Menata PC gaming di meja komputer. (ForeverGeek)
Menata PC gaming di meja komputer. (ForeverGeek)

Tips & Trik

Jangan Taruh PC di Lantai, Begini Alasannya

Teknologi teknologi tips dan trik teknologi
Cahyandaru Kuncorojati • 02 Juni 2020 09:04
Jakarta: Sebagian besar pemilik PC atau komputer desktop mungkin memilih menaruh komponen utama alias casing yang jadi mesin utamanya di lantai, sementara monitor di atas meja.
 
Hal ini mungkin diakibatkan karena meja komputer Anda terlalau sempit. Beberapa desain meja komputer yang punya harga terjangkau mungkin juga tidak hadir dengan laci atau bagian yang khusus untuk menaruh PC. Namun, menaruh PC di lantai juga sangat tidak disarankan.
 
Meskipun PC Anda punya ukuran casing model tower yang besar tetap saja hal tersebut tidak disarankan. Menaruh PC di atas meja juga menbuat perangkat memenuhi unsur estetika.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Mulai Masuk Kantor, Ini Perangkat Kerja yang Harus Dibersihkan
 
Berikut ini adalah beberapa alasan agar Anda tidak menaruh PC di lantai, dikutip dari How to Geek.
 
1. Mudah terkena dan menimbun debu
Casing PC memang memiliki lubang-lubang yang berfungsi sebagai ventilasi di beberapa sisinya termasuk bagian bawah. Hal ini sudah didesain oleh vendor untuk mendukung pasokan angin untuk sistem pendingin komponen di dalamnya.
 
Bayangkan, apabila sebuah PC yang terletak di atas meja tetap bisa terkena debu bagaimana jika PC tadi ditaruh di lantai, ditambah Anda tidak menjaga kebersihan lantai di sekitarnya. Kami pastikan bagian dalam komponen Anda akan terdapat tumpukan debu terutama di bagian kipas yang menghisap pasokan udara.
 
2. Jangan taruh di lantai dengan karpet
Apabila menaruh PC di lantai tidak disarankan, maka jangan taruh PC di lantai dengan karpet. Selain debu kemungkinan besar benda-bendar atau bagian dari karpet juga akan ikut terhisap ke dalam kipas pendingin di PC.
 
Benda padat seperti bagian dari karpet yaitu benang yang terkumpul akan lebih mengganggu kipas pendingin PC bahkan tanpa disadari bisa membuat kipas pendingin berhenti bekerja atau rusak.
 
Material kain yang tebal seperti karpet juga bisa menghalangi pembuangan suhu panas karena sifatnya yang merupakan konduktor panas dan tidak lebih baik dari material keramik seperti lantai maupun kayu dari meja komputer. Namun, kedua material yang disebutkan barusan jauh lebih mudah dibersihkan.
 
3. Efeknya? Sistem pendingin terganggu dan performa PC tidak optimal
Anda harus mengetahui bahwa setiap komponen memiliki sensor dan batas toleransi suhu. Saat suhu panas maka performa akan ditekan atau diturunkan untuk menghindari kerusakan sehingga usia komponen lebih lama.
 
Jadi, performa yang disajikan oleh PC dalam kondisi ini tidak akan maksimal. Anda akan merasakan bahwa terlepas dari spesifikasi tinggi yang dimiliki PC justru performanya terlihat mengecewakan.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif