Devil May Cry Bakal Diadopsi ke Netflix

Cahyandaru Kuncorojati 20 November 2018 13:51 WIB
netflix
Devil May Cry Bakal Diadopsi ke Netflix
Nero di Devil May Cry 5.
Jakarta: Seri game Devil May Cry buatan Capcom bakal dihadirkan dalam serial animasi di Netflix.

Hal ini terungkap pertama kali oleh IGN dalam wawancara dengan Executive Producer serial Castlevania yaitu Adi Shankar. Castlevania adalah karya adaptasi game ke serial animasi pertama dari Shankar yang disajikan Netflix dan memperoleh respons sangat positif.

Secara gamblang Shankar menyebutkan bahwa Devil May Cry yang digarap akan bergabung dengan serial animasi Castlevania.


Keseriusan Shankar dalam menggarap serial animasi Devil May Cry patut diacungi jempol karena dia mengakui telah membeli hak untuk mengadopsi karya tersebut agar tidak digarap oleh industri film Hollywood dengan hasil yang mengecewakan.

Pandangan Shankar ada benarnya mengingat rumah produksi ternama Hollywood kerap masih gagal dalam membuat film adapatasi dari game yang hasilnya jauh dari ekspektasi penggemar game tersebut.

Shankar menjelaskan bahwa keyakinannya untuk menggarao serial animasi Devil May Cry tidak lepas dari kesuksesan serial animasi Castlevania di Netflix yang kini sudah memasuki musim cerita kedua, bahkan dia memastikan sudah mendapatkan lampu hijau untuk menggarap musim cerita ketiga.

Sejauh ini game Devil May Cry 5 sudah menyedot banyak perhatian bahwa karena menghadirkan karakter dari seri game sebelumnya yakni Dante dan keponakannya yakni Nero. Bahkan Capcom menyediakan Collector's Edition dengan harga mencapai Rp121 juta.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.