Ilustrasi.
Ilustrasi.

Mau Buang Flashdisk Lama? Hapus Data Saja Tidak Cukup

Cahyandaru Kuncorojati • 12 Agustus 2026 07:28
Ringkasnya gini..
  • Menghapus file dari flashdisk tidak menjamin data benar-benar hilang dan masih berpotensi dipulihkan.
  • Lakukan full format dengan opsi Quick Format dimatikan sebelum mendaur ulang flashdisk lama.
  • Untuk data sangat sensitif, hancurkan chip memori sebelum membuang flashdisk dan tetap ikuti prosedur keamanan.
Jakarta: Flashdisk mungkin sudah tidak sesering dulu digunakan karena penyimpanan cloud, SSD portabel, dan kapasitas penyimpanan perangkat yang semakin besar. Namun, perangkat USB lama biasanya masih tersimpan di laci dan baru teringat ketika sudah terlalu lambat, kapasitasnya kecil, atau tidak lagi digunakan.
 
Sebelum membuang flashdisk, ada satu langkah penting yang tidak boleh dilewati. Menghapus file melalui tombol Delete ternyata tidak sama dengan menghapus data secara permanen. File yang sudah dihapus masih berpotensi dipulihkan menggunakan perangkat lunak pemulihan data.
 
Risikonya menjadi lebih serius jika flashdisk pernah menyimpan dokumen pajak, hasil pemindaian identitas, dokumen pekerjaan, atau file pribadi lainnya. Berikut kami rangkum tips dan trik untuk membuang flashdisk dengan aman.
 

Kenapa Menghapus File Flashdisk Tidak Cukup?

Ketika sebuah file dihapus, sistem penyimpanan pada dasarnya menandai ruang yang sebelumnya ditempati sebagai ruang yang bisa digunakan kembali. Data lama tidak serta-merta lenyap secara fisik.

Karena itu, seseorang yang mendapatkan flashdisk tersebut masih mungkin mencoba memulihkan data menggunakan software recovery.
 
Solusi yang lebih aman adalah melakukan full format. Proses ini membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan quick format karena perangkat akan melakukan pemeriksaan dan menimpa data yang tersimpan, sehingga proses pemulihan menjadi jauh lebih sulit.
 
Namun, full format tetap bukan jaminan absolut bahwa data tidak mungkin dipulihkan. Jika isi flashdisk sangat sensitif dan perangkat tidak akan digunakan kembali, penghancuran fisik menjadi opsi dengan tingkat keamanan lebih tinggi.
 

1. Cara Format Flashdisk di Windows

Sebelum memulai, pindahkan terlebih dahulu seluruh file penting ke penyimpanan lain. Setelah flashdisk diformat, data yang masih ingin digunakan bisa hilang.
 
Berikut cara melakukan full format flashdisk di Windows:
  • Hubungkan flashdisk ke komputer
  • Buka File Explorer
  • Pilih This PC
  • Cari flashdisk pada bagian Devices and drives
  • Klik kanan pada drive tersebut
  • Pilih Format
  • Pastikan opsi Quick Format tidak dicentang
  • Klik Start
  • Tunggu sampai proses selesai

Karena tujuan akhirnya adalah menghapus data sebelum flashdisk dibuang, pengaturan format standar tidak perlu diubah selama opsi Quick Format sudah dinonaktifkan.
 
Waktu yang diperlukan bisa lebih lama dibandingkan format cepat. Sebaiknya jangan mencabut flashdisk selama proses berlangsung.
 

2. Cara Menghapus Data Flashdisk di Mac

Pengguna Mac juga dapat menggunakan aplikasi bawaan macOS sehingga tidak perlu memasang software tambahan untuk melakukan format.
 
Langkahnya sebagai berikut:
  • Hubungkan flashdisk ke Mac
  • Buka Finder
  • Masuk ke Applications
  • Pilih Utilities
  • Buka Disk Utility
  • Pilih flashdisk pada panel sebelah kiri
  • Klik Erase
  • Jika tersedia, buka Security Options
  • Pilih opsi penimpaan data sesuai kebutuhan
  • Klik Erase dan tunggu proses selesai

Ketersediaan opsi keamanan tambahan dapat berbeda tergantung jenis media penyimpanan dan versi macOS yang digunakan.
 

Kapan Flashdisk Sebaiknya Dihancurkan?

Untuk flashdisk yang menyimpan informasi sangat sensitif, format saja mungkin belum memberikan tingkat keamanan yang diinginkan. Penghancuran fisik dapat menjadi pilihan ketika perangkat memang sudah tidak akan digunakan kembali.
 
Langkah ini juga relevan apabila flashdisk sudah rusak dan tidak lagi terbaca komputer. Dalam kondisi tersebut, pengguna tidak memiliki cara normal untuk melakukan penghapusan data melalui sistem operasi.
 
Panduan keamanan TI Cornell University merekomendasikan media penyimpanan yang akan didaur ulang untuk ditimpa sebanyak tiga kali, sementara perangkat yang benar-benar akan dibuang dapat dihancurkan secara fisik.
 
Untuk flashdisk, komponen yang paling penting adalah chip memori di dalam perangkat. Penghancuran casing saja belum tentu cukup jika chip penyimpan datanya masih utuh.
 
Namun, proses penghancuran fisik harus dilakukan dengan sangat hati-hati. Membuka atau merusak perangkat menggunakan alat seperti bor, pahat, atau alat pemotong dapat menghasilkan serpihan logam maupun material lain yang berbahaya.
 

Setelah Data Dihapus, Jangan Langsung Masuk Tempat Sampah

Flashdisk yang sudah tidak digunakan sebaiknya tidak langsung dibuang bersama sampah rumah tangga. Perangkat elektronik dapat disalurkan melalui program e-waste recycling atau fasilitas daur ulang elektronik yang sesuai.
 
Sejumlah toko elektronik juga menyediakan layanan penerimaan perangkat elektronik lama untuk didaur ulang.
 
Jadi, jika masih menyimpan flashdisk lama di rumah, jangan buru-buru mencabutnya dan memasukkannya ke tempat sampah. 
 
Pastikan data sudah diamankan, lakukan penghapusan secara menyeluruh, dan pilih jalur daur ulang elektronik yang tepat. Langkah sederhana ini dapat mengurangi risiko data pribadi jatuh ke tangan yang salah sekaligus membuat pembuangan perangkat elektronik lebih bertanggung jawab.
 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA