Meskipun pertama kali dirilis di Indonesia pada pertengahan 2024, perangkat ini masih menawarkan kombinasi kamera 108 MP, layar FHD+ 90Hz, baterai 5.030 mAh, serta memori 8 GB/256 GB yang cukup kompetitif untuk penggunaan sehari-hari.
Di sejumlah marketplace Indonesia, harga Poco M6 kini berada di kisaran Rp1,6 jutaan hingga Rp1,8 jutaan, turun dari harga peluncurannya yang mencapai Rp2.099.000.
Penurunan harga tersebut membuat Poco M6 menjadi salah satu pilihan menarik bagi pengguna yang mencari ponsel untuk media sosial, fotografi ringan, belajar, maupun hiburan tanpa harus mengeluarkan dana besar.
Kamera 108 MP Masih Jadi Nilai Jual
Salah satu daya tarik utama Poco M6 adalah kamera utama 108 MP yang masih jarang ditemui pada segmen harga serupa.Kamera tersebut didukung fitur 3x in-sensor zoom yang diklaim mampu menghasilkan pembesaran tanpa penurunan kualitas gambar secara signifikan.
Xiaomi juga membekali sensor berukuran 1/1,67 inci agar hasil foto malam memiliki pencahayaan yang lebih baik. Di bagian belakang tersedia pula kamera makro 2 MP, sedangkan kamera depan 13 MP telah dilengkapi fitur soft-ring light untuk membantu pencahayaan saat berswafoto.
Untuk pengguna yang lebih sering mengunggah foto ke media sosial dibandingkan membuat konten profesional, konfigurasi kamera ini masih tergolong memadai di 2026.
Layar Besar dengan Refresh Rate 90Hz
Poco M6 menggunakan layar 6,79 inci beresolusi Full HD+ dengan refresh rate 90Hz. Meski belum menggunakan panel AMOLED, spesifikasi tersebut masih cukup nyaman untuk menikmati video, membaca, hingga menjelajah media sosial.Layarnya juga telah mengantongi sertifikasi TÜV Rheinland Low Blue Light, Flicker Free, dan Circadian Friendly yang membantu mengurangi kelelahan mata saat digunakan dalam waktu lama.
Performa Masih Cukup untuk Aktivitas Harian
Di sektor performa, Poco M6 mengandalkan MediaTek Helio G91-Ultra yang dipadukan dengan RAM 8 GB LPDDR4X dan penyimpanan 256 GB eMMC 5.1.Secara performa, chipset ini memang bukan ditujukan untuk menjalankan gim berat dengan pengaturan grafis tinggi. Namun untuk aktivitas sehari-hari seperti membuka media sosial, menonton video, belajar daring, navigasi, hingga bermain gim populer dengan pengaturan grafis menengah, performanya masih tergolong memadai.
Poco juga menyediakan slot microSD hingga 1 TB, sehingga pengguna dapat menambah ruang penyimpanan untuk foto, video, maupun aplikasi.
Baterai Awet dan HyperOS
Poco M6 dibekali baterai 5.030 mAh yang dipadukan dengan pengisian cepat 33W. Kombinasi tersebut masih menjadi standar yang kompetitif di kelas harga Rp1 jutaan karena mampu mendukung penggunaan seharian dengan sekali pengisian daya.Saat diluncurkan, Xiaomi juga menjanjikan dukungan sistem operasi berbasis HyperOS serta optimasi performa hingga 36 bulan penggunaan reguler, sehingga perangkat tetap dapat digunakan dalam jangka panjang.
Masih Layak Dibeli?
Di 2026, Poco M6 memang bukan lagi smartphone terbaru. Persaingan di kelas harga Rp2 jutaan juga semakin ketat dengan hadirnya perangkat yang menawarkan chipset lebih kencang, layar AMOLED, hingga konektivitas 5G.Namun, ketika harganya sudah turun ke kisaran Rp1,6 jutaan, Poco M6 masih menawarkan nilai yang menarik.
Kamera 108 MP, memori 8 GB/256 GB, layar Full HD+ 90Hz, baterai besar, dan dukungan ekspansi penyimpanan menjadi kombinasi yang masih relevan bagi pengguna yang mengutamakan kebutuhan harian dibandingkan performa gaming kelas atas.
Bagi pengguna yang menginginkan smartphone murah dengan kapasitas penyimpanan besar dan kamera beresolusi tinggi, Poco M6 masih layak masuk daftar pertimbangan. Namun jika prioritas utama adalah performa gaming atau konektivitas 5G, tersedia pilihan yang lebih baru di rentang harga sedikit lebih tinggi.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda