Profesor Ilmu Tanah di material di permukaan Bulan mengandung oksigen.
Profesor Ilmu Tanah di material di permukaan Bulan mengandung oksigen.

Bulan Punya Oksigen Cukup untuk 8 Miliar Orang

Teknologi antariksa pencabulan poptech
Lufthi Anggraeni • 16 November 2021 11:26
Jakarta: Bulan memiliki atmosfer jauh lebih tipis jika dibandingkan dengan Bumi, terdiri dari kombinasi hidrogen, neon, dan argon. Kombinasi ini tidak dapat menopang kehidupan layaknya di Bumi, sebab untuk Oksigen menjadi salah satu komponen utama untuk kehidupan.
 
Informasi yang disampaikan Profesor Ilmu Tanah Southern Cross University John Grant menyebut bahwa Bulan juga memiliki oksigen, meski tidak dalam bentuk gas. Oksigen tersebut dilaporkan terperangkap di dalam lapisan batu dan debu halus yang menutupi permukaan Bulan, disebut dengan istilah regolith.
 
Permukaan Bulan disebut Grant terbuat dari batuan mengandung mineral yang sama dengan yang ditemukan di Bumi, walau dengan jumlah material yang sedikit lebih banyak yang berasal dari meteor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Grant menyebut bahwa mineral seperti silika, alumunium, besi, dan magnesium oksida mendominasi permukaan Bulan, dan semua mineral ini mengandung oksigen meski dalam bentuk yang tidak dapat diakses paru-paru manusia.
 
Mineral di Bulan ini hadir dalam sejumlah bentuk yang menutupi permukaan, termasuk batuan keras, kerikil, dan batu, dan merupakan hasil dari dampak meteorit dalam jumlah tidak terhitung, yang menabrak permukaan Bulan selama ribuan tahun.
 
Ilmuwan dan ahli tanah mengutarakan keraguan mereka dengan istilah tanah yang digunakan sejumlah pihak untuk mewakili permukaan Bulan. Sebab, tanah diciptakan oleh sejumlah besar organisme yang bekerja pada bahan induk tanah-regolith, berasal dari batuan keras selama jutaan tahun.
 
Dengan demikian, hal ini menghasilkan matriks mineral yang tidak ada di batuan asli. Ilmuwan menjelaskan bahwa tanah di Bumi mengusung karakteristik fisik, kimia, dan biologis, sedangkan material di permukaan Bulan dasarnya merupakan regolith dalam bentuk asli yang belum tersentuh.
 
Grant memperkirakan bahwa setiap meter kubik regolith Bulan rata-rata mengandung 1,4 ton mineral, termasuk sekitar 630 kilogram oksigen. Menurut NASA, manusia perlu menghirup sekitar 800 gram oksigen sehari untuk bertahan hidup.
 
Dengan demikian, sebanyak 630 kilogram oksigen akan membuat seseorang tetap hidup selama sekitar dua tahun atau lebih. Apabila kedalaman rata-rata regolith di Bulan sekitar 10 meter dan manusia mampu mengekstraksinya, maka Bulan mampu menyediakan oksigen yang mencukupi kebutuhan oksigen delapan miliar manusia selama 100 ribu tahun.
 
Namun hasil perhitungan ini bergantung pada seberapa efektif manusia dalam mengekstraksi dan menggunakannya.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif