Roket SpaceX Falcon 9 dengan pesawat Crew Dragon di bagian atas sudah berdiri di launchpad Kennedy Space Center Florida, Amerika Serikat.
Roket SpaceX Falcon 9 dengan pesawat Crew Dragon di bagian atas sudah berdiri di launchpad Kennedy Space Center Florida, Amerika Serikat.

Terkendala Cuaca, Peluncuran Roket SpaceX dan NASA Ditunda

Teknologi antariksa nasa SpaceX
Cahyandaru Kuncorojati • 28 Mei 2020 08:17
Jakarta: Momen peluncuran roket Falcon 9 yang membawa pesawat Crew Dragon X menuju Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) dari Kennedy Space Center Florida, Amerika Serikat, sebagai misi kolaborasi SpaceX dan NASA harus ditunda dini hari tadi.
 
Faktor cuaca menjadi pertimbangan kedua pihak untuk menunda proses peluncuran yang akan ditayangkan langsung di akun YouTube SpaceX dan NASA. Mereka akan menayangkan proses peluncuran empat jam sebelum proses roket lepas landas.
 
Dilaporkan bahwa kondisi cuaca yang berawan dan medung serta kondisi perairan Samudera Atlantik yang sangat berombak jadi alasan penundaan ini. Roket Falcon 9 dijadwalkan meluncur ke udara pada pukul 14.33 waktu setempat, dikutip dari The New York Times.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Roket SpaceX Berisap Meluncur Menuju ISS
 
Laporan cuaca memburuk 15 menit jelang waktu peluncuran sementara proses pengisian bahan bakar Kerosin ke roket pendorong membutuhkan waktu 40 menit. Sebenarnya proses peluncuran tetap bisa dilakukan 10 menit lebih lambat dari waktu yang dijadwalkan karena cuaca mulai membaik.
 
Namun karena alasan teknis bahwa posisi Stasiun Luar Angkasa Internasional sudah berada di titik koordinat yang pas menurut rencana awal yang dijadwalkan, SpaceX dan NASA memilih menunda proses peluncuran roket.
 
Pihak NASA juga menilai bahwa kondisi cuaca dan awan yang muncul di langit berpotensi disertai petik atau kilat yang bisa menggangu proses peluncuran roket Falcon 9 SpaceX menuju atmosfer Bumi.
 
Baca: SpaceX Siapkan Perjalanan Wisata ke Stasiun Luar Angkasa Internasional
 
Peluncuran ditunda menjadi hari Sabtu di akhir pekan ini. Sejauh ini NASA hanya menyiapkan dua rencana cadangan yaitu peluncuran di hari Sabtu atau Minggu di pekan ini. Misi ini akan membawa dua astronaut yaitu Robert L. Behnken dan Douglas G. Hurley.
 
Keduanya akan berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional selama enam sampai 16 minggu. Misi ini akan jadi kali pertama SpaceX milik Elon Musk menerbangkan manusia ke luar angkasa dan misi penerbangan antariksa perdana bagi NASA setelah misi terkahir di tahun 2011.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif