Marea membentang di Samudera Atlantik.
Marea membentang di Samudera Atlantik.

Kabel Bawah Laut Facebook dan Microsoft Pecah Rekor

Teknologi internet facebook microsoft
Ellavie Ichlasa Amalia • 02 Maret 2019 10:35
Jakarta:Marea, kabel internet bawah laut milik Microsoft dan Facebook yang melintasi Samudra Atlantik, baru saja memecahkan rekor baru. Kabel yang selesai pada September 2017 itu ternyata dapat mentransfer data 20 persen lebih cepat dari perkiraan.
 
Saat ini, Marea telah memegang rekor sebagai kabel bawah laut dengan kapasitas teoritis terbesar, mencapai 160 terabits per detik (Tbps). Namun, tim peneliti dari Infinera menemukan bahwa Marea memecahkan rekor lain, lapor Digital Trends. Dengan menggunakan laser, para peneliti berhasil memecahkan rekor kecepatan transfer data.
 
"Eksperimen baru memecahkan rekor kapasitas kabel fiber optic yaitu 26,2 terabits per detik melalui kabel Marea yang membentang sepanjang lebih dari 6.000 kilometer," kata Optical Fiber Conference and Exhibition.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kecepatan transfer data ini akan menguntungkan pihak yang menggantungkan diri pada data center. Marea menghubungkan Bilbao, Spanyol, dan Virginia, Amerika Serikat. Sejak kabel ini selesai dibuat, area di sekitar Virginia Beach dan North Carolina menjadi area favorit untuk membangun data center.
 
Meskipun begitu, Anda mungkin tidak dapat merasakan manfaat dari cepatnya kecepatan transfer ini. Saat ini, kecepatan transfer data via kabel Marea adalah 9,5Tbps.
 
Dulu, kecepatan transfer data via kabel fiber optic dibatasi oleh kapasitas fiber dan juga jangkauan optik. Kapasitas fiber membatasi jumlah data yang bisa dikirim, sementara jangkauan optik membatasi jarak maksimal data bisa dikirimkan.
 
"Mudahnya, jika Anda mencoba meningkatkan kapasitas fiber, Anda akan menurunkan jangkauan jarak," kata Pierre Metz, salah satu peneliti. Para peneliti mengklaim, kecepatan yang mereka capai mendekati kecepatan transfer maksimal. Itu artinya, peneliti akan semakin sulit memecahkan rekor ini.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif