Berikut kami sajikan tips untuk menonaktifkan fitur autocorrect di perangkat bersistem operasi Android.
Berikut kami sajikan tips untuk menonaktifkan fitur autocorrect di perangkat bersistem operasi Android.

Tips & Trik

Begini Cara Matikan Perbaikan Teks Otomatis di Android

Lufthi Anggraeni • 25 Agustus 2017 13:17
medcom.id, Jakarta: Kehadiran smartphone kian sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat, dan telah menjadi perangkat yang membantu pengguna dalam berbagai hal. Namun, hal utama yang pasti dilakukan pada smartphone adalah mengetik.
 
Namun, mengirim pesan teks dengan kata yang bukan dimaksud akibat pembetulan otomatis yang dilakukan fitur Autocorrect pada perangkat menjadi hal yang paling menjengkelkan dan dihindari oleh pengguna smartphone, termasuk perangkat bersistem operasi Android.
 
Permasalahan tersebut dapat dihindari dengan cara menonaktifkan fitur autocorrect yang tersedia di perangkat. Langkah yang perlu ditempuh untuk menonaktifkan fitur tersebut pada setiap versi sistim operasi dan merek perangkat akan berbeda, meski umumnya dapat diakses melalui menu Settings > Languange & Input.

Pada perangkat bersistem operasi Android 7.0 Nougat dan Android 6.0 Marshmallow yang menggunakan keyboard Gboard sebagai default, pengguna dapat menonaktifkan fitur autocorrect melalui menu Settings > Languanges & Input > Virtual Keyboard > pilih Gboard >Text Correction, dan gulir ke bagian Correction dan geser tuas pada bagian Auto-correction menjadi kondisi Off atau berwarna abu-abu.
 
Begini Cara Matikan Perbaikan Teks Otomatis di Android
 
Sementara itu pada perangkat bersistem operasi Android 5.0 Lollipop yang belum didukung keyboard Gboard, pengguna dapat menonaktifkan fitur tersebut dengan mengakses menu Setting > Languange & Input > pilih nama keyboard default perangkat > Advanced Settings > Auto-correction > posisikan dalam kondisi Off.
 
Begini Cara Matikan Perbaikan Teks Otomatis di Android
 
Dengan melakukan langkah tersebut, pengguna dapat menghindari kesalahan teks yang tidak diinginkan pada pesan atau status media sosial, yang mungkin akan menggiring penerima atau pembaca kepada maksud yang berbeda. Selamat mencoba!
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA