Mengutip Phone Arena, desain tersebut merupakan pendekatan yang mengingatkan pada tren lama di industri Android, khususnya dari Samsung. Menurut laporan terbaru, Apple disebut tengah bekerja sama dengan Samsung untuk mengembangkan panel layar dengan lengkungan mikro di empat sisi.
Desain ini diyakini akan memberikan ilusi layar tanpa bezel tanpa menghadirkan distorsi berlebihan atau gangguan sentuhan yang sering terjadi pada layar lengkung ekstrem. Jika terealisasi, pendekatan ini akan menghidupkan kembali konsep yang sebelumnya populer pada perangkat seperti Samsung Galaxy S20 Ultra.
Sebagai pengingat, Samsung Galaxy S20 Ultra mengusung layar melengkung sebagai elemen desain utama. Tren tersebut sempat mendominasi pasar pada akhir tahun 2010-an, sebelum akhirnya banyak produsen kembali ke desain layar datar.
Selain desain layar, Apple juga dilaporkan tengah mengeksplorasi teknologi layar tanpa lapisan polarizer atau pol-less. Teknologi ini berpotensi meningkatkan tingkat kecerahan sekaligus membuat panel lebih tipis dan efisien dalam konsumsi daya.
Lebih lanjut, perusahaan juga disebut mempertimbangkan penggunaan teknologi Color Filter on Encapsulation (COE) dari Samsung, berkemampuan meningkatkan efisiensi energi layar. Kombinasi inovasi ini mengindikasikan bahwa Apple tetap berupaya menghadirkan peningkatan teknis, meskipun pendekatan desainnya dinilai tidak sepenuhnya baru.
Menariknya, rumor sebelumnya sempat menyebut bahwa iPhone edisi 20 tahun akan hadir sebagai perangkat dengan lapisan kaca penuh atau full glass dengan tampilan benar-benar tanpa bezel. Namun, bocoran terbaru ini menunjukkan arah lebih konservatif, dengan memanfaatkan konsep lama yang telah terbukti di pasar Android.
Meski demikian, seluruh informasi ini masih bersifat spekulatif dan belum dikonfirmasi langsung oleh Apple. Mengingat waktu peluncuran masih cukup lama, perubahan desain dan teknologi masih sangat mungkin terjadi.
Secara keseluruhan, jika rumor ini akurat, iPhone edisi 20 tahun berpotensi menghadirkan kombinasi antara inovasi teknis dan pendekatan desain lama yang diperbarui. Namun, keputusan untuk menghidupkan kembali konsep layar lengkung dapat memicu perdebatan, mengingat tren industri saat ini justru kembali mengarah ke layar datar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News