Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook
Tangkapan layar berita palsu Foto:Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Luhut Sebut Arak Bali Mampu Turunkan Angka Positif Covid-19? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Whisnu Mardiansyah • 14 Agustus 2020 18:00
Beredar sebuah artikel berjudul "Luhut Sebut Arak Bali Bisa Turunkan Penderita Corona". tautan artikel ini banyak disebarkan di media sosial facebook.
 
Akun Facebook atas nama Wahyu Ramandha membagikan tautan artikel di situs gelora.co dengan judul tersebut. Dalam unggahannya ia turut memberikan narasi.

"Kapan kalian bisa WARAS?
#Togog"


[Cek Fakta] Luhut Sebut Arak Bali Mampu Turunkan Angka Positif Covid-19? Ini Faktanya
 

Penelusuran:
Dari hasil penelusuran tim cek fakta medcom.id, klaim bahwa Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut arak bali bisa turunkan penderita covid-19 adalah salah. Faktanya, dalam artikel tersebut Luhut sendiri masih menyangsikan kebenaran arak Bali bisa menurunkan covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Dari artikel tersebut yang dimuat di situs gelora.co, tidak ada pernyataan langsung dari Luhut menyebut arak Bali bisa menurunkan angka penderita covid-19. Pernyataan Luhut sebagai berikut. "Gubernurnya mengatakan ada herbal daerah, meminum arak dari mereka. Entah benar entah tidak, yang penting (angka COVID-19) kelihatan turun. Saya dukung saja lah, jadi itu kearifan sosial masing-masing," ujar Luhut dalam artikel tersebut.
 
Dilansir dari Cnnindonesia.com, Luhut hanya mendukung promosi penggunaan arak untuk terapi covid-19 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Ia tak percaya sepenuhnya khasiat arak untuk obat covid-19, kata dia, yang terpenting adalah kasus penyebaran virus bisa dikendalikan dengan baik.
 
Terlebih pemerintah telah memutuskan untuk membuka kembali pariwisata Pulau Dewata untuk wisata lokal demi mendorong geliat perekonomian.
 
[Cek Fakta] Luhut Sebut Arak Bali Mampu Turunkan Angka Positif Covid-19? Ini Faktanya
 
Dilansir Kompas.com, sebelumnya Gubernur Bali I Wayan Koster mengembangkan ramuan tradisional atau usada untuk mempercepat kesembuhan pasien positif yang tidak bergejala atau OTG.
 
Ia mengatakan ramuan tersebut terbuat dari bahan dasar arak tradisional Bali. Arak itu diekstrak dan dicampur dengan bahan lain seperti daun jeruk limau dan minyak kayu putih. Ramuan ini hanya diberikan kepada warga yang positif Covid-19 namun tidak memiliki gejala. Mereka dikarantina di tempat yang disediakan Pemprov Bali.
 
"Kita punya usada baru yang diterapkan di orang-orang positif. Orang terjangkit di karantina ini itu kita lakukan treatment dengan usada berbahan arak Bali," kata Koster.
 

[Cek Fakta] Luhut Sebut Arak Bali Mampu Turunkan Angka Positif Covid-19? Ini Faktanya
 
Kesimpulan:
Klaim bahwa Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut arak bali bisa turunkan penderita covid-19 adalah salah. Faktanya, dalam artikel tersebut Luhut sendiri masih menyangsikan kebenaran arak Bali bisa menurunkan covid-19.
 
Informasi ini jenis hoaks False connection (koneksi yang salah). Ciri paling gamblang dalam mengamati konten jenis ini adalah ditemukannya judul yang berbeda dengan isi berita. Konten jenis ini biasanya diunggah demi memperoleh keuntungan berupa profit atau publikasi berlebih dari konten sensasional.
[Cek Fakta] Luhut Sebut Arak Bali Mampu Turunkan Angka Positif Covid-19? Ini Faktanya
Referensi:
1.https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20200813180114-92-535456/tak-yakin-khasiatnya-luhut-dukung-arak-bali-untuk-covid-19
2.https://regional.kompas.com/berita/16440871-gubernur-koster-klaim-ramuan-dari-arak-bali-percepat-kesembuhan-pasien-covid?page=all
3.https://archive.vn/uS7b9

 

*Kami sangat senang dan berterima kasih jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks atau memiliki sanggahan terhadap hasil pemeriksaan fakta, kemudian melaporkannya melalui surel cekfakta@medcom.id atau WA/SMS ke nomor 082113322016
 

 
(WHS)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif