Seorang astronaut menutup lubang di ISS dengan ibu jarinya. (European Space Agency)
Seorang astronaut menutup lubang di ISS dengan ibu jarinya. (European Space Agency)

Ada Lubang di ISS, Astronaut Tutup dengan Ibu Jari

Teknologi antariksa
Ellavie Ichlasa Amalia • 31 Agustus 2018 10:47
Jakarta:Pada hari Kamis pagi, para astronautdi Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) terbangun dan menyadari bahwa oksigen bocor keluar secara perlahan.
 
Kendali penerbangan telah menyadari adanya penurunan tekanan sepanjang malam, tapi memutuskan untuk tidak memberitahukan para astronautkarena lubang ini tidak membahayakan nyawa mereka.
 
Para astronaut-- pemimpin Drew Feustel, teknisi Ricky Arnold dan Serena Auñón-Chancellor, Alexander Gerst, Oleg Artemyev dan Sergey Prokopyev -- akhirnya menyadari sumber kebocoran oksigen, yaitu pesawat Soyuz MS-09.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pesawat luar angkasa itu berada di sisi milik Rusia. Pada awalnya, pesawat itu digunakan untuk membawa tim dari Expedition 56 ke ISS pada bulan Juni lalu. Memang, keberadaan lubang ini tidak membahayakan nyawa para astronaut. Meskipun begitu, lubang tersebut tetap harus ditemukan dan ditambal, lapor CNET.
 
Setelah menemukan lubang sebesar 2 milimeter di Soyuz MS-09 ini, astronautAlexander Gerst dari Badan Luar Angkasa Eropa (ESA) menutupnya dengan ibu jarinya. NASA Ground Control menganggap bahwa penyelesaian ini jauh dari ideal, menurut The Telegraph.
 
Mereka menjelaskan bahwa ibu jari bukanlah "solusi terbaik" untuk lubang yang ada pada salah satu infrastruktur luar angkasa paling penting dan paling mahal.
 
Mantan ketua ISS, Chris Hadfield mengunggah gambar dari lubang 2 milimeter ini ke Twitter.

Menutup lubang dengan ibu jari bukanlah solusi permanen. Para astronautkemudian menambalnya dengan epoksi (sejenis lem) dan Kapton tape (plester super kuat yang biasa digunakan di luar angkasa). Ini adalah solusi sementara sebelum solusi permanen bisa ditemukan.
 
Sekarang, semua sistem di ISS telah stabil dan badan luar angkasa Rusia, Roscocosmos akan meminta analisis untuk menentukan alasan mengapa lubang ini terbentuk.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif