Google Assistant Sudah Bisa Layani Pengguna Apple iPad
Pengguna Apple iPad kini dapat mengunduh dan memanfaatkan aplikasi Google Assistant.
Jakarta: Pengguliran update aplikasi Google Assistant versi iOS memungkinkan asisten digital karya Google ini melayani pengguna Apple iPad. Asisten digital tersebut hadir dengan antarmuka pengguna serupa Google Assistant yang dapat diunduh pada iPhone.

Namun, antarmuka pengguna tersebut lebih disesuaikan untuk mencakup layar berukuran 7,9 inci hingga 12,9 inci, yang membekali sejumlah model iPad. Apple hanya memungkinkan asisten karya pihak ketiga, seperti Google Assistant, Cortana dan Alexa, dapat berfungsi saat aplikasi diakses.

Sebab, iPad telah dilengkapi dengan asisten digital milik Apple, yaitu Siri, sebagai asisten default pada perangkatnya. Dengan Google Assistant, pengguna dapat menerima informasi terkait cuaca, berita, nilai olahraga, dan harga saham, serta mengatur pengingat, menambahkan janji pada kalender, dan menemukan jawaban dari berbagai pertanyaan.


Hasil temuan sejumlah survey yang menyebut bahwa Google Assistant dan Amazon Alexa lebih superior jika dibandingkan dengan Siri dinilai menjadi alasan Apple untuk mengizinkan kehadiran asisten karya pihak ketiga ini pada perangkat komputasi tabletnya tersebut.

Dengan demikian, pengguna perangkat tablet bersistem operasi iOS kini telah dapat mengunduh aplikasi Google Assistant secara gratis dari App Store.

Sebelumnya, Apple melakukan update pada kebijakan produksi aksesori, memungkinkan perusahaan pihak ketiga menyematkan port USB Type-C pada perangkat berlisensi.

Pembaruan ini juga memungkinkan perusahaan pihak ketiga menciptakan kabel 3,5mm ke Lightning. Pihak ketiga yang menciptakan berbagai perangkat, seperti pengendali, baterai eksternal, dan speaker kini dapat menggunakan port USB Type-C sebagai port pengisian, dan tetap memperoleh persetujuan dari Apple.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.