NASA menemukan lokasi pendaratan keras pesawat bernasib kurang baik asal India, Vikram.
NASA menemukan lokasi pendaratan keras pesawat bernasib kurang baik asal India, Vikram.

Pesawat Luar Angkasa NASA Temukan Lokasi Tabrakan Pesawat India

Teknologi antariksa teknologi
Lufthi Anggraeni • 03 Desember 2019 18:09
Jakarta: Pesawat ruang angkasa NASA pada orbit di sekitar bulan menemukan lokasi tabrakan dari pesawat bernasib kurang baik asal India, Vikram. Pesawat ini menabrak permukaan bulan selama upaya pendaratan pada bulan September lalu.
 
Gambar yang dipotret oleh pesawat ruang angkasa NASA ini mengonfirmasi bahwa Vikram mengalami ledakan saat bertabrakan dengan permukaan bulan, mengungkap bahwa puing-puing di lokasi peristiwa naas ini merupakan dampak dari tabrakan tersebut.
 
Sebagai bagian dari misi Chandrayaan India ke Bulan, Vikram seharusnya menjadi pesawat ruang angkasa India pertama yang mendarat perlahan di permukaan Bulan. India telah mendaratkan kendaraan ruang angkasa sebelumnya, namun kendaraan ini sengaja menabrak tanah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sehingga debu dan partikel permukaan Bulan bertebaran dan memungkinkan peneliti untuk mempelajari material yang tersembunyi di satelit Bumi ini. Dengan Vikram, India berharap dapat menempatkan pesawat ruang angkasa utuh di Bulan, untuk mempelajari lingkungan bulan secara lebih rinci.
 
Vikram juga membawa serta kendaraan rover yang seharusnya bertugas untuk menjelajahi permukaan Bulan hingga jarak 1.640 kaki atau 500 meter, dan mempelajari lebih jauh mengenai komposisi dari permukaan Bulan.
 
Namun selama jadwal pendaratan Vikram pada tanggal 6 September lalu, pemerintah dan Indian Space Research Organization (ISRO) kehilangan kontak dengan pesawat tersebut saat telah berada di sekitar 1,3 mil atau 2,1 kilometer dari permukaan Bulan.
 
Masih belum tersedia informasi penjelasan terkait hal yang dialami oleh Vikram saat insiden tersebut terjadi. Dalam beberapa hari setelah pendaratan, sejumlah pejabat ISRO mengklaim menemukan pesawat ruang angkasa tersebut di permukaan Bulan, dan masih berusaha menjalin komunikasi dengan pesawat tersebut.
 
Namun pada pekan lalu, ISRO mengakui bahwa Vikram mengalami pendaratan keras, setelah pesawat ini mengalami kesulitan melakukan pengereman dalam prosesnya mendarat di permukaan Bulan.
 
Kini, peneliti menyediakan konfirmasi visual terkait pendaratan keras ini, berkat Lunar Reconnaissance Orbiter milik NASA yang telah mengorbit mengitari Bulan sejak tahun 2009. Tim ilmuwan yang mengoperasikan kamera di orbiter ini merupakan pihak pertama yang memotret lokasi pendaratan Vikram pada tanggal 17 September dan merilisnya ke publik.
 
Mereka mendapatkan foto dengan pinggiran yang diperkirakan sebagai puing insiden, dan mengonfirmasi bahwa puing ini berasal dari Vikram. Kondisi pencahayaan di lokasi pendaratan Vikram ini kurang baik, sehingga tim ilmuwan memutuskan kembali memotret lokasi pada bulan Oktober dan November untuk memperoleh foto lebih jelas.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif