Laptop lemot? Coba cara cepat mengatasinya dengan menutup aplikasi, membersihkan file sampah, menonaktifkan startup, hingga restart rutin.
Laptop lemot? Coba cara cepat mengatasinya dengan menutup aplikasi, membersihkan file sampah, menonaktifkan startup, hingga restart rutin.

Laptop Lemot? Ini Cara Cepat Mengatasinya Tanpa Harus ke Tempat Servis

Lufthi Anggraeni • 29 Juni 2026 14:48
Ringkasnya gini..
  • Tutup aplikasi latar belakang dan nonaktifkan program startup agar penggunaan RAM lebih ringan.
  • Bersihkan junk files serta hapus aplikasi yang sudah tidak digunakan untuk mengosongkan penyimpanan.
  • Restart laptop secara rutin membantu menyegarkan sistem dan menjaga performa tetap optimal.
Jakarta: Laptop yang mulai terasa lambat sering kali mengganggu produktivitas, baik saat bekerja, belajar, maupun menikmati hiburan. Namun, kondisi tersebut tidak selalu disebabkan oleh kerusakan hardware.
 
Dalam banyak kasus, performa laptop menurun karena terlalu banyak aplikasi berjalan di latar belakang, program yang aktif otomatis saat startup, hingga menumpuknya file sampah di penyimpanan.
 
Kabar baiknya, ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengembalikan performa laptop tanpa harus membawanya ke tempat servis. Dengan melakukan pengaturan dan pembersihan secara rutin, laptop dapat bekerja lebih ringan dan responsif.
 

Cara Cepat Mengatasi Laptop Lemot

Berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengoptimalkan kinerja laptop.

Tutup Aplikasi di Latar Belakang

Salah satu penyebab laptop menjadi lambat adalah banyaknya aplikasi yang tetap berjalan di latar belakang meski tidak sedang digunakan. Aplikasi tersebut tetap mengonsumsi RAM dan sumber daya prosesor sehingga performa perangkat menurun.

Untuk menutup aplikasi yang tidak diperlukan, berikut langkah yang perlu dilakukan.
1. Tekan Ctrl + Shift + Esc untuk membuka Task Manager.
2. Lihat daftar aplikasi yang menggunakan memori dalam jumlah besar.
3. Pilih aplikasi yang tidak sedang digunakan.
4. Klik End Task untuk menghentikan prosesnya.
 
Cara ini dapat membantu membebaskan memori sehingga laptop kembali bekerja lebih cepat.
 

Matikan Program Startup

Beberapa aplikasi akan otomatis berjalan setiap kali laptop dinyalakan. Semakin banyak program startup yang aktif, semakin lama pula waktu booting dan semakin besar penggunaan memori sejak awal.
 
Untuk menonaktifkannya, berikut langkah yang perlu dilakukan.
1. Buka Task Manager dengan menekan Ctrl + Shift + Esc.
2. Masuk ke tab Startup.
3. Klik kanan pada aplikasi yang tidak perlu aktif saat startup, misalnya aplikasi chat atau layanan sinkronisasi cloud.
4. Pilih Disable.
 
Menonaktifkan program startup yang tidak penting dapat mempercepat proses booting sekaligus mengurangi beban sistem.
 

Bersihkan File Sampah (Junk Files)

File sementara atau junk files yang menumpuk juga dapat memengaruhi performa laptop. Membersihkan file-file tersebut secara berkala membantu mengosongkan ruang penyimpanan dan membuat sistem berjalan lebih optimal.
 
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan, berikut langkah yang perlu dilakukan.
 
Menggunakan Disk Cleanup
1. Ketik Disk Cleanup pada kolom pencarian Windows.
2. Pilih drive sistem, biasanya Drive C.
3. Centang jenis file yang ingin dihapus, seperti Temporary Files dan Recycle Bin.
4. Klik OK untuk memulai proses pembersihan.
 
Menghapus folder sementara secara manual
1. Tekan Windows + R.
2. Ketik temp, lalu tekan Enter dan hapus seluruh file di dalam folder tersebut.
3. Ulangi langkah yang sama dengan mengetik %temp%.
4. Lakukan kembali menggunakan perintah prefetch.
 
Membersihkan file sementara secara rutin dapat membantu mengurangi penumpukan data yang tidak lagi dibutuhkan sistem.
 

Copot Instalasi Program Tak Terpakai

Aplikasi yang sudah tidak digunakan tetap memakan ruang penyimpanan dan terkadang masih menjalankan layanan di latar belakang. Karena itu, sebaiknya hapus program yang sudah tidak diperlukan. Berikut langkah yang perlu dilakukan.
1. Buka Settings > Apps > Installed Apps.
2. Atau gunakan Control Panel pada versi Windows tertentu.
3. Pilih aplikasi yang ingin dihapus.
4. Klik Uninstall.
 
Menghapus aplikasi yang tidak relevan akan membuat ruang penyimpanan lebih lega sekaligus membantu meningkatkan performa laptop.
 

Restart Laptop

Banyak pengguna membiarkan laptop tetap menyala selama berhari-hari tanpa pernah dimatikan. Padahal, melakukan restart atau shutdown secara rutin dapat membantu menyegarkan sistem. Restart akan membersihkan cache sementara di memori, menghentikan proses yang tidak diperlukan.
 
Melakukan restart serta memberikan kesempatan bagi sistem operasi untuk memulai kembali dengan kondisi yang lebih optimal. Karena itu, biasakan melakukan restart secara berkala, terutama setelah menggunakan laptop dalam waktu lama atau setelah memasang pembaruan sistem.
 
Dengan menerapkan langkah di atas secara rutin, performa laptop dapat tetap terjaga tanpa harus melakukan perbaikan rumit. Selain membuat perangkat terasa lebih responsif, kebiasaan ini juga membantu menjaga efisiensi penggunaan memori dan ruang penyimpanan dalam jangka panjang.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA