakarta adalah benar. Hanya, batu-batu yang jatuh merusak perumahan warga berasal dari atas tebing akbiat aktivitas blasting atau peledakan yang dilakukan oleh perusahaan tambang, bukan serpihan meteor yang jatuh dari langit.
 

Referensi :
https://www.medcom.id/nasional/daerah/Rb15wydb-bupati-purwakarta-minta-izin-penambangan-batu-dievaluasi
https://www.medcom.id/nasional/daerah/JKRVJL5K-dedi-mulyadi-ingin-izin-perusahaan-tambang-batu-purwakarta-dicabut
 

Sumber :
https://www.youtube.com/watch?v=9-IwUPkyHtY
 

 

(WAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif