Ilustrasi desian stasiun luar angkasa Orbital Reef buatan Blue Origin.
Ilustrasi desian stasiun luar angkasa Orbital Reef buatan Blue Origin.

Miliarder Amazon Ingin Bikin Stasiun Luar Angkasa

Teknologi antariksa amazon poptech
Cahyandaru Kuncorojati • 26 Oktober 2021 07:35
Jakarta: Miliarder sekaligus pendiri ecommerce Amazon, Jeff Bezos dikabarkan memiliki ambisi terbaru untuk anak perusahaan miliknya yang bergerak di bidang antariksa yaitu Blue Origin. Tidak cuma menerbangkan manusia ke angkasa dalam perjalanan wisata tapi dia ingin membuat stasiun luar angkasa.
 
Sebelumnya Jeff Bezos dan Blue Origin. sukse dalam melakukan uji coba perjalan wisata ke luar angkasa. Meskipun begitu perusahaannya gagal bersaing dengan SpaceX milik miliarder Elon Musk dalam mendapatkan kontrak misi penerbangan ke Bulan dari NASA.
 
Dikutip dari The Verge, kini Bezos ingin menciptakan stasiun luar angkasa yang diberi nama Orbital Reef yang ditargetkan beroperasi pada pertengahan dekade ini atau sekitar tahun 2025. Stasiun luar angkasa ini akan terbuka untuk dikunjungi oleh peneliti, pebisnis, dan mitra internasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sifat stasiun luar angkasa yang komersial membuat Orbital Reef milik Blue Origin berbeda dari Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS yang tujuannya murni untuk penelitian bersama sejumlah negara sponsor wahana antariksa tersebut.
 
Blue Origin dipastikan tidak akan membuat stasiun luar angkasa sendiri, mereka menggandeng perusahaan antariksa bernama Sierra Space yang merupakan anak bisnis dari Sierra Nevada Corporation. Perusahaan tersebut diketahui juga sedang menggarap pesawat kargo yang bernama Dream Chaser.
 
Stasiun Luar Angkasa Orbital Reef rancagan Blue Origin diklaim akan memiliki sejumlah area ruangan terpisah untuk tempat tinggal dan penelitian. Di sini akan tersedia ruang untuk 10 orang awak.
 
Pihak Blue Origin mengaku bahwa Orbital Reef dirancang sebagai sebuah business park jadi akan tersedia fasilitas untuk ragam kegiatan kerja sama. Jeff Bezos ingin kegiatan luar angkasa tidak hanya sebatas penelitian ilmiah saja dan mendukung semua jenis pesawat antariksa.
 
NASA sendiri diketahui membuka program pendanaan untuk proyek perusahaan manapun yang bisa menciptakan stasiun luar angkasa baru. Hal ini disebabkan  biaya operasional Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) sudah membengkak mencapai USD4 miliar atau Rp56,6 triliun per tahun.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif