Gamemax Glacier 360
Gamemax Glacier 360

Review AIO Cooler

Gamemax Glacier 360, AIO Cooler Flagship Punya Layar Modular

Mohamad Mamduh • 16 September 2026 10:11
Ringkasnya gini..
  • Gamemax yang kini telah berubah nama menjadi Xeron merespons kebutuhan ini dengan Glacier 360.
  • Glacier 360 berhasil membuktikan bahwa Xeron mampu menghadirkan produk pendingin kelas antusias dengan terobosan.
  • Pada sektor prosesor, Glacier 360 menawarkan kompatibilitas platform yang sangat komprehensif.
Jakarta: AIO Cooler dalam beberapa tahun terakhir punya lonjakan inovasi yang dinamis. Konsumen PC masa kini tidak lagi cuma mencari performa pelepasan panas murni. Mereka juga menuntut estetika ruang kerja sasis yang bersih serta integrasi layar pemantau digital yang interaktif. Gamemax yang kini telah berubah nama menjadi Xeron merespons kebutuhan ini dengan Glacier 360. Pendingin ini membawa kapasitas disipasi daya termal tinggi hingga TDP 330W. 

Aspek rancang bangun yang paling membedakan Gamemax Glacier 360 dari mayoritas pendingin AIO konvensional adalah arsitektur selang samping (Side-mounted Tube Design). Pada sistem pendingin cair biasa, dua selang cairan umumnya menjulur keluar langsung dari blok radiator bagian atas dan melintang di depan papan induk, sering kali menutupi slot RAM atau pencahayaan motherboard. Xeron menanamkan jalur pipa di balik bingkai samping radiator.

xeronglacier360_1

Pipa cairan yang digunakan memiliki panjang 263 ± 3 mm dengan pelindung atau braided dan sambungan bersudut 90 derajat. Penataan ini didukung oleh klem tabung geser yang memungkinkan penyesuaian sudut selang. Hasilnya, hanya sebagian kecil selang yang terlihat mengarah ke blok pompa, menciptakan ruang visual yang sangat bersih dan lapang di area tengah sasis. Pendekatan ini sangat cocok dengan tren motherboard berkonsep konektor belakang.

Radiator aluminium Glacier 360 memiliki dimensi fisik panjang 395 mm, lebar 139 mm, dan ketebalan 27 mm. Ukuran lebarnya membengkak dari ukuran standar 120 mm menjadi 139 mm sebagai konsekuensi langsung dari ruang penampungan rel selang di sisi samping. Radiator ini dibekali 13 kanal aliran cairan dan kerapatan sirip pendingin sebesar 20 sirip per inci, rasio yang dirancang optimal untuk menangkap aliran udara bertekanan statis tinggi.

Sementara itu, unit blok pompa pendingin menggunakan cangkang berbasis polimer Polyphenylene Sulfide (PPS) berdimensi 79 x 96,5 x 62,5 mm dengan pelat dasar tembaga murni berukuran besar (large pure copper base) untuk kontak langsung ke IHS prosesor. Motor pompa dikendalikan oleh sinyal modulasi lebar pulsa (PWM) dengan kecepatan putar 800 hingga 2500 RPM, menggunakan poros baja tahan karat (stainless steel shaft) dengan ketahanan MTBF hingga 30.000 jam.

xeronglacier360_2

Pompa ini mampu menyalurkan daya angkat hidrolik hingga 1,5 meter dan laju aliran fluida minimum 1300 mL/menit, namun tetap hemat energi dengan konsumsi daya di bawah 4,2 Watt serta tingkat kebisingan motor yang sangat hening di angka 30 dB(A).

Bagian atas kepala pompa punya layar IPS LCD berukuran 3,95 inci yang menjadi pusat tampilan. Berbeda dari kompetitor di kelas harganya yang masih mengandalkan layar resolusi 480 x 480 piksel, Glacier 360 menyematkan panel beresolusi tajam 720 x 720 piksel, refresh rate 60 Hz, dan tingkat kecerahan mencapai 300 nits. Panel ini menampilkan grafis pemantauan suhu, teks, maupun video pendek dengan sangat jernih tanpa terlihat berpiksel.

Layar ini dirancang modular menggunakan empat titik magnet penahan dan konektor pin pegas berlapis emas pada permukaan pompa. Konstruksi modular ini memberikan fleksibilitas tinggi: pengguna dapat memutar orientasi layar atau bahkan melepas modul layar sepenuhnya dari pompa untuk diposisikan sebagai layar sekunder independen di sudut sasis menggunakan kabel USB Type-C bawaan.

xeronglacier360_3

Pengendalian grafis layar ditangani oleh perangkat lunak bawaan berukuran 370 MB. Software ini menyediakan 26 tema tampilan siap pakai serta memfasilitasi pengunggahan gambar statis, animasi GIF, hingga video MP4/MPG kustom. Pengguna juga dapat memantau data sensor secara real-time, seperti suhu CPU/GPU, kecepatan kipas, dan tegangan.

Kendati demikian, perangkat lunak ini masih memiliki beberapa kekurangan, seperti kesalahan tipografi minor pada menu status sistem, inkonsistensi pembacaan clock speed CPU, serta alur kerja penggantian tema yang mengharuskan pengguna menghentikan tema aktif secara manual terlebih dahulu.

Untuk urusan pelepasan panas aktif dari sirip radiator, Gamemax mengadopsi rakitan kipas unibodi 360 mm. Ketiga kipas 120 mm disatukan dalam satu rangka cetakan monolitik, sehingga pengguna tidak perlu repot merakit dan menyejajarkan tiga unit kipas secara terpisah. Desain ini menggunakan sistem daisy-chain internal yang tertutup rapi.

Dari rakitan kipas unibodi ini, hanya keluar dua utas kabel: satu kabel 4-pin PWM untuk pengaturan kecepatan putar motor kipas dan satu kabel standar 3-pin 5V ARGB. Ketiadaan kabel konektor eksklusif (proprietary) membuat tata pencahayaan sembilan bilah kipas ini dapat disinkronkan secara langsung dengan berbagai software motherboard seperti Aura Sync, Mystic Light, RGB Fusion, maupun Polychrome Sync.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah desain radiator Glacier 360 membatasi orientasi pemasangan. Akibat panjang selang yang ringkas (263 mm) serta arah keluaran selang dari sisi radiator, unit ini tidak dapat dipasang di panel samping atau panel bawah sasis.

xeronglacier360_4

Pada sektor prosesor, Glacier 360 menawarkan kompatibilitas platform yang sangat komprehensif. Braket pemasangannya mendukung soket Intel LGA 1851, LGA 1700, LGA 1200, LGA 115x, LGA 1366, dan LGA 2011, serta soket AMD AM5 dan AM4. Lengan penahan universal (universal mounting arms) sudah terpasang di blok pompa sejak dari pabrik, sehingga perakit cukup memasang tiang dan mur pengunci yang sesuai.

Dalam pengujian, Glacier 360 membuktikan dirinya sebagai pendingin berkinerja tinggi. Kami mencobanya pada prosesor Intel Core Ultra 9 285K selama 30 menit menggunakan aplikasi Cinebench 2026. Suhu yang dihasilkan stabil kisaran 78 hingga 86 derajat Celsius. Saat dipakai untuk gaming kelas berat, suhu prosesor berada pada rentang 55-68 derajat Celsius. dan bunyi kipas yang dihasilkan tidak terlalu bising. 
 
Testbed Medcom.id
Prosesor Intel Core Ultra 7 270K Plus
Motherboard Asus ROG Strix Z890-F Gaming WiFi
Cooler Gigabyte Aorus Waterforce II 360 ICE
VGA Colorful GeForce RTX 5070 Ti Battle NX 16GB
Monitor Asus ROG Swift OLED PG27AQDM
RAM Apacer Panther DDR5 RGB 32GB (2 x 16GB)
Storage WD Black SN850X, Apacer AS2280Q4
PSU MSI MAG A850GL PCIE5
Mouse Logitech MX Master 4
Keyboard Signature Slim Solar+ K980


Kesimpulan
Glacier 360 berhasil membuktikan bahwa Xeron mampu menghadirkan produk pendingin kelas antusias dengan terobosan. Nilai jual utamanya bertumpu pada kemampuan pendinginan yang solid, estetika selang samping tersembunyi yang membuat tata ruang motherboard terlihat lapang, serta layar modular IPS 3,95 inci dengan ketajaman visual 720 x 720 piksel.

Dengan harga ritel di Indonesia sekitar Rp2,8 juta serta jaminan garansi hingga 5 tahun, pendingin ini menawarkan rasio harga terhadap performa yang sangat kompetitif. Gamemax Glacier 360 merupakan pilihan menarik untuk membangun PC modern berkinerja tinggi dengan visual yang bersih dan futuristis.
 
8
Gamemax Glacier 360
Plus
  • Kabel rapi
  • Resolusi layar tajam di kelasnya
  • Kualitas kabel bagus
Minus
  • Radiator hanya bisa dipasang di sisi atas
  • Software perlu peningkatan performa


Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA