NEWSTICKER
IDC memperkirakan pasar smartphone mengalami penurunan selama semester pertama 2020 ini.
IDC memperkirakan pasar smartphone mengalami penurunan selama semester pertama 2020 ini.

IDC: Pasar Smartphone Turun Sampai 10,6% di Semester 1 2020

Teknologi teknologi
Lufthi Anggraeni • 29 Februari 2020 09:39
Jakarta: Penyebaran virus korona atau COVID-19 turut berdampak pada pasar smartphone dunia selama tahun 2020 ini. Perusahaan analisis IDC memprediksi epidemi ini akan menyebabkan penurunan sebesar 10,6 persen dalam hal pengapalan untuk semester pertama 2020.
 
Untuk dampak jangka waktu lebih lama, epidemi ini diperkirakan akan menjadi alasan penurunan pengapalan global sebesar 2,3 persen dalam hal pengapalan global selama tahun ini. Pasar smartphone dunia sebelumnya diprediksi akan mengalami pertumbuhan pada tahun 2020 berdasarkan prediksi awal sebelum epidemi COVID-19 ini terjadi.
 
Namun, situasi dalam kurun waktu satu bulan terakhir memaksa perusahaan untuk melakukan evaluasi ulang dari estimasi sebelumnya. GSM Arena melaporkan masalah utama untuk produsen smartphone saat ini adalah rantai pasokan dan logistik yang mengalami disrupsi akibat penghentian sementara pada pabrik di Tiongkok selama beberapa pekan terakhir.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Guncangan permintaan sebagai hasil dari penghentian sementara ini diperkirakan akan jauh lebih terasa pada semester pertama tahun ini, namun analis memperkirakan kondisi ini akan mulai kembali ke aktivitas normal sekitar kuartal ketiga tahun 2020.
 
Jika mengamati pasar smartphone Tiongkok secara khusus, prediksi baru memperkirakan penurunan sebesar 40 persen pada periode bulan Januari hingga Maret, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019 lalu.
 
Analis IDC Sangeetika Srivastava menyebut bahwa kekurangan pasokan komponen, penutupan pabrik, perintah karantina, logistik, dan batasan perjalanan disebut akan menciptakan rintangan untuk vendor smartphone dalam memproduksi perangkat dan menggulirkan perangkat baru.
 
Selain itu, Srivastava juga menyebut bahwa skenario secara keseluruhan diperkirakan akan stabil dari kuartal ketiga tahun ini karena situasi COVID-19 diharapkan mengalami peningkatan dan rencana 5G akan membantu mengejar ketertinggalan dalam hal fase global.
 
Ke depannya, prediksi menyebut bahwa tahun 2021 akan pasar smartphone global akan kembali mengalami pertumbuhan dengan estimasi pertumbuhan per tahun sebesar enam persen, didorong oleh tuntutan terkait ponsel 5G.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif