Salah satu produk yang meramaikan kelas ini adalah Asus TUF Gaming B860-Plus WiFi. Mengusung durabilitas berstandar militer khas lini TUF, motherboard ini dirancang untuk merangkul era kecerdasan buatan (AI PC) tanpa memaksa pengguna membayar mahal untuk chipset flagship Z890. Berikut adalah ulasan mendalamnya oleh redaksi teknologi Medcom.id.
Asus TUF Gaming B860-Plus WiFi hadir dengan form factor ATX standar berdimensi fisik 30.5 cm x 24.4 cm. Tampilan estetikanya kental dengan nuansa militer yang kaku dan tangguh berkat dominasi warna hitam pekat, aksen abu-abu gelap, serta pencahayaan minimalis Aura Edge Lighting di tepi PCB yang dapat disinkronkan lewat ekosistem Aura Sync. Ketangguhan fisik motherboard ini diawali dari penggunaan desain PCB 6-layer. Struktur sirkuit cetak multi-layer ini sangat krusial dalam membantu menyebarkan panas secara merata di sekitar komponen pengatur tegangan (VRM).

Untuk menaklukkan panas dari prosesor Arrow Lake, Asus menyematkan solusi pendinginan pasif yang tepat. Komponen VRM ditutup oleh heatsink masif dengan thermal pad berkualitas tinggi guna mempercepat transfer panas dari komponen MOSFET dan kumparan choke. Di sektor penyimpanan, Asus menyertakan heatsink aluminium khusus untuk mendinginkan slot M.2. Sementara itu, chipset B860 dilindungi oleh heatsink pasif berbahan aluminium yang bebas dari kipas mekanis, meminimalkan risiko kerusakan akibat debu dalam jangka panjang.
Guna memastikan stabilitas saat menjalankan prosesor berspesifikasi tinggi, Asus membekali TUF B860-Plus WiFi dengan arsitektur VRM fase daya 12+1+2+1 DrMOS yang masing-masing mampu menangani arus konstan hingga 80 Ampere. Pengaturan tegangan kerja diatur secara presisi oleh modul pengontrol digital Digi+ VRM untuk menyuplai arus listrik yang bersih dan bebas riak (ripple) ke CPU setiap saat.
Motherboard ini mengintegrasikan empat slot memori DDR5 dual-channel yang mendukung kapasitas maksimal hingga 256GB berkat pembaruan mikrokode BIOS terbaru. Untuk urusan penyimpanan data, Asus menyajikan konfigurasi penyimpanan modern berupa tiga slot M.2 onboard dan empat port SATA 6Gb/s. Satu slot utama telah mengagopsi antarmuka PCIe 5.0 x4 berkecepatan penuh hingga 128Gbps. Kemudian sisa dua slot mendukung PCIe 4.0 x4.

Di sektor jaringan nirkabel, Asus TUF Gaming B860-Plus WiFi sudah Wi-Fi 7 mendukung bandwidth kecepatan transfer hingga 2.9 Gbps. Konektivitas Wi-Fi 7 ini membutuhkan sistem operasi Windows 11 versi 24H2 ke atas untuk fungsionalitas penuh. Tersedia pula Bluetooth 5.4 serta port Realtek 2.5Gb Ethernet yang dilindungi oleh TUF LANGuard untuk meminimalkan kerusakan akibat lonjakan listrik statis.
Panel I/O bagian belakang dilapisi pelat pelindung pre-mounted dan menawarkan variasi port yang lengkap, termasuk 1 x USB 20Gbps (Type-C) dengan dukungan DisplayPort Alt Mode (resolusi visual hingga 4K@60Hz). Kemudian ada 2 x USB 10Gbps (Type-A) dan 3 x USB 5Gbps (Type-A), 2 x USB 2.0 (Type-A), 1 x HDMI 2.1, serta 1 x DisplayPort 1.4. Tak lupa juga ada tombol BIOS FlashBack untuk proses flash BIOS instan menggunakan flashdisk tanpa perlu memasang prosesor dan memori.

Asus mencoba memanjakan para perakit PC pemula maupun profesional lewat fitur kemudahan perakitan fisik mereka. Misalnya Q-Release, tuas mekanis fisik yang mempermudah pelepasan kartu grafis tebal dengan satu tekanan ringan. Lalu ada Q-Latch, kait plastik putar untuk mengunci SSD M.2 tanpa memerlukan sekrup mikro yang rentan hilang. Antena WiFi juga hanya perlu didorong atau ditarik untuk pemasangannya.
| Testbed | Medcom.id |
| Prosesor | Intel Core Ultra 5 250K Plus |
| Cooler | Gigabyte Aorus Waterforce II 360 ICE |
| VGA | Asus GeForce RTX Prime 5070 OC |
| RAM | Apacer Panther DDR5 RGB 32GB (2 x 16GB) |
| Storage | WD Black SN850X, Apacer AS2280Q4 |
| PSU | MSI MAG A850GL PCIE5 |
| Monitor | Asus ROG Swift OLED PG27AQDM |
| Mouse | Logitech MX Master 4 Logitech M650 |
| Keyboard | Logitech Slim Solar+ K980 |
Bagaimana Performanya?
Soal pengujian, kami menggunakan prosesor Intel Core Ultra 5 250K Plus yang dipasangkan dengan pendingin cair Gigabyte Aorus Waterforce II 360 ICE, suhu operasional prosesor pada beban penuh Cinebench 2026 hanya menyentuh angka maksimal 56 derajat. Ini membuktikan efektivitas sistem pendinginan heatsink VRM masif dan struktur PCB 6-layer miliknya dalam menyebarkan energi panas secara optimal.
Kami juga mengujinya dengan aplikasi PCMark sebagai gambaran performa penggunaan sehari-hari. Ditambah aplikasi 3DMark untuk menguji performa visual. Berduet dengan kartu grafis Asus GeForce RTX Prime 5070, performanya terbilang sangat mumpuni. Hasilnya bisa kita lihat pada screenshot di bawah ini.


Untuk pengujian gaming, kami menggunakan tiga game. Pertama ada Black Myth: Wukong dengan pengaturan grafis rekomendasi, dan opsi frame generation aktif. Game kedua adalah Monster Hunter Wilds dengan opsi pengaturan High (frame generation juga aktif).
Terakhir ada game Cyberpunk 2077. Meski sudah agak lama dirilis, game ini masih memberikan beban kerja yang menantang untuk kartu grafis generasi terkini. Berikut hasil pengujian performa game melalui fitur in-game benchmark.



Kesimpulan
Di Indonesia, motherboard Asus TUF Gaming B860-Plus WiFi ini dipasarkan dengan harga di kisaran Rp4.990.000 hingga Rp5.230.000. Bagi kamu yang berencana merakit PC dengan performa andal berbasis prosesor Intel Core Ultra generasi terbaru tanpa berniat melakukan overclocking CPU, Asus TUF Gaming B860-Plus WiFi adalah salah satu pilihan motherboard kelas menengah yang paling seimbang.
8.8
Asus TUF Gaming B860-Plus WiFi
Plus
- Soket dukung Intel Core Ultra 200S
- WiFi 7 dan Bluetooth 5.4
- Desain tool-les untuk pengait komponen
Minus
- Tak ada mode OC
- Codec audio Realtek ALC897 standar
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News