Tangkapan layar pemberitaan palsu dari situs media blog
Tangkapan layar pemberitaan palsu dari situs media blog

Prabowo Resmi Dilantik Jadi Menhan, Rupiah Langsung Naik Melejit ? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 24 Oktober 2019 14:17
Tersebar kabar yang menyebut nilai tukar rupiah naik melejit karena Prabowo Subianto resmi dilantik menjadi menteri pertahanan. Disebutkan, imbas pelantikan Prabowo mampu mendongkrak kenaikan Rupiah 0,04 persen.
 
Kabar itu pertama kali diunggah oleh media blog; petroxi.blogspot.com. Media blog itu menurunkan artikel berjudul "Prabowo Resmi Dilantik Jadi Menhan, Rupiah Langsung Naik Melejit". Pada bagian bawah artikel, tertulis keterangan yang menyebut artikel itu sudah dibagikan sebanyak 13,9 ribu kali di media sosial.
 
Berikut artikel yang diunggah petroxi.blogspot.com:
PETROXI,-Nilai tukar rupiah kembali menguat pada Rabu (23/10) pagi, yakni berada di posisi Rp 14.035. Nilai tersebut menguat sebesar 0,04 persen dari sebelumnya yang ada di posisi Rp 14.040 pada Selasa (22/10) malam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menilai penguatan rupiah tak lepas dari imbas sentimen positif dari penyusunan kabinet kerja Jokowi jilid 2. Termasuk Keberadaan Prabowo Subianto yang tadi dianggap sebagai oposisi pemerintahan. Selain itu, terpilihnya kembali Sri Mulyani menjadi Menteri Keuangan juga dianggap memberikan angin positif. Menurut Ariston, pasar mempercayai kemampuan Sri dalam mengawal kebijakan fiskal Jokowi.
 
"Terutama setelah pasar mengetahui Sri Mulyani masih jadi Menkeu," kata Ariston dilansir dari CNN Indonesia, Rabu (23/10). "Pasar rupanya mempercayai kemampuan Sri Mulyani untuk mengawal kebijakan fiskal Jokowi."
 
Ariston memprediksi bahwa rupiah akan terus bergerak di kisaran Rp 14.000 hingga Rp 14.100. Pergerakan ini juga tak lepas dari kondisi kesepakatan Brexit. Menurutnya, melempemnya kesepakatan Brexit berpotensi menahan laju penguatan rupiah.
 
Baca juga: Pulangkan HRS Sebagai Syarat Dari Prabowo Menerima Jabatan Menhan
 
"Semalam parlemen Inggris kembali mementahkan proposal kesepakatan Boris Johnson," tutur Ariston. "Dan memaksa perpanjangan waktu Brexit."
 
Masih dilansir dari CNN Indonesia, sejumlah mata uang di Asia Tenggara terpantau melemah terhadap dolar AS. Ada baht Thailand yang melemah 0.03 persen, ringgit Malaysia yang melemah 0.07 persen, peso Filipina 0,05 persen, hingga dolar Singapura yang melemah 0,01. Sedangkan penguatan dialami oleh mata uang yen Jepang yang naik sebesar 0,07 persen dan rupee India yang naik sebesar 0.29 persen.
 
Simak juga: Prabowo Gabung Koalisi Jokowi, Gerindra Yakin Tidak Mempengaruhi Para Pendukung
 
Hal sama juga terjadi di sejumlah negara maju. Penguatan terjadi pada dolar Australia sebesar 0,04 persen dan euro sebesar 0,01 persen. Sementara itu, poundsterling Inggris justru melemah sebesar 0,03 persen dan dolar Kanada sebesar 0,02 persen.

