Tecno Pova 8 5G mengedepankan daya tahan baterai besar serta identitas sebagai smartphone gaming. Sementara itu, Poco X8 Pro lebih menonjolkan performa chipset, kualitas layar AMOLED, dan kemampuan kamera lebih lengkap.
Dengan selisih harga sekitar Rp200.000 untuk varian RAM 8GB dan penyimpanan 256GB, kedua smartphone ini menjadi pilihan yang menarik bagi pengguna yang sedang mencari perangkat 5G dengan spesifikasi kompetitif.
Karena itu, memahami kelebihan dan kekurangan masing-masing menjadi hal penting sebelum menentukan pilihan.
Desain dan Kualitas Layar
Tecno Pova 8 5G tampil dengan desain cukup mencolok berkat nuansa gaming pada bodinya. Salah satu elemen yang menjadi pembeda adalah keberadaan Round Matrix Display di bagian belakang, memberikan karakter visual berbeda dibandingkan dengan smartphone pada kelas harga serupa.Di bagian depan, Tecno menggunakan layar IPS LCD berukuran 6,76 inci dengan refresh rate hingga 144Hz. Refresh rate tinggi tersebut membuat animasi terasa lebih mulus saat bermain game maupun menggulir media sosial.
Sebaliknya, Poco X8 Pro memilih pendekatan desain lebih minimalis dan premium. Bodinya telah mengantongi sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K sehingga menawarkan perlindungan lebih baik terhadap debu maupun air.
Untuk urusan layar, Poco X8 Pro unggul berkat panel AMOLED 6,59 inci yang mendukung Dolby Vision, HDR10+, tingkat kecerahan puncak hingga 3.500 nits, serta perlindungan Corning Gorilla Glass 7i. Kombinasi tersebut menghasilkan warna lebih pekat, kontras tinggi, dan visibilitas yang tetap nyaman saat digunakan di bawah sinar matahari langsung.
Performa Chipset dan Dapur Pacu
Perbedaan paling mencolok dari kedua perangkat ini terletak pada sektor performa. Tecno Pova 8 5G ditenagai MediaTek Dimensity 7100 berfabrikasi 6 nanometer yang dipadukan GPU Mali-G610 MC2. Chipset tersebut cukup mumpuni untuk aktivitas harian, multitasking, hingga bermain game populer dengan pengaturan grafis menengah hingga tinggi.Sementara itu, Poco X8 Pro membawa MediaTek Dimensity 8500-Ultra berfabrikasi 4 nanometer yang dipadukan GPU Mali-G720 MC8. Selain menawarkan efisiensi daya lebih baik, chipset ini juga memiliki kemampuan komputasi dan grafis jauh lebih tinggi.
Keunggulan Poco semakin terasa karena telah menggunakan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1 berkemampan menghadirkan proses baca-tulis data lebih cepat dibandingkan dengan penyimpanan konvensional. Hal tersebut berdampak pada waktu membuka aplikasi, memuat game, hingga proses instalasi lebih singkat.
Baterai dan Kamera
Jika daya tahan baterai menjadi prioritas utama, Tecno Pova 8 5G memiliki keunggulan yang sulit diabaikan. Smartphone ini dibekali baterai berkapasitas 8.000 mAh, jauh lebih besar jika dibandingkan dengan Poco X8 Pro.Kapasitas tersebut memungkinkan perangkat digunakan lebih lama tanpa perlu sering mengisi daya, terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi atau hobi bermain game dalam waktu lama. Pengisian daya Tecno Pova 8 5G memang hanya mendukung fast charging 45W, tetapi kapasitas baterainya mampu menjadi nilai jual utama.
Di sisi lain, Poco X8 Pro menggunakan baterai 6.500 mAh yang dipadukan teknologi 100W HyperCharge. Dengan teknologi tersebut, waktu pengisian daya menjadi jauh lebih singkat. Smartphone ini juga mendukung reverse wired charging 27W sehingga dapat digunakan sebagai power bank untuk perangkat lain.
Pada sektor fotografi, kedua smartphone sama-sama menggunakan kamera utama 50MP. Namun, Poco X8 Pro menawarkan konfigurasi lebih lengkap berkat hadirnya Optical Image Stabilization (OIS), kamera ultrawide 8MP, serta kamera depan 20MP.
Sedangkan Tecno Pova 8 5G hanya dibekali kamera tambahan auxiliary dan kamera selfie 13MP sehingga lebih berfokus pada kebutuhan fotografi dasar.
Pilih Mana?
Pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna. Tecno Pova 8 5G layak dipilih apabila pengguna mengutamakan baterai jumbo 8.000 mAh, refresh rate layar hingga 144Hz, desain gaming unik dan harga sedikit lebih terjangkau.Namun, calon pembeli juga perlu mempertimbangkan bobot perangkat yang mencapai 225 gram, penggunaan panel IPS LCD, serta konfigurasi kamera lebih sederhana. Sementara itu, Poco X8 Pro lebih cocok bagi pengguna yang menginginkan performa chipset lebih tinggi, layar AMOLED premium dengan Dolby Vision, serta kamera lebih lengkap dengan OIS dan ultrawide.
Poco X8 Pro juga lebih cocok bagi pengguna yang menginginkan pengisian daya 100W HyperCharge, sertifikasi IP66/IP68/IP69/IP69K, serta RAM LPDDR5X dan storage UFS 4.1. Dengan tambahan biaya sekitar Rp200 ribu, Poco X8 Pro menawarkan peningkatan yang cukup signifikan, terutama pada sektor performa, layar, kamera, dan fitur premium lainnya.
Di sisi lain, Tecno Pova 8 5G tetap menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang lebih mengutamakan daya tahan baterai serta pengalaman gaming dalam durasi panjang.
Perbandingan Tecno Pova 8 5G vs Poco X8 Pro
| Spesifikasi | Tecno Pova 8 5G | Poco X8 Pro |
| Harga | Rp5.599.000 | Rp5.799.000 |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7100 | MediaTek Dimensity 8500-Ultra |
| RAM | 8GB | 8GB LPDDR5X |
| Storage | 256GB | 256GB UFS 4.1 |
| Layar | 6,76 inci IPS LCD 144Hz | 6,59 inci AMOLED 120Hz |
| Kamera Belakang | 50MP + Auxiliary | 50MP OIS + 8MP Ultrawide |
| Kamera Depan | 13MP | 20MP |
| Baterai | 8.000 mAh | 6.500 mAh |
| Fast Charging | 45W | 100W HyperCharge |
| Bobot | 225 gram | 201 gram |
| Ketahanan | IP64, MIL-STD-810H | IP66/IP68/IP69/IP69K |
| Sensor Sidik Jari | Samping | Dalam layar |
| Audio | Dolby Atmos | Stereo Dolby Atmos Hi-Res |
Harga
- Tecno Pova 8 5G RAM 8 GB + 256 GB: Rp5.599.000
- Poco X8 Pro RAM 8 GB + 256 GB: Rp5.799.000
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda