Foto: HP
Foto: HP

Tips & Trik

Cara Cek Keaslian Tinta Printer HP

Teknologi hp tips dan trik teknologi tips & trik
Cahyandaru Kuncorojati • 20 April 2022 09:41
Jakarta: Dalam satu tahun terakhir, tim HP Anti-Counterfeit and Fraud (ACF) mengaku telah menyita lebih dari 3,5 juta produk print, suku cadang, dan komponen palsu. Ini termasuk tinta dan katrid toner dalam jumlah besar di kawasan Eropa, Timur Tengah dan Afrika (EMEA), Asia-Pasific (APAC) dan juga di Amerika.
 
Pihak HP menjelaskan produk palsu tidak hanya illegal, tetapi juga bisa menyebabkan masalah yang dapat menimbulkan isu kinerja dan ketahanan produk. Jika printer HP rusak akibat tinta atau katrid toner yang palsu, maka kerusakan pada printer tidak bisa ditanggung garansi.
 
“Para pemalsu semakin banyak memanfaatkan ruang digital untuk menjual barang-barang palsu mereka,” kata Guillaume Gerardin, Global Head and General Manager of Print Supplies at HP.
 
“Kini para pelanggan semakin sulit mengidentifikasi katrid palsu pada saat pembelian. Karena itulah, sangat penting untuk terus bekerja sama dengan marketplace online untuk membantu menemukan dan menghapus listing produk palsu, serta melacak sumber barang-barang ini.”
 
Di antara bulan November 2020 dan Oktober 2021, HP mengklaim berhasil menyita 646.000 produk print palsu dari kawasan Timur Tengah dan Afrika, sebanyak 400.000 produk dari kawasan Amerika, dan 2,5 juta dari seluruh kawasan Asia Pasifik, termasuk dari Indonesia.
 
Para oknum telah beralih ke perdagangan barang palsu secara online. Tren ini semakin diperburuk karena Covid-19, dengan naiknya de-listing online HP sebesar 19 persen dari tahun ke tahun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


HP bekerja sama dengan marketplace dan organisasi pihak ketiga online untuk menerapkan prosedur yang lebih ketat pada situs-situs online untuk mengidentifikasi produk atau penjual palsu.
 
Sebanyak 1.191 CPPA dilakukan di FY21, meningkat 11 persen dari FY20. Inspeksi dan audit virtual mendukung tim ACF dalam mengidentifikasi dan menghapus lebih dari 224.000 penawaran online HP yang tidak sah secara global.
 
“Saat para vendor, mitra, distributor, dan penegak hukum lokal saling bekerja sama, kami bisa meminimalisir produk print palsu untuk masuk ke pasar,” Ucap Glenn Jones, global head dari program anti-counterfeiting HP.
 
“Seiring pembatasan pandemi perlahan diangkat dan para karyawan mulai datang ke kantor, pengambil keputusan IT harus tetap waspada akan produk kantor murah yang bisa saja merupakan barang palsu. The Combating Counterfeit Products Act dan Customer Delivery dapat membantu mengidentifikasikan dan memastikan katrid dan komponen palsu tidak akan sampai ke para pengguna (end user).”
 
HP Instant Ink dan Managed Print Services memberikan cara yang aman dan mudah dalam memastikan pelanggan terus mendapatkan produk perlengkapan print asli dan berkinerja tinggi. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dicermati untuk membedakan produk HP yang asli dan palsu:
 
1. Periksa label. Kenali hologram pada label keamanan yang tertera pada kotak produk dan pastikan pada saat digerakkan maju-mundur atau atas-bawah, warna label berubah atau symbol “OK” dan “√" bergerak di labelnya.
 
2. Pindai kode. Gunakan aplikasi HP SureSupply atau pemindai kode QR lainnya untuk memindai kode yang tertera di segel keamanan katrid. Jika kode QR tidak dapat dibaca, validasi secara online.Lapor adanya kepalsuan. Bantu kami menangkal barang palsu dengan melaporkannya ke HP.com.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif