NEWSTICKER
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Tips & Trik

Ajarkan Anak Bijak Berinternet, Begini Caranya

Teknologi google tips dan trik teknologi
Cahyandaru Kuncorojati • 26 Februari 2020 15:48
Jakarta: Beberapa waktu lalu Google memperingati Hari Aman Berinternet Sedunia atau Safer Internet Day yang diselenggarakan pada 11 Februari 2020. Bersama dengan ini Goolge juga melaksanakan program bernama Tangkas Berinternet.
 
Tangkas Berinternet adalah sebuah program global literasi digital dan keamanan online yang dijalankan oleh Google bertujuan untuk meningkatkan ketahanan berinternet anak-anak.
 
Program Tangkas Berinternet memuat beberapa materi ajar untuk guru dan orang tua, situs terkait literasi digital, dan permainan berbasis web yang dapat membantu mengajarkan konsep literasi digital kepada anak-anak dengan bantuan guru dan orang tua.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Riset Google bersama dengan lembaga riset Fluent akan ‘Digital Wellbeing’ tahun lalu menunjukan bahwa 1 dari 3 pengguna internet adalah anak - anak. Internet membuka banyak peluang untuk bermain, belajar, dan bersosialisasi.
 
Di saat yang sama, hal ini membuat anak-anak menghadapi risiko yang juga dihadapi orang dewasa. Buktinya, riset yang sama menunjukan bahwa 83 persen orang tua di Indonesia khawatir anak mereka terpapar konten yang tidak pantas atau berbahaya saat menggunakan teknologi digital.
 
Pertama yang bisa dilakukan orang tua adalah dengan menciptakan anak yang bijak berinternet sejak dini. Berikut ini Medcom.id sudah membuat panduan berdasarkan imbauan dari Google.
 
1. Ikuti aturan utamanya
Perlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan, baik di internet maupun dalam kehidupan nyata. Misalnya, laporkan jika terjadi pelecehan. Beri tahu seseorang yang dapat membantumu, seperti orang tua, guru, atau guru BP.
 
2. Jadilah penolong!
Seorang penolong akan melawan perilaku buruk dan membela kebaikan dan hal positif.
 
3. Lakukan hal-hal sederhana untuk interaksi positif
Misalnya, kalau ada orang posting hal negatif di internet tentang temanmu, ajak teman-teman lain untuk membuat banyak komentar baik mengenai temanmu yang sedang di-bully.
 
Namun jangan memberikan komentar buruk kepada si perundung (pelaku bully), karena kamu ingin memberikan contoh yang baik, bukan membalasnya.
 
4. Ambil keputusan yang tepat
Saat akan memilih hal yang akan dikatakan dan cara menyampaikannya, pikirkan terlebih dahulu keputusan tepat mulai dari kalimatnya dan hingga caranya.
 
Misalnya, suatu hal yang yang tidak pantas untuk kamu katakan di dunia nyata berarti juga tidak pantas dituliskan atau disampaikan di internet.
 
5. Sebarkan kebaikan di internet
Selalu ingat untuk membagikan atau menyebarkan kebaikan di internet. Jangan beri tempat untuk beredarnya hal atau konten tidak baik karena tidak akan memberikan manfaat sama sekali kepada penyebar dan yang menerimanya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif