SpaceX dilaporkan telah mepersiapkan Starship dengan rute ke dan dari Mars.
SpaceX dilaporkan telah mepersiapkan Starship dengan rute ke dan dari Mars.

SpaceX Sudah Siapkan Starship Rute PP Bumi ke Mars

Teknologi antariksa teknologi
Lufthi Anggraeni • 20 Oktober 2020 10:22
Jakarta: SpaceX dilaporkan akan segera memulai proses pembangunan pemukiman permanen untuk manusia di Planet Mars, dengan memanfaatkan roket Starship berukuran besar. SpaceX mengklaim Starship dapat mengantarkan muatannya dari Bumi ke Mars dan sebaliknya.
 
Mengutip Space.com, CEO dan pendiri SpaceX Elon Musk menyebut bahwa perusahaan penerbangan ruang angkasa swasta berada di jalur tepat untuk meluncurkan misi tanpa awak pertama ke Mars dalam kurun waktu empat tahun dari sekarang.
 
Musk juga menyebut bahwa perusahaan penerbangan ruang angkasa swasta memiliki peluang berjuang untuk menciptakan jendela atau peluang peluncuran yang muncul setiap 26 bulan sekali untuk transfer Mars, yang kedua.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebagai informasi, NASA, Tiongkok dan Uni Emirat Arab menjadwalkan peluncuran misi ke Mars pada bulan Juli 2020 lalu, dan jendela berikutnya baru dapat dijadwalkan pada tahun 2022 mendatang, sedangkan Musk mengacu pada peluang peluncuran pada tahun 2024.
 
Sementara itu, misi tersebut akan diluncurkan ke Mars menggunakan Starship karya SpaceX, merupakan pesawat ruang angkasa yang dikombinasikan dengan roket. Startship juga dapat digunakan berulang kali dan dikembangkan di fasilitas SpaceX di Texas Selatan.
 
SpaceX juga dilaporkan berencana untuk menggunakan Starship pada misinya ke Bulan mulai tahun 2022 mendatang, serta untuk melakukan perjalanan dari titik awal hingga kembali lagi ke titik tersebut dalam rangka mengelilingi Bumi.
 
Ide untuk menciptakan koloni manusia di Mars telah lama dicetuskan Musk, menyebut bahwa manusia perlu membangun keberadaan permanen dan mandiri di Mars guna memastikan kelangsungan kesadaran seperti yang telah mereka kenal.
 
Selain itu, perlunya membangun keberadaan manusia tersebut juga disebut Musk untuk berjaga-jaga terkait dengan keadaan Bumi yang tidak lagi dapat dihuni akibat perang nuklir atau serangan asteroid. Sayangnya, SpaceX mengaku tidak memiliki rencana untuk membangun pangkalan ruang angkasa di Mars.
 
SpaceX mengungkap sebagai perusahaan transportasi, pihaknya hanya memiliki tujuan untuk mengangkut kargo dan manusia ke dan dari Mars, serta memfasilitasi pengembangan pangkalan Mars karya perusahaan lainnya.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif