Ini saran Kaspersky untuk mengamankan jaringan 5G. (AFP PHOTO / Kirill KUDRYAVTSEV)
Ini saran Kaspersky untuk mengamankan jaringan 5G. (AFP PHOTO / Kirill KUDRYAVTSEV)

Bagaimana Cara Memastikan Perangkat IoT Aman?

Teknologi tips dan trik teknologi cyber security
Ellavie Ichlasa Amalia • 31 Januari 2019 15:43
Jakarta:Salah satu tren yang diprediksi akan hadir dalam industri keamanan siber pada tahun ini, menurut Kaspersky Lab, adalah menjamurnya botnet IoT (Internet of Things).
 
Sebenarnya, IoT botnet bukanlah hal yang baru.Pada 2016, botnet bernama Mirai digunakan untuk menyerang Dyn dengan DDoS (Distributed Denial of Service), menyebabkan berbagai layanan tidak bisa diakses, seperti Twitter dan Spotify.
 
Vitaly Kamluk, Principal Security Researcher, Global Research and Analysis Team, Kaspersky Lab mengatakan, keamanan perangkat IoT seharusnya sudah dipertimbangkan sejak awal pengembangan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kaspersky telah mendorong para perusahaan IoT untuk bekerja sama dengan perusahaan keamanan siber dalam pengembangan produk baru," kata pria yang akrab dengan panggilan Vitaly ini.
 
"Perlindungan terbaik untuk perangkat IoT hanya bisa diberikan jika manufaktur mau atau diwajibkan untuk menyediakan perlindungan itu."
 
"Perangkat dengan Windows Embedded juga kini mulai menjadi incaran para kriminal siber," ujar Vitaly. Windows Embedded, yang kini namanya kini menjadi Windows IoT, adalah sekumpulan sistem operasi yang Microsoft buat untuk embedded system, sebuah perangkat yang dibuat dengan tujuan khusus.
 
Tren lain yang Kaspersky perkirakan muncul pada tahun ini adalah pemanfaatan teknologi 5G oleh kriminal siber. Vitaly menjelaskan, mengingat kecepatan 5G yang jauh lebih cepat dari 4G -- hingga 10 kali lebih cepat -- ini akan memungkinkan kriminal siber untuk mengirimkan data dalam jumlah besar dengan cepat.
 
"5G memang belum digunakan, tapi ketika ia muncul, kita mungkin akan menghadapi banyak serangan DDoS yang memanfaatkan ponsel atau data dalam jumlah banyak tercuri dengan bantuan jaringan seluler," kata Vitaly.
 
"Cara terbaik untuk mencegah kriminal menggunakan 5G untuk menyerang Anda adalah dengan membiasakan diri untuk menjaga keamanan ponsel dan tidak menghubungkan perangkat 5G ke jaringan perusahaan."
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif