Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bagaimana Hacker Bisa Memanfaatkan Fitur Auto-Reply?

Teknologi tips dan trik teknologi cyber security kaspersky
Ellavie Ichlasa Amalia • 11 Maret 2019 16:29
Jakarta:Pada email, Anda bisa menggunakan fitur auto-reply ketika Anda hendak berlibur. Dengan begitu, ketika Anda menerima email dari klien atau kolega Anda, mereka secara otomatis mendapatkan penjelasan bahwa Anda tengah tidak bekerja serta informasi tentang orang yang kini menggantikan tugas Anda.
 
Sayangnya, ini juga bisa dimanfaatkan oleh kriminal siber untuk melakukan serangan phishing. Biasanya, spammer akan mengirimmkan email ke database potensial korban. Lama-kelamaan, daftar itu akan menjadi kurang berguna karena sebagian dari daftar itu tidak lagi digunakan.
 
Namun, ketika ada orang yang membalas dari alamat email itu, spammer akan tahu bahwa alamat email itu masih aktif. Mereka lalu akan mengirimkan surat spam dengan lebih sering, menurut Kaspersky Lab.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, dari auto-reply, seorang kriminal juga bisa mendapatkan informasi dari sang pengirim, seperti nama, jabatan, dan bahkan nomor telepon. Pada akhirnya, semua informasi ini bisa digunakan oleh para penyerang siber untuk melakukan serangan spear phishing.
 
Apa yang bisa Anda lakukan untuk mencegah hal ini terjadi?
 
Hal pertama yang bisa perusahaan untuk mencegah masalah muncul karena auto-reply adalah menentukan siapa saja pegawai yang memang memerlukannya. Jika seorang pegawai hanya bertanggung jawab atas beberapa klien, sebaiknya mereka memberitahu para klien melalui telepon atau satu kali email.
 
Sementara bagi pegawai yang tugasnya digantikan oleh satu orang lain, maka sebaiknya perusahaan langsung mengalihkan email yang diterima karyawan yang tengah berlibur atau cuti ke karyawan yang menjadi penggantinya.
 
Untuk pegawai, mereka bisa membuat dua balasan untuk auto-reply, yaitu balasan untuk internal dan eksternal. Pada pesan yang ditujukan untuk kolega perusahaan, mereka bisa memberikan informasi yang cukup detail. Namun, pada email balasan yang ditujukan untuk pihak luar, sebaiknya batasi informasi yang diberikan.
 
Tidak memberikan informasi detail pada fitur auto-reply, seperti nama lini produk pelanggan, nomor telepon kolega, informasi tentang tempat karyawan berlibur, dan informasi detail lainnya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif