Ini dia lima mitos soal baterai smartphone yang kerap diyakini pengguna sebagai fakta.
Ini dia lima mitos soal baterai smartphone yang kerap diyakini pengguna sebagai fakta.

5 Mitos Soal Baterai Ponsel

Teknologi tips dan trik teknologi
Lufthi Anggraeni • 08 Juli 2019 17:21
Jakarta: Baterai menjadi salah satu komponen utama yang diperhatikan oleh konsumen sebelum memutuskan untuk melakukan pembelian. Selama ini, mungkin Anda berpikir bahwa kapasitas besar akan mampu menjaga ponsel aktif dalam jangka waktu panjang.
 
Sayangnya, tidak hanya kapasitas, tapi sejumlah faktor lain turut menentukan daya tahan baterai termasuk cara Anda dalam memperlakukan baterai ponsel. Hal ini turut menimbulkan sejumlah mitos terkait dengan baterai ponsel ini.
 
Berikut kami sajikan lima mitos yang kerap didengar masyarakat dan tidak sedikit yang meyakininya sebagai fakta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


1. Jangan charge baterai sepanjang malam
Ponsel keluaran terbaru umumnya telah berbekal teknologi cerdas berkemampuan untuk menghentikan proses pengisian daya saat baterai telah terisi penuh.
 
Teknologi ini juga berkemampuan untuk memulai proses pengisian daya kembali saat daya baterai berkurang saat ponsel masih terhubung dengan soket listrik.
 
2. Ponsel tetap aman saat diisi di port pengisian daya publik
Menggunakan port publik justru membahayakan informasi pribadi Anda. Berbeda dengan soket listrik standar, port pengisian publik yang umum ditemukan di restoran atau bandar udara ini menghadirkan kemudahan dalam menciptakan celah untuk diretas dan melakukan transfer data.
 
3. Jangan isi daya baterai sebelum benar-benar kosong
Sebaiknya Anda mengisi daya baterai ponsel berjenis lithium-ion sebelum daya benar-benar kosong. Jenis baterai ini kerap melupakan level kapasitas penuh mereka sehingga saat diisi ulang, level kapasitas daya penuh tidak sama dengan saat ponsel dalam kondisi baru.
 
4. Menonaktifkan ponsel tidak berdampak pada daya baterai
Menonaktifkan dan mengaktifkan kembali ponsel Anda justru dapat membantu mempertahankan daya baterai.
 
Sebab, sebagian besar pengguna tidak sepenuhnya menutup aplikasi saat telah selesai digunakan, sehingga aplikasi tetap mengkonsumsi daya baterai akibat bekerja di latar. Menonaktifkan ponsel dapat membantu menutup aplikasi tersebut.
 
5. Jangan gunakan ponsel saat baterai diisi ulang
Anda dapat menggunakan ponsel untuk membuka aplikasi atau melakukan panggilan telepon saat baterai ponsel tengah diisi ulang.
 
Namun, tidak disarankan untuk menggunakan aplikasi dengan konsumsi daya baterai besar dalam jangka waktu lama saat daya baterai ponsel diisi ulang, karena memperlambat proses pengisian daya baterai hingga penuh.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif