Ilustrasi
Ilustrasi

Cara Mengetahui WA Disadap di Android dan iPhone, Ini Ciri-Cirinya

Mohamad Mamduh • 27 Oktober 2026 21:17
Ringkasnya gini..
  • WhatsApp yang diduga disadap dapat menunjukkan tanda berupa kode OTP tanpa permintaan, akun keluar sendiri, dan aktivitas mencurigakan.
  • Periksa menu Perangkat Tertaut untuk menemukan sesi asing dan segera keluarkan perangkat yang tidak dikenali.
  • Aktifkan verifikasi dua langkah, gunakan kunci biometrik, dan jangan membagikan kode OTP demi menjaga keamanan akun WhatsApp.
Jakarta: WhatsApp menjadi salah satu aplikasi yang banyak digunakan untuk bertukar pesan, melakukan panggilan, hingga berbagi dokumen. Namun, pengguna tetap perlu mewaspadai risiko pembajakan akun yang dapat membuka peluang bagi pihak lain untuk mengakses informasi pribadi.

Akun WhatsApp yang diambil alih dapat disalahgunakan untuk mengirim pesan kepada kontak korban, meminta uang, atau melakukan penipuan. Karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda aktivitas mencurigakan dan mengetahui langkah yang tepat untuk mengamankan akun.

Pengguna Android maupun iPhone dapat memeriksa sejumlah bagian di aplikasi WhatsApp untuk mengetahui apakah ada perangkat asing yang terhubung atau aktivitas yang tidak dikenali. Meski demikian, satu tanda saja belum tentu membuktikan akun telah disadap sehingga perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
 

4 Ciri-Ciri WhatsApp yang Mungkin Disadap

 

1. Menerima Kode OTP Tanpa Meminta


Salah satu tanda yang perlu diwaspadai adalah masuknya kode verifikasi atau One-Time Password (OTP) melalui SMS maupun panggilan, padahal pengguna tidak sedang mencoba masuk ke WhatsApp.

Hal ini bisa terjadi karena seseorang mencoba mendaftarkan nomor telepon tersebut di perangkat lain. Jangan pernah membagikan kode verifikasi kepada siapa pun, termasuk orang yang mengaku sebagai petugas WhatsApp.

Jika menerima kode yang tidak diminta, abaikan permintaan tersebut dan jangan mengeklik tautan mencurigakan yang menyertainya. Kode OTP yang masuk sendiri belum tentu berarti akun sudah berhasil diambil alih.
 

2. Akun Keluar Secara Tiba-Tiba


WhatsApp yang mendadak keluar dari akun dapat menjadi tanda bahwa nomor telepon sedang didaftarkan ulang pada perangkat lain. Kondisi ini patut diperiksa, terutama jika pengguna tidak pernah melakukan proses tersebut.

Jika muncul notifikasi bahwa nomor telepon tidak lagi terdaftar pada perangkat yang digunakan, jangan langsung mengabaikannya. Cobalah masuk kembali menggunakan nomor sendiri dan kode verifikasi resmi dari WhatsApp.

Apabila akun berhasil diambil alih, segera lakukan proses pemulihan. Jangan memberikan kode verifikasi atau PIN kepada pihak yang menghubungi dengan alasan membantu mengembalikan akun.
 

3. Ada Pesan atau Panggilan yang Tidak Dikenali


Periksa riwayat percakapan dan panggilan WhatsApp secara berkala. Jika ditemukan pesan terkirim yang tidak pernah dibuat, panggilan yang tidak dilakukan, atau perubahan informasi akun tanpa sepengetahuan pengguna, aktivitas tersebut perlu ditelusuri.

Tanda lainnya adalah pesan yang sudah terbaca meskipun pengguna belum membukanya. Namun, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh penggunaan perangkat tertaut atau akses dari orang lain yang sebelumnya diizinkan.

Karena itu, jangan langsung menyimpulkan akun telah disadap. Periksa perangkat yang terhubung dan pastikan tidak ada orang lain yang memiliki akses ke ponsel maupun akun WhatsApp.
 

4. Muncul Perangkat Asing di Menu Perangkat Tertaut


Fitur Perangkat Tertaut atau Linked Devices memungkinkan pengguna mengakses WhatsApp melalui komputer, browser, maupun perangkat lain. Fitur ini praktis, tetapi juga perlu diperiksa untuk memastikan tidak ada sesi yang terhubung tanpa izin.

Jika menemukan nama perangkat, browser, atau waktu aktivitas yang tidak dikenali, segera keluarkan perangkat tersebut dari akun.

Pemeriksaan ini penting karena akses melalui perangkat tertaut bisa tetap digunakan tanpa harus mengambil alih pendaftaran akun utama di ponsel. Meski begitu, keberadaan perangkat asing perlu dipastikan terlebih dahulu sebelum menyimpulkan telah terjadi penyadapan.
 

Cara Mengatasi WhatsApp yang Diduga Disadap di Android dan iPhone


Jika menemukan aktivitas mencurigakan, pengguna dapat melakukan beberapa langkah pengamanan berikut untuk membatasi akses pihak yang tidak dikenal.
 

1. Periksa dan Keluarkan Perangkat Tertaut


Langkah pertama adalah memeriksa daftar perangkat yang terhubung ke akun WhatsApp.

Untuk pengguna Android, buka WhatsApp, ketuk ikon tiga titik di pojok kanan atas, kemudian pilih Perangkat Tertaut. Pada iPhone, buka WhatsApp dan masuk ke menu Pengaturan, lalu pilih Perangkat Tertaut.

Periksa seluruh daftar yang muncul. Jika ada perangkat yang tidak dikenali, pilih perangkat tersebut dan ketuk opsi untuk keluar atau logout. Ulangi pemeriksaan apabila terdapat lebih dari satu perangkat mencurigakan.
 

2. Daftarkan Kembali Nomor WhatsApp Jika Akun Diambil Alih


Jika akun keluar sendiri dan muncul pemberitahuan bahwa nomor tidak lagi terdaftar di ponsel, coba daftarkan kembali nomor tersebut melalui aplikasi WhatsApp resmi.

Masukkan nomor telepon sendiri, lalu verifikasi menggunakan kode yang dikirim melalui saluran resmi WhatsApp. Jangan pernah membagikan kode tersebut kepada orang lain.

Jika pelaku mengaktifkan PIN verifikasi dua langkah dan pengguna tidak mengetahuinya, proses pemulihan mungkin memerlukan langkah tambahan atau waktu tunggu sesuai ketentuan WhatsApp.
 

3. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah


Verifikasi dua langkah memberikan lapisan perlindungan tambahan pada akun. Fitur ini meminta PIN ketika nomor WhatsApp didaftarkan kembali, sehingga kode OTP saja tidak cukup untuk menyelesaikan proses masuk.

Cara mengaktifkannya adalah dengan membuka menu Pengaturan, memilih Akun, kemudian mengetuk Verifikasi dua langkah. Ikuti petunjuk untuk membuat PIN yang sulit ditebak dan tambahkan alamat email pemulihan jika tersedia.

Hindari menggunakan PIN yang mudah diketahui orang lain, seperti tanggal lahir atau kombinasi angka berulang. Jangan pula membagikan PIN tersebut kepada siapa pun.
 

4. Gunakan Kunci Biometrik dan Perbarui Aplikasi


Pengguna Android dapat memanfaatkan fitur kunci aplikasi atau sidik jari jika tersedia di perangkat dan versi WhatsApp yang digunakan. Sementara itu, pengguna iPhone dapat mengaktifkan penguncian WhatsApp menggunakan Face ID atau Touch ID sesuai dukungan perangkat.

Fitur tersebut membantu mencegah orang lain membuka aplikasi ketika ponsel sedang tidak berada dalam pengawasan pemiliknya. Pengguna juga sebaiknya mengaktifkan kunci layar ponsel dan tidak membiarkan perangkat terbuka tanpa pengawasan.

Selain itu, perbarui WhatsApp melalui toko aplikasi resmi dan pasang pembaruan sistem operasi yang tersedia. Hindari aplikasi WhatsApp modifikasi atau aplikasi dari sumber tidak tepercaya karena berisiko membahayakan keamanan data.
 

5. Amankan Nomor Telepon dan Informasi Pribadi


Jangan membagikan kode OTP, PIN verifikasi dua langkah, maupun informasi pemulihan akun kepada siapa pun. Waspadai pesan yang mengaku berasal dari WhatsApp dan meminta data rahasia dengan alasan memverifikasi akun.

Jika kartu SIM tiba-tiba kehilangan layanan tanpa alasan yang jelas, hubungi operator seluler untuk memeriksa kemungkinan masalah pada nomor telepon. Pengguna juga dapat meminta bantuan dukungan resmi WhatsApp apabila tidak dapat memulihkan akses akun.

Setelah akun kembali aman, beri tahu kontak terdekat jika akun sempat mengirim pesan mencurigakan. Langkah ini dapat membantu mencegah orang lain menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan pengguna.

Menjaga keamanan WhatsApp tidak cukup hanya dengan mengenali tanda-tanda penyadapan. Memeriksa perangkat tertaut secara berkala, mengaktifkan verifikasi dua langkah, dan menjaga kerahasiaan kode verifikasi menjadi langkah penting untuk melindungi akun serta data pribadi.

(Sheva Asyraful Fali)

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA