Namun, sebelum ikut-ikutan mencoba, penting untuk memahami apa yang sebenarnya dimaksud dengan Yandex Jepang dan bagaimana cara menggunakannya secara benar.
Perlu ditegaskan sejak awal, Yandex Jepang bukanlah layanan resmi. Yandex merupakan perusahaan teknologi asal Rusia yang menyediakan mesin pencari global.
Tidak ada versi khusus Yandex yang berbasis di Jepang. Penyebutan “Jepang” umumnya hanya merujuk pada konteks pencarian, pengaturan bahasa, atau sekadar istilah viral yang berkembang di internet. Secara teknis, cara menggunakan Yandex untuk browsing tidak berbeda jauh dengan mesin pencari lain.
Pengguna cukup membuka browser di ponsel atau komputer, lalu mengakses Yandex dan mengetikkan kata kunci yang ingin dicari. Pencarian bisa dilakukan dalam bahasa Indonesia, Inggris, maupun Jepang, tergantung kebutuhan.
Salah satu alasan Yandex dianggap “lebih bebas” adalah karena pengaturan SafeSearch yang relatif lebih fleksibel.
Pada menu pengaturan, pengguna dapat menyesuaikan tingkat penyaringan konten mulai dari ketat hingga dimatikan. Ketika filter ini dikurangi, hasil pencarian bisa menampilkan lebih banyak tautan, termasuk yang tidak muncul di mesin pencari lain.
Meski demikian, kondisi ini kerap disalahartikan sebagai akses “tanpa batas”. Paahal Yandex tetap memiliki kebijakan konten dan tunduk pada regulasi hukum di berbagai negara. Mesin pencari juga bukan alat untuk membuka situs yang diblokir oleh penyedia layanan internet.
Pengguna juga dapat mengatur bahasa dan wilayah pencarian agar hasil browsing lebih relevan. Dengan memilih bahasa Jepang atau wilayah tertentu, Yandex akan memprioritaskan situs dan sumber dari kawasan tersebut. Fitur ini umumnya dimanfaatkan untuk riset, pencarian berita luar negeri, atau eksplorasi konten internasional.
Namun, ada risiko yang perlu diperhatikan. Browsing dengan filter minimal dapat meningkatkan kemungkinan terpapar konten dewasa, situs berbahaya, hingga malware. Karena itu, pengguna disarankan tetap berhati-hati, tidak sembarangan mengklik tautan, serta memastikan perangkat memiliki perlindungan keamanan yang memadai.
Yandex bisa menjadi alternatif mesin pencari bagi pengguna yang ingin melihat sudut pandang berbeda atau menjelajahi sumber di luar platform arus utama. Namun, narasi “Yandex Jepang” bisa membuka konten tanpa batas lebih tepat disebut sebagai mitos yang dibesar-besarkan.
Sebagaimana teknologi digital lainnya, kunci utama bukan pada alat yang digunakan, melainkan cara dan tujuan penggunaannya. Browsing tetap perlu dilakukan secara sadar, aman, dan bertanggung jawab.
Cara Menggunakan Yandex Jepang untuk Browsing
1. Akses Mesin Pencari Yandex
Pengguna cukup membuka browser di ponsel atau komputer, lalu mengakses Yandex seperti menggunakan mesin pencari pada umumnya. Tidak diperlukan aplikasi khusus atau versi berbeda.
2. Masukkan Kata Kunci Pencarian
Ketik kata kunci sesuai kebutuhan. Pencarian bisa dilakukan dalam bahasa Indonesia, bahasa Inggris dan bahasa Jepang. Untuk hasil yang lebih spesifik, pengguna biasanya menambahkan kata kunci berbahasa Jepang atau topik tertentu.3. Atur SafeSearch
Salah satu fitur yang membuat Yandex terasa berbeda adalah pengaturan SafeSearch.Pengguna dapat memilih tingkat penyaringan konten. Filter bisa diperketat atau dikurangi sesuai preferensi. Namun, perlu dicatat, mematikan filter meningkatkan risiko munculnya konten sensitif.
4. Sesuaikan Bahasa dan Wilayah
Agar hasil pencarian lebih relevan ubah bahasa pencarian ke Jepang lalu atur wilayah atau region pencarian. Langkah ini membantu menampilkan situs, berita, dan konten yang berasal dari sumber Jepang atau berbahasa Jepang.5. Gunakan dengan Hati-Hati
Meski Yandex dikenal lebih longgar dalam kurasi hasil pencarian, pengguna tetap disarankan tak mengklik tautan mencurigakan, menghindari unduhan dari situs tidak tepercaya dan memahami bahwa mesin pencari bukan alat pembuka situs terblokir.Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News