Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui media sosial. Foto: Facebook
Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui media sosial. Foto: Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Asap Rokok Dapat Mencegah Virus Korona? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 07 April 2020 19:53
Beredar kabar bahwa merokok dapat menghadang virus Korona tipe baru alias covid-19. Disebutkan virus korona akan terhalang oleh nikotin yang ada di dalam rokok.
 
Kabar itu menyebar melalui media sosial. Akun Facebook Abdoul Kabeer ikut membagikan informasi tersebut pada Selasa, 31 Maret 2020. Berikut Secara lengkap narasi yang diunggah:
 
"*BERUNTUNGLAH PARA PEROKOK BERAT DI DUNIA.*

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 
Pentingnya merokok untuk melawan corona.
Dibaca sampai selesai ???????????? Mengunngkap fakta penelitian yang bilang merokok membunuhmu.Dan mengungkap fakta baru tentang pencegahan Virus Corona dengan asap rokok.
 
Dilansir dari halaman peneliti paru-paru Dr. Prof. Ali bolgana dari Mesir.
Bahwa kandungan nikotin rokok menempel di paru-paru yang dimana,virus yang masuk ke paru-paru lewat udara dapat terhalang karena adanya nikotin rokok tersebut,Makanya saat ini wabah virus corona yang menyerang ke negara-negara besar kebanyakan orang yang terdampak virus tersebut dan meninggal dunia di karenakan tidak ada nikotin yang menyelimuti paru-paru mereka,Walau pun kita tahu nikotin tersebut juga merusak paru-paru tetapi dalam jangka waktu lama dan panjang,sedangkan virus corona ini merusak paru-paru kita dalam hanya beberapa hari saja,jadi pernyataan merokok ini sudah di angkat di mesir dan sekarang penduduk mesir sudah melakukan prakteknya dan virus corona di mesir sudah bisa di tanggulangi karena mereka merokok sesuai anjuran Dr. Prof. Ali Bolgana seorang Dr. yang ahli dalam mencegah kerusakan paru-paru.
Pada saat ini yang kita tahu bahwa orang yang terkena virus corona adalah orang yang tidak merokok, mengapa karena di dalam paru-paru mereka tidak ada getah nikotin yang mengikat virus atau kuman yang masuk ke dalam paru-paru mereka,yang menyebabkan virus tersebut bisa menggerogoti paru-paru mereka seperti virus corona ini.
 
Mari saling berbagi,saling mengingatkan karena 1x kamu share kamu sudah menyelamatkan Masyarakat Indonesia sebanyak 10 orang.
 
Di terbitkan dari perusahaan buku ternama di mesir dan Halaman artikel google linknya ada di bawah ini
 
https://www.almaany.com/ar/dict/ar-ar/?????/
 
Untuk rokok herbal tentu beda cerita.
Pengen tahu rasakan sensasinya......"

 

[Cek Fakta] Asap Rokok Dapat Mencegah Virus Korona? Ini Faktanya
 

Penelusuran:
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa merokok dapat menghambat virus korona adalah salah. Faktanya, merokok justru dapat membuat seseorang rentan terpapar covid-19.
 
Dilansir Medcom.id melalui artikel berjudul "Merokok Mengurangi Kemampuan Tubuh Melawan Infeksi" menyebut Praktisi kesehatan dan dosen Warwick Medical School, Dr. James Gill, menyatakan merokok adalah faktor risiko yang signifikan terkait risiko terinfeksi covid-19.
 
“Ada banyak faktor yang saling terkait mengapa merokok mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dari kemampuan untuk mendapatkan oksigen dari darah ke jaringan, hingga peningkatan kadar karbon monoksida dalam darah,” jelasnya.
 
Salah satu alasan yang memungkinkan risiko infeksi pernapasan pada perokok terus meningkat adalah kerusakan dan kematian yang terjadi pada silia (bulu-bulu halus) di saluran udara dan paru-paru. Silia bertugas melapisi saluran udara, sehingga memiliki peran yang sangat vital dalam membersihkan lendir dan kotoran. Serta menyaring partikel-partikel yang dihirup. Dengan begitu, silia berperan dalam mencegah virus dan bakteri masuk ke paru-paru.
 
James menjelaskan bahan kimia yang terkandung dalam rokok memiliki dua efek serius pada silia ketika dihirup. Pertama adalah mengurangi gerakan silia, yang berarti akan lebih sulit untuk memindahkan lendir dan kotoran agar bisa keluar dari paru-paru.
 
Seiring waktu, asap yang dihirup dari rokok lama-kelamaan juga dapat membunuh silia, hingga akhirnya meningkatkan risiko infeksi virus secara drastis.
 

[Cek Fakta] Asap Rokok Dapat Mencegah Virus Korona? Ini Faktanya
 

Pula, dilansir Mediaindonesia.com melalui artikel berjudul "Perokok Aktif Lebih Berisiko Terinfeksi Covid-19" disebutkan bahwa perokok aktif lebih berisiko terinfeksi virus korona . Hal itu diungkapkan oleh Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Amin Soebandrio. Amin menyatakan, tubuh seorang perokok lebih banyak mengandung reseptor virus korona, sehingga memudahkan virus tersebut bereaksi dan menimbulkan penyakit.
 
"Merokok meningkatkan peradangan DCs dan meningkatkan respon peradangan tubuh, dan mungkin berkontribusi terhadap terjadinya badai sitokin dalam tubuh pasien yang sakit berat," kata Amin di Kantor Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Jakarta Pusat, Jumat (13/3).
 
Adapun, dalam kasus Covid-19 sendiri, terdapat tiga sel yang menjadi reseptor virus tersebut, yakni sel ACE2, CD209, CLEC4M. "Kita lihat untuk perokok ACE2nya sangat signifikan menonjol, CD209-nya juga. Nah ini meningkat ekspresinya bagi orang-orang merokok. Pelabuhan virus tersebut semakin banyak. Sehingga berpontensi besar," tuturnya.
 
Sementara, pada tubuh orang yang tidak merokok, reseptor tersebut tidak menonjol sehingga virus akan sulit masuk.
 

[Cek Fakta] Asap Rokok Dapat Mencegah Virus Korona? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa merokok dapat menghambat virus korona adalah salah. Faktanya, merokok justru dapat membuat seseorang rentan terpapar covid-19.
 
Informasi tersebut masuk dalam kategori hoaks jenis fabricated content (konten palsu). Fabricated content terbilang menjadi jenis konten palsu yang paling berbahaya. Konten ini dibentuk dengan kandungan 100% tidak bisa dipertanggung-jawabkan secara fakta.
 

Referensi:
https://www.medcom.id/rona/kesehatan/VNx4qPdN-merokok-mengurangi-kemampuan-tubuh-melawan-infeksi
https://mediaindonesia.com/read/detail/296497-perokok-aktif-lebih-berisiko-terinfeksi-covid-19
 

*Jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks, dapat melaporkan kepada kami melalui surel cekfakta@medcom.id.
 

 

(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif