Di saat yang sama, situs media sosial berorientasi pada pekerjaan ini telah memperkenalkan peringatan untuk pesan yang diprediksi sebagai penipuan atau scam. Fitur ini hadir di tengah maraknya akun palsu di media sosial itu, menurut laporan transparansi terkini LinkedIn.
Mengutip Engadget, tipe pertama dari alat verifikasi terkait dengan unggahan lowongan pekerjaan, menampilkan informasi soal pengunggah lowongan pekerjaan dan perusahaan yang diwakilinya. Sebagai contoh, fitur ini dapat menampilkan verifikasi untuk halaman perusahaan dan email kerja milik pengunggah lowongan pekerjaan.
Selain itu, fitur ini juga dapat menampilkan informasi bahwa dokumen identifikasi pemerintah seperti KTP telah diverifikasi oleh CLEAR, perusahaan yang juga membawa masyarakat ke depan garis keamanan dan airport serta lokasi lainnya.
Dalam unggahan blog, LinkedIn menyebut bahwa saat pengguna melihat verifikasi pada unggahan lowongan pekerjaan, artinya informasi pada unggahan tersebut telah diverifikasi sebagai unggahan otentik oleh pengunggah, LinkedIn atau salah satu mitra LinkedIn.
Proses verifikasi dengan CLEAR ditawarkan secara gratis namun mengharuskan perusahaan untuk memberikan informasi berupa nomor telepon dan dokumen identitas pemerintah Amerika Serikat. Pengguna juga dapat mengonfirmasi perusahaan mereka via kode verifikasi yang dikirimkan ke alamat email perusahaan.
Sejumlah pengguna juga dapat melakukan verifikasi baik identitas maupun perusahaan via Microsoft Entra, namun hanya dapat dimanfaatkan oleh perusahaan yang menjadi partisipan dari program tersebut.
LinkedIn juga menegaskan bahwa baru-baru ini pihaknya meluncurkan fitur About This Profile, untuk menampilkan waktu profil dibuat dan kali terakhir diperbarui, serta memastikan bahwa pemilik akun telah melakukan verifikasi nomor telepon atau email pekerjaan yang terkait dengan akun.
Fitur ini ditujukan untuk memberantas akun palsu, namun LinkedIn juga menggulirkan pesan baru untuk memperingatkan pengguna terkait dengan konten yang mengandung risiko bahaya tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News