
Mengetahui sisa masa dukungan juga bisa membantu pengguna menentukan kapan waktu yang tepat untuk mempertimbangkan penggantian HP. Lantas, bagaimana cara mengecek umur HP Xiaomi dan mengetahui sampai kapan perangkat mendapatkan update?
Ketahui Model HP dan Pembaruan Terakhir
Langkah pertama untuk mengetahui masa dukungan HP Xiaomi adalah mencari tahu model perangkat yang digunakan. Informasi ini nantinya bisa dipakai untuk mencari periode pembaruan software yang berlaku untuk perangkat tersebut.
Caranya cukup mudah, yaitu:
1. Buka Pengaturan di HP Xiaomi.
2. Pilih menu Tentang ponsel.
3. Cari nama dan model perangkat.
4. Catat nama lengkap model HP yang digunakan.
Setelah mengetahui modelnya, pengguna juga bisa melihat kapan terakhir kali perangkat menerima security patch Android. Masih dari menu Tentang ponsel, cari informasi mengenai Versi Android atau Update keamanan Android.
Tanggal security patch terakhir dapat menjadi gambaran apakah perangkat masih menerima pembaruan secara berkala. Namun, patch yang sudah lama tidak otomatis berarti masa dukungan HP telah berakhir karena jadwal update dapat berbeda berdasarkan model dan wilayah.
Cek Sisa Masa Dukungan lewat Xiaomi Security Center
Cara yang lebih akurat untuk mengetahui masa dukungan HP Xiaomi adalah melalui situs resmi Xiaomi Security Center. Informasi dari halaman tersebut dapat digunakan untuk melihat periode dukungan berdasarkan model perangkat.
Berikut langkah-langkahnya:
1. Buka browser melalui HP atau komputer.
2. Kunjungi Xiaomi Security Center.
3. Pilih kategori Smartphones.
4. Cari merek dan model HP Xiaomi yang digunakan.
5. Periksa informasi periode dukungan yang tercantum.
Sebagai contoh, informasi dukungan untuk Redmi Note 17 pada halaman Xiaomi Security Center menunjukkan bahwa perangkat tersebut mendapatkan dukungan hingga 31 Agustus 2032. Periode tersebut menjadi acuan yang lebih jelas dibandingkan hanya melihat tanggal security patch terakhir.
Pengguna juga bisa mencari informasi melalui Google, Bing, atau mesin pencari lainnya. Masukkan nama lengkap model HP, kemudian tambahkan kata kunci seperti end of software support, software updates until, atau update guarantee.
Meski begitu, hasil pencarian sebaiknya tetap dicocokkan dengan informasi dari Xiaomi. Sumber resmi lebih layak dijadikan acuan karena masa dukungan dapat berbeda antara model dan wilayah pemasaran.
Pantau Update HyperOS Secara Berkala
Selain mengecek periode dukungan secara manual, pengguna bisa memantau pembaruan sistem langsung dari HP. Pada perangkat Xiaomi yang menggunakan HyperOS, pengecekan update dapat dilakukan melalui menu pengaturan.
Caranya sebagai berikut:
1. Buka Pengaturan
2. Pilih Tentang ponsel
3. Ketuk bagian Xiaomi HyperOS
4. Pilih Periksa pembaruan
5. Tunggu hingga sistem memeriksa ketersediaan update.
Jika tidak ada pembaruan yang tersedia, pengguna tidak perlu langsung menganggap HP sudah mencapai akhir masa dukungan. Xiaomi dapat menggulirkan update secara bertahap dan ketersediaannya dapat berbeda berdasarkan model serta wilayah.
Karena itu, menu pembaruan HyperOS lebih tepat digunakan untuk memantau update yang tersedia saat ini, sedangkan informasi periode dukungan dari Xiaomi dapat digunakan untuk mengetahui sampai kapan perangkat mendapatkan dukungan.
Kapan HP Xiaomi Perlu Dipertimbangkan untuk Diganti?
HP Xiaomi yang sudah mendekati akhir masa dukungan sebenarnya masih dapat digunakan selama perangkat masih berfungsi dengan baik. Berakhirnya dukungan software tidak membuat HP langsung berhenti beroperasi.
Namun, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan sebelum memutuskan mengganti perangkat. Pengguna dapat melihat berapa lama lagi security patch tersedia, apakah performa HP masih mencukupi, bagaimana kondisi baterainya, dan apakah aplikasi yang digunakan sehari-hari masih kompatibel.
Setelah masa dukungan berakhir, perangkat tidak lagi dijamin mendapatkan pembaruan sistem operasi dan patch keamanan secara rutin. Seiring waktu, beberapa aplikasi juga dapat membutuhkan versi sistem operasi yang lebih baru sehingga berpotensi tidak berjalan seoptimal sebelumnya.
Dengan mengetahui periode dukungan sejak awal, pengguna bisa merencanakan penggantian HP dengan lebih teratur. Jadi, tidak harus menunggu perangkat benar-benar bermasalah untuk mulai mencari penggantinya.
(Zalsabila Natasya)