 

Prabowo Resmi Dilantik Jadi Menhan, Rupiah Langsung Naik Melejit ? Ini Faktanya
 

 
Penelusuran Fakta
Setelah dilakukan penelusuran oleh tim Cek Fakta Medcom.id, ternyata artikel yang diunggah petroxi.blogspot.com merupakan hasil salinan dari situs Wowkeren.com dengan judul artikel "Rupiah Kembali Menguat Usai Sri Mulyani Kembali Terpilih Jadi Menteri Keuangan".
 
Artikel yang diturunkan situs Wowkeren.com merupakan saduran dari artikel CNNIndonesia berjudul "Pengumuman Kabinet Indonesia Maju Kerek Nilai Tukar Rupiah". Versi artikel aslinya, tidak disebutkan faktor kenaikan Rupiah berasal dari pelantikan Prabowo menjadi Menhan.
 
Pembuat artikel di situs petroxi.blogspot.com menambahkan narasi pada paragraf ke dua, yang mengesankan Prabowo menjadi faktor kenaikan rupiah.
 
Versi artikel petroxi.blogspot.com:
Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menilai penguatan rupiah tak lepas dari imbas sentimen positif dari penyusunan kabinet kerja Jokowi jilid 2. Termasuk Keberadaan Prabowo Subianto yang tadi dianggap sebagai oposisi pemerintahan.
 
Selain itu, terpilihnya kembali Sri Mulyani menjadi Menteri Keuangan juga dianggap memberikan angin positif. Menurut Ariston, pasar mempercayai kemampuan Sri dalam mengawal kebijakan fiskal Jokowi.
 
"Terutama setelah pasar mengetahui Sri Mulyani masih jadi Menkeu," kata Ariston dilansir dari CNN Indonesia, Rabu (23/10). "Pasar rupanya mempercayai kemampuan Sri Mulyani untuk mengawal kebijakan fiskal Jokowi."

 
Versi artikel CNNIndonesia:
Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjendra menilai penguatan rupiah disebabkan oleh sentimen positif dari penyusunan kabinet kerja Jokowi jilid 2.
 
"Terutama setelah pasar mengetahui Sri Mulyani masih jadi Menkeu. Pasar rupanya mempercayai kemampuan Sri Mulyani untuk mengawal kebijakan fiskal Jokowi," kata Ariston saat diwawancarai CNNIndonesia.com, Rabu (23/10).
 

Prabowo Resmi Dilantik Jadi Menhan, Rupiah Langsung Naik Melejit ? Ini Faktanya
 

Prabowo Resmi Dilantik Jadi Menhan, Rupiah Langsung Naik Melejit ? Ini Faktanya

 

 
Sementara itu, merujuk pemberitaan Medcom.id, dari artikel berjudul "Sri Mulyani Kembali Jabat Menkeu, Rupiah Tancap Gas Menguat", faktor penguatan Rupiah karena dipercayanya kembali Sri Mulyani menjadi menteri keuangan, sudah terasa sejak Selasa 22 Oktober 2019.
 
"Sri Mulyani adalah darling-nya pasar, kepastian kembali jadi menteri pasti menjadi pendorong sentimen positif pasar," kata Direktur Riset Core Indonesia Piter Abdullah kepada Medcom.id, di Jakarta, Selasa, 22 Oktober 2019.
 

Kesimpulan:
Pernyataan yang menyebut nilai tukar Rupiah naik melejit karena Prabowo resmi dilantik jadi Menhan adalah salah. Pembuat artikel di situs petroxi.blogspot.com menambahkan narasi yang tidak berasal dari narasumber.
 

Referensi:
https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20191023101653-78-442070/pengumuman-kabinet-indonesia-maju-kerek-nilai-tukar-rupiah
https://www.wowkeren.com/berita/tampil/00279490.html
https://www.medcom.id/ekonomi/bursa/zNP4zzAN-sri-mulyani-kembali-jabat-menkeu-rupiah-tancap-gas-menguat
 

Sumber:
https://petroxi.blogspot.com/2019/10/prabowo-resmi-dilantik-jadi-menhan.html
 

 

(WAN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif