Instagram mengembangkan Read-Only Mode memungkinkan pengguna melihat profil tanpa berinteraksi.
Instagram mengembangkan Read-Only Mode memungkinkan pengguna melihat profil tanpa berinteraksi.

Instagram Siapkan Mode Lihat Profil Diam-Diam

Lufthi Anggraeni • 07 Oktober 2026 12:27
Ringkasnya gini..
  • Instagram mengembangkan Read-Only Mode untuk melihat profil tanpa Like, komentar, pesan, follow, atau melihat Stories.
  • Fitur ditemukan oleh Alessandro Paluzzi dan diduga berkaitan dengan Instagram Plus.
  • Instagram menyebut fitur ini masih eksplorasi internal dan belum diuji secara publik.
Jakarta: Instagram dikabarkan tengah mengembangkan fitur baru bernama Read-Only Mode, memungkinkan pengguna menjelajahi profil tanpa melakukan interaksi yang dapat meninggalkan jejak. 

Fitur tersebut ditemukan dalam tahap pengembangan internal dan berpotensi menjadi bagian dari layanan berbayar Instagram Plus. Informasi mengenai fitur ini pertama kali muncul setelah peneliti aplikasi Alessandro Paluzzi membagikan tangkapan layar dari fitur yang masih dikembangkan. 

Berdasarkan tampilan tersebut, pengguna dalam Read-Only Mode dapat melihat profil Instagram tanpa memiliki kemampuan untuk menyukai atau mengomentari unggahan, mengirim pesan, mengikuti akun, maupun melihat Stories.

Konsep tersebut memungkinkan pengguna mengakses profil secara pasif tanpa risiko melakukan interaksi secara tidak sengaja. Misalnya, seseorang yang sedang melihat unggahan lama akun tidak perlu khawatir tanpa sengaja menekan tombol Like pada foto yang telah dipublikasikan bertahun-tahun sebelumnya.

Namun, Instagram menegaskan fitur tersebut belum memasuki tahap pengujian publik. Kepada Engadget, juru bicara Instagram mengatakan bahwa Read-Only Mode masih merupakan internal-only exploration dan belum diuji secara eksternal. 

Artinya, fitur tersebut belum tersedia bagi pengguna dan belum ada kepastian kapan atau apakah akan diluncurkan.
 
instagram-plus-read-only-mode
 

Read-Only Mode Batasi Interaksi Pengguna

Berdasarkan tangkapan layar yang ditemukan, Read-Only Mode secara khusus dirancang untuk membatasi kemampuan pengguna dalam berinteraksi dengan akun lain. Saat mode tersebut aktif, pengguna dapat menjelajahi profil tanpa dapat memberikan Like atau komentar pada unggahan. 

Kemampuan mengirim pesan dan mengikuti akun juga dinonaktifkan. Pengguna bahkan tidak dapat melihat Stories akun tersebut. Pembatasan ini membuat mode tersebut berbeda dari sekadar fitur privasi biasa. 

Instagram menjelaskan bahwa fitur ini tidak ditujukan untuk menyembunyikan identitas pengguna dari seluruh aktivitas pada platform miliknya, melainkan menciptakan sesi khusus untuk melihat konten tanpa melakukan tindakan interaktif.

Fitur tersebut dapat berguna dalam sejumlah situasi. Pengguna yang ingin melihat informasi dari sebuah akun, misalnya, dapat membuka profil tanpa khawatir melakukan interaksi yang tidak disengaja. Risiko menekan Like pada unggahan lama menjadi lebih kecil karena fungsi tersebut dinonaktifkan selama mode digunakan.

Namun pada mode Read-Only ini, pengguna tidak dapat melihat Stories, mengingat fitur ini dirancang untuk  terdapat konsekuensi lain. Karena Stories juga tidak dapat dilihat dalam mode tersebut, Read-Only Mode tampaknya memang dirancang untuk memberikan pengalaman penelusuran yang sangat terbatas.

Konsep tersebut dinilai berpotensi menjadi fitur menarik bagi pengguna yang ingin melihat profil secara diam-diam. Istilah lurk atau mengintip digunakan karena mode ini secara teori memungkinkan seseorang melihat konten profil tanpa meninggalkan interaksi yang dapat mengungkap ketertarikan mereka.

Berpotensi Menjadi Fitur Instagram Plus

Tangkapan layar yang dibagikan Paluzzi menunjukkan Read-Only Mode berpeluang dikaitkan dengan Instagram Plus, layanan berlangganan yang tengah dikembangkan Meta untuk Instagram. Jika benar menjadi bagian dari Instagram Plus, kemampuan melihat profil tanpa melakukan interaksi dapat digunakan sebagai salah satu fitur premium. 

Namun, Instagram belum mengumumkan Read-Only Mode sebagai fitur resmi atau memberikan informasi mengenai kemungkinan harga maupun paket yang akan menyertakannya. Status tersebut penting karena perusahaan media sosial kerap menguji berbagai fitur secara internal sebelum memutuskan fungsi akan diluncurkan. 

Sebagian fitur bahkan dapat dihentikan sebelum mencapai pengguna umum. Karena itu, keberadaan opsi Read-Only Mode dalam versi pengembangan belum dapat dianggap sebagai indikasi bahwa Instagram akan segera menghadirkannya secara luas.

Instagram telah mengonfirmasi bahwa fitur tersebut masih berada dalam tahap eksplorasi internal. Dengan demikian, informasi mengenai fungsi dan potensi integrasinya dengan Instagram Plus masih dapat berubah sebelum peluncuran resmi.
   

Privasi atau Risiko Penyalahgunaan?

Kendati Read-Only Mode dapat memberikan pengalaman lebih nyaman bagi pengguna, konsep tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai privasi dan keamanan. Kemampuan melihat profil tanpa meninggalkan interaksi dapat dimanfaatkan untuk aktivitas yang tidak selalu positif. 

Misalnya, seseorang dapat menggunakan mode tersebut untuk memantau akun tertentu tanpa melakukan tindakan yang biasanya memberikan sinyal kepada pemilik akun. Dalam kondisi normal, melihat profil Instagram memang tidak otomatis memberi tahu pemilik akun bahwa seseorang telah mengunjunginya. 

Namun, tindakan seperti menyukai unggahan, mengikuti akun, mengirim pesan, atau melihat Stories dapat menghasilkan interaksi yang lebih terlihat. Read-Only Mode justru akan menghilangkan sebagian besar kemampuan tersebut sehingga pengguna dapat menjelajah tanpa melakukan interaksi secara tidak sengaja.

Sejumlah pihak menyoroti potensi penyalahgunaan fitur tersebut, termasuk peluang digunakan untuk menguntit seseorang. Kemampuan tersebut dapat menjadi fitur menarik bagi pengguna yang sekadar ingin mencari informasi tentang akun tertentu, tetapi sekaligus menimbulkan pertanyaan mengenai rencana Instagram untuk mengantisipasi penggunaan tidak sehat.

Persoalan tersebut menjadi semakin relevan jika fitur akhirnya masuk ke layanan berbayar. Instagram harus menentukan manfaat privasi bagi pengguna cukup besar untuk membenarkan penyediaan kemampuan menjelajah tanpa interaksi, sekaligus memastikan fitur tersebut tidak menciptakan celah baru bagi penyalahgunaan.

Belum Ada Kepastian Peluncuran

Untuk saat ini, pengguna Instagram belum dapat mengaktifkan Read-Only Mode. Fitur tersebut masih berada dalam tahap eksplorasi internal dan belum memasuki pengujian eksternal. Instagram juga belum mengumumkan secara resmi Read-Only Mode akan menjadi bagian dari Instagram Plus atau tersedia dalam bentuk lain. 

Karena itu, berbagai detail yang terlihat dalam tangkapan layar pengembangan masih dapat berubah. Jika akhirnya diluncurkan, Read-Only Mode dapat memberikan cara baru bagi pengguna untuk menjelajahi Instagram tanpa melakukan interaksi secara tidak sengaja. 

Fitur tersebut terutama menarik bagi pengguna yang sering membuka profil dan menelusuri unggahan lama. Namun, nilai fitur tersebut pada akhirnya akan bergantung pada cara Instagram menerapkan perlindungan terhadap penyalahgunaan. 

Kemampuan untuk melihat konten tanpa interaksi dapat memberikan kenyamanan bagi pengguna, tetapi juga perlu diimbangi dengan pertimbangan privasi dan keamanan. Untuk saat ini, satu hal yang sudah jelas adalah fitur tersebut belum menjadi fitur publik Instagram. 

Pengguna masih harus menunggu keputusan Meta sebelum mengetahui Read-Only Mode benar-benar akan hadir di Instagram.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA