Dibanderol mulai dari Rp38 jutaan hingga Rp82 jutaan untuk varian tertingginya, ExpertBook Ultra B9406CAA memposisikan dirinya di kasta tertinggi laptop bisnis. Berikut review kami.
Desain
Salah satu aspek paling mengesankan dari Asus ExpertBook Ultra adalah rancangannya. Asus menggunakan material magnesium-aluminium aviation-grade yang diproses sangat presisi. Penggunaan paduan material ini sangat krusial karena menghasilkan sasis yang 34% lebih ringan dibandingkan aluminium standar industri, dan tetap mempertahankan durabilitas struktural yang luar biasa tinggi.Dengan ketebalan sasis yang hanya berkisar antara 10,9 mm hingga 16,4 mm, laptop ini memiliki bobot mulai dari 0,99 kg untuk. Saat digenggam, laptop ini terasa sangat ringkas dan mudah diselipkan ke dalam ransel kerja tanpa menambah beban berarti bagi pundak. Untuk mengatasi kelemahan sasis magnesium konvensional yang sering kali terasa seperti plastik murahan, Asus melapisi bodi ExpertBook Ultra dengan Nano Ceramic Technology.

Melalui proses elektrokimia plasma electrolytic oxidation, lapisan keramik dengan tingkat kekerasan yang tepat diterapkan pada permukaan logam. Hasilnya adalah tekstur matte yang menyerupai batu alam halus atau kertas pasir berbutir sangat tipis. Lapisan ini memberikan kesan mewah dan kokoh saat disentuh, di saat yang sama sangat andal dalam menangkal noda sidik jari serta goresan benda tajam.
Ketangguhan fisiknya dijamin oleh sertifikasi uji militer MIL-STD 810H yang mencakup 24 prosedur pengujian ekstrem. Dalam demonstrasi internalnya, laptop ini bahkan diklaim mampu bertahan dari tekanan beban hingga 100 kg dan dilengkapi dengan keyboard yang tahan terhadap tumpahan cairan.
Asus menyediakan keyboard backlit chiclet dengan jarak tekan tombol (key travel) sejauh 1,5 mm. Tombol-tombolnya dirancang senyap dengan cekungan ergonomis sedalam 0,1 mm yang dilapisi Excimer UV Coating untuk ketahanan terhadap minyak dan aus. Pengalaman mengetik di laptop ini terasa sangat mantap, taktil, dan konsisten.

Di bawah keyboard, terdapat haptic touchpad berlapis kaca berukuran sangat luas, yakni 110 cm. Touchpad ini menggunakan aktuasi haptic berbasis 6 sensor tekanan untuk memberikan umpan balik getaran presisi yang meniru klik mekanis.
Pengguna juga dapat melakukan penyesuaian fungsional, seperti mengusap tepi touchpad untuk mengubah kecerahan layar atau volume audio secara instan. Berhubung touchpad ini mengusung desain edgeless, beberapa kali saya menemukan ketidaksengajaan terdeteksinya telapak tangan saat mengetik.

Meskipun bodinya sangat tipis, Asus tidak memangkas ketersediaan port fisik. ExpertBook Ultra menyediakan konektivitas di sisi kiri berupa 1x Thunderbolt 4 Type-C, 1x HDMI 2.1 TMDS, 1x USB 3.2 Gen 2 Type-A, dan 1x Jack Audio Combo 3,5 mm.
Sementara di sisi kanan ada 1x Thunderbolt 4 Type-C dan 1x USB 3.2 Gen 2 Type-A. Keberadaan port pengisian daya Thunderbolt 4 di kedua sisi memberikan kemudahan untuk mengisi daya. Di sektor nirkabel, laptop ini dilengkapi Wi-Fi 7 (Intel BE211) dan Bluetooth 6.0.
Fitur
Asus ExpertBook Ultra dilengkapi dengan ekosistem perangkat lunak yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan bisnis dan produktivitas berbasis kecerdasan buatan.Melalui aplikasi utama bernama Asus MyExpert, kita bisa memanfaatkan fitur Chat yang berfungsi sebagai asisten obrolan lokal untuk membantu merangkum teks, menerjemahkan dokumen, memandu pengaturan sistem perangkat keras Asus, serta memberikan informasi garansi secara langsung.
Selain itu, terdapat fitur Knowledge Hub yang memungkinkan pengguna untuk mengimpor dokumen atau gambar ke dalam pusat data lokal yang aman untuk dianalisis melalui tanya jawab interaktif, pembuatan memo, ringkasan, dan perbandingan tanpa perlu khawatir data sensitif tersebut bocor ke internet.
Untuk kebutuhan rapat daring, sub-fitur AI ExpertMeet secara pintar dapat merekam jalannya pertemuan, menghasilkan transkrip otomatis, mengaktifkan terjemahan langsung, hingga menyusun daftar tugas pasca-rapat secara mandiri. Asus MyExpert juga menyediakan fitur File Search untuk mencari file lokal dan cloud secara cepat dengan satu kueri pencarian.

Pengguna yang mengaktifkan paket MyExpert Pro juga dapat membuka fungsionalitas Advanced Tools berbasis komputasi awan, yang mencakup AI Writer untuk mempermudah penulisan naskah dengan nada suara dan panjang yang dapat diatur, serta Mail Master yang terintegrasi dengan Gmail untuk merangkum utas email harian secara otomatis.
Di samping MyExpert, laptop komersial ini menyematkan antarmuka kontrol praktis di pojok kanan bawah desktop yang disebut Asus ExpertPanel. Panel kontrol dinamis ini sangat berguna saat rapat maupun pekerjaan kantor harian karena memberikan akses cepat ke fungsi AI ExpertMeet serta berbagai utilitas bisnis penting lainnya.
Melalui ExpertPanel, pengguna dapat dengan mudah mengaktifkan fitur AI Noise-Canceling Microphone untuk meredam kebisingan suara latar belakang, mengakses perekam layar bawaan Windows, mengatur tingkat kecerahan lampu latar keyboard, dan mengontrol ExpertLumi yang merupakan bilah lampu indikator eksklusif pada sasis luar laptop.

Panel ini juga menyediakan jalan pintas sekali klik untuk mengoptimalkan kinerja memori RAM melalui fitur pembersih memori, mengaktifkan Turbo Mode guna memicu peningkatan performa agresif selama 30 menit, serta membuka aplikasi MyAsus dan SafeGuard Backup.
Untuk pengelolaan perangkat keras yang lebih mendalam, terdapat aplikasi MyAsus yang menyediakan fungsionalitas diagnostik sistem untuk memeriksa kesehatan baterai, jaringan nirkabel, dan komponen internal lainnya. MyAsus juga memungkinkan pengguna mengaktifkan mode pengisian daya sehat untuk membatasi kapasitas pengisian baterai demi menjaga daya tahannya dalam jangka panjang.
Sebagai laptop bisnis flagship, perlindungan data komersial menjadi fokus utama lewat ekosistem Asus ExpertGuardian. Keamanan berbasis perangkat keras dijamin oleh discrete TPM 2.0, prosesor keamanan Microsoft Pluton, dan sertifikasi Windows Secured-core PC Level 3. Di tingkat firmware, laptop ini memenuhi standar keamanan siber NIST SP 800-193 dan dilengkapi dengan fitur BIOS Self Recovery serta Dual BIOS ROM backup untuk memulihkan sistem secara mandiri jika terjadi kegagalan sistem atau serangan malware.

Performa
Layarnya sendiri sudah Tandem OLED 14 inci dengan resolusi 2,8K (2880 x 1800 piksel). Berbeda dengan panel OLED konvensional, struktur Tandem OLED bekerja dengan menumpuk dua lapisan pemancar cahaya secara vertikal. Ini membuat peningkatan kecerahan hingga tiga kali lipat, perpanjangan masa pakai panel dari risiko burn-in, serta penghematan konsumsi daya hingga 40%.Layar sentuh ini mampu menghasilkan tingkat kecerahan SDR sebesar 600 nits dan kecerahan puncak HDR hingga 1400 nits, menjadikannya salah satu layar laptop paling terang di dunia saat ini. Dengan cakupan warna 100% DCI-P3, sertifikasi Pantone Validated, dan VESA DisplayHDR True Black 1000, kualitas visualnya memanjakan mata, baik untuk mengolah dokumen, menonton konten multimedia, hingga melakukan pekerjaan kreatif seperti desain grafis.
Dapur pacu Asus ExpertBook Ultra B9406CAA merupakan salah satu laptop pertama di Indonesia yang mengadopsi arsitektur prosesor terbaru Intel Panther Lake atau Core Ultra Series 3. Ditenagai oleh prosesor Intel Core Ultra X7 358H, tersedia 16 core dan 16 thread, diklaim \menawarkan peningkatan performa multi-core hingga hampir 50% lebih kencang dibandingkan arsitektur generasi sebelumnya.
Sektor grafis ditangani oleh kartu grafis terintegrasi Intel Arc B390 berbasis arsitektur Xe3. Performa GPU terintegrasi ini bagus. Asus mengklaim bahwa ia mampu mengungguli kartu grafis diskrit NVIDIA GeForce RTX 4050 pada batas daya TGP rendah (30W) hingga 35% pada benchmark sintetis 3DMark.
Di dunia nyata, laptop ini sanggup melibas penyuntingan video 4K, kompilasi kode pemrograman yang kompleks, hingga bermain game AAA modern pada resolusi 1080p dengan frame rate yang sangat stabil. Berikut hasil pengujian kami menggunakan beberapa aplikasi benchmark terkini.




Dibekali baterai berkapasitas 70Wh, Asus ExpertBook Ultra sanggup bertahan hingga 11 jam lebih dalam pengujian PCMark Modern Office. Untuk pemutaran video nonstop, laptop ini bahkan mampu mencatatkan waktu aktif hingga 20 jam 57 menit. Pengisian daya cepat menggunakan adaptor USB-C 90W bawaan dapat mengisi daya baterai hingga 50% hanya dalam waktu 30 menit.
Kesimpulan
Asus ExpertBook Ultra (B9406CAA) adalah laptop bisnis ultra-portabel yang tidak mengorbankan performa komputasi dan kelengkapan konektivitas fisik. Bodi magnesium-aluminium berlapis Nano Ceramic, layar Tandem OLED, serta performa bertenaga dari prosesor Intel Panther Lake dan grafis Arc B390, laptop ini layak menjadi raja kelas enterprise.
Investasi awal memang sangat dibutuhkan, tetapi Asus ExpertBook Ultra tetap menjadi salah satu laptop bisnis AI paling direkomendasikan saat ini. Bagi para eksekutif C-suite, pimpinan perusahaan, dan profesional dengan mobilitas tinggi yang mengutamakan durabilitas, performa kelas atas, ketahanan baterai luar biasa, serta keamanan data tingkat tinggi, laptop ini adalah investasi yang sangat sepadan untuk mendukung kelancaran bisnis jangka panjang tanpa hambatan.
Untuk menopang purnajual, setiap pembelian resmi di Indonesia dilindungi oleh garansi 2 Tahun Internasional penuh ditambah perlindungan 1 Tahun Asus Accidental Damage Protection (ADP).
| Spesifikasi | Asus ExpertBook Ultra (B9406CAA) |
| Prosesor | Intel Core Ultra X7 358H |
| GPU | Arc B390 |
| RAM | 32GB |
| Memori | 1TB |
| Layar | 14 inci OLED 2,8K Refresh Rate 120Hz |
| Bobot | 986 gram |
| Dimensi | 4.37mm x 312.8mm x 214.75mm |
| Harga | Mulai dari Rp52 juta |
9.8
Asus ExpertBook Ultra
Plus
- Performa super profesional
- Baterai awet di kelasnya
- Bodi material sangat solid
- Bodi tipis tetap punya port HDMI
- Layar jernih
- Ngecas baterai cepat
Minus
- Investasi
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda