Perilaku Milenial Ubah Gaya Berwisata

Lufthi Anggraeni 24 November 2018 12:14 WIB
teknologi
Perilaku Milenial Ubah Gaya Berwisata
?Perubahan perilaku millennial turut mempengaruhi layanan hospitality dalam mengambil keputusan.
Jakarta: Generasi millenial yang kini mendominasi populasi di seluruh dunia, dapat dipastikan turut mempengaruhi sejumlah industri dalam mengambil keputusan. Hal ini juga terjadi pada industri hospitality, yang kini turut memanfaatkan aplikasi sebagai alat penawarannya.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Bobobox, RedDoorz, dan BNB Matez, yang kini memanfaatkan aplikasi dan internet sebagai medium untuk mempromosikan dan menawarkan layanan mereka, juga sebagai medium untuk bertransaksi.

“Perilaku millenial sudah berubah, dan mereka lebih menyukai hal yang mudah dan sederhana. Bobobox menghapus banyak kerumitan yang dulu ada serta hal yang tidak dibutuhkan millenial, sehingga harga lebih terjangkau dan tetap bisa relevan,” ujar Co-Founder Bobobox Antonius Bong.


Kemajuan teknologi, baik dalam jaringan, perangkat dan software pendukung, serta tingkat adopsi perangkat mobile yang pesat menjadi hal yang dinilai ketiga layanan hospitality berbasis teknologi ini akan meningkatkan potensi di ranah ini.

Terlebih dengan rencana kehadiran jaringan 5G yang dinilai akan mempercepat proses dalam melakukan pemesanan dan transaksi pada industri ini.

Hal tersebut juga akan membantu layanan hospitality lokal di masing-masing negara untuk memperluas cakupan promosinya, serta meningkatkan pendapatan mereka.

Kemajuan teknologi ini juga disebut Chief Operating Officer RedDoorz Rishabh Singhi sangat bermanfaat bagi negara dengan luas wilayah yang besar dan keadaan geografis berpulau-pulau. Namun, hal ini turut dinilai Singhi menimbulkan tantangan bagi pelaku layanan lokal.

Sebab kemudahan mempromosikan layanan via internet akan mengharuskan pelaku layanan lokal dalam menciptakan pembeda layanannya dengan lainnya, agar menarik dan dipilih konsumen, serta menentukan harga yang sesuai agar tetap dapat bersaing.

Selain itu, kemudahan ini juga menimbulkan geliat di kalangan pelaku layanan lokal, menjembatani jarak besar yang dulu hadir dalam hal pasokan dan permintaan.

Kini, tidak hanya wisatawan domestik, permintaan disebut Singhi juga hadir dari wisatawan asing yang mendapatkan informasi via internet dan aplikasi.

Sementara itu, disebut mendisrupsi layanan tradisional di industri hospitality, ketiga perusahaan ini menyatakan ketidaksetujuan mereka di ajang Disrupto 2018.

Ketiganya menyebut kerja sama dengan pelaku layanan yang mereka lakukan tidak hanya sebatas pada menghubungkan pelaku layanan dengan konsumen melalui aplikasi.

Chief Executive Office dan Co-Founder BNB Matez Adam Sebestyen menyebut perusahaannya juga membantu pelaku layanan tradisional untuk melatih kemampuan yang sebelumnya tidak mereka miliki.

Hal serupa juga dilakukan oleh RedDoorz dan Bobobox, termasuk dengan melakukan renovasi pada hotel dan menyediakan sistem yang mereka butuhkan. Hal ini membantu hotel tradisional untuk meningkatkan keuntungan, sehingga bukan melakukan disrupsi pasar dan hotel yang telah ada.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.