Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui media sosial. Foto: Facebook
Tangkapan layar pemberitaan palsu melalui media sosial. Foto: Facebook

[Fakta atau Hoaks]

[Cek Fakta] Pasien Korona Kabur dari Rumah Sakit di Poso? Ini Faktanya

Medcom Files Cek Fakta
Wanda Indana • 10 April 2020 13:22
Beredar informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus Korona jenis baru atau covid-19 dari Rumah Sakit Undata, Palu, Sulawesi Tengah. Pula beredar foto KTP dari pasien PDP yang dikabarkan kabur dari Rumah Sakit.
 
Akun Facebook Hairully Bayongkaro membagikan informasi tersebut dengan mengunggah foto KTP pasien PDP tersebut. Berikut narasi yang dibagikan akun tersebut:
 
"Info dari kepolisian dan bekerja sama dengan lurah BONESOMPE tlah kbur pasin PDP dri RS undata skitar jam 10 pagi tadi, orang tersebut berdomisili bonesompe, Poso kpta Utara. Jadi bagi sodara2 yang tau keberadaan org tersebut agar segera menghubungi call center
0811****** (RSUD Poso)
0821******** (PSC 159 Maroso)
0821******** (PSC 119 Maroso)
"

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


 

[Cek Fakta] Pasien Korona Kabur dari Rumah Sakit di Poso? Ini Faktanya
Penelusuran:
Setelah dilakukan penelusuran, klaim bahwa adanya pasien PDP kabur dari RS Undata, Palu, Sulawesi Tengah, adalah salah. Tim Subdit Cyber Crime Polda Sulteng telah menangkap pelaku penyebar hoaks.
 
Dilansir Merdeka.com, melalui artikel berjudul "Sebar Hoaks Pasien Corona Kabur, Ibu di Sulteng Terancam Denda Rp1 Miliar" Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Didik Supranoto mengatakan, kabar hoaks itu berhembus mulai Jumat, 3 April 2020. Karena sudah meresahkan warga, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa anggota keluarga korban. Selain itu polisi juga melakukan profeling akun milik terduga tersangka.
 
Setelah memastikan kabar yang disebar akun Facebook itu hoaks, polisi akhirnya menangkap pelaku di rumahnya di Kabupaten Parigi Moutong. Pelaku, menurut Didik, tidak bisa mengelak saat diperiksa dan mengakui perbuatannya menyebar hoaks. Tersangka diancam dengan pasal 28 ayat (1) dan atau pasal 45 ayat (1), UU ITE.
 
"Dari tangan tersangka, berhasil diamankan capture postingan akun FB Rabia Najwa yang hoaks itu serta 1 unit handphone pelaku. Tersangka terancam 6 tahun penjara dan atau denda maksimal Rp1 miliar," katanya, Senin (6/4).
 
Atas kejadian itu Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah mengimbau kepada masyarakat Sulawesi Tengah untuk lebih bijak menggunakan media sosial, apalagi saat mengunggah informasi berkaitan dengan Covid-19 yang belum tentu kebenarannya.
 
"Kami mengimbau masyarakat membantu pemerintah dalam upaya pencegahan Covid-19. Terutama dengan patuh pada anjuran untuk membatasi saling kontak fisik dan tidak membuat keramaian," tutupnya.
 

[Cek Fakta] Pasien Korona Kabur dari Rumah Sakit di Poso? Ini Faktanya
 

Kesimpulan:
Klaim bahwa adanya seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) kabur dari RS Undata, Palu, Sulawesi Tengah, adalah salah. Tim Subdit Cyber Crime Polda Sulteng telah menangkap pelaku penyebar hoaks.
 

Referensi:
https://www.merdeka.com/peristiwa/sebar-hoaks-pasien-corona-kabur-ibu-di-sulteng-terancam-denda-rp-1-miliar.html
 

*Jika Anda menemukan informasi terindikasi hoaks, dapat melaporkan kepada kami melalui surel cekfakta@medcom.id.
 


 

(WAN)
LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